7 Pengorbanan Kang Yong Ho Demi Choiseong di Reborn Rookie

Setelah bertukar jiwa dengan Hwang Jun Hyeon (Lee Jun Young), hidup Kang Yong Ho (Son Hyun Joo) berubah total di Reborn Rookie. Dari seorang chairman yang memiliki segalanya, ia kini harus berjuang dari bawah demi menyelamatkan Choiseong Group yang perlahan berada di ambang kehancuran akibat ulah anak-anaknya sendiri.
Episode 7 dan 8, ia kembali menunjukkan pengorbanan besar demi mempertahankan Choiseong Group. Mulai dari menanggung kesalahan yang bukan miliknya hingga mempertaruhkan keselamatannya sendiri, semua ia lakukan agar perusahaan tersebut tidak jatuh ke tangan yang salah. Nah, berikut beberapa pengorbanan Kang Yong Ho demi Choiseong Group di sepanjang episode Reborn Rookie.
1. Yong Ho rela dijadikan pelaku tabrak lari Jun Hyeon demi menyelamatkan reputasi Choiseong Group yang terancam hancur akibat ulah anak-anaknya

2. Ia memilih menanggung seluruh kesalahan tersebut agar nama baik Choiseong tidak tercoreng oleh skandal yang melibatkan pemilik perusahaan

3. Setelah bertukar jiwa, Yong Ho rela meninggalkan identitasnya dan hidup sebagai Jun Hyeon demi terus melindungi Choiseong dari balik layar

4. Yong Ho mengakui kasus penggelapan dana di Choiseong C&T sebagai perbuatannya sendiri demi membebaskan Kang Jae Seong dari penjara

5. Ia melakukan hal tersebut untuk menjaga stabilitas Choiseong Group sekaligus mencegah Kang Jae Gyeong menguasai perusahaan sepenuhnya

6. Ia merelakan reputasinya hancur, demi menyelamatkan perusahaan yang ia bangun selama bertahun-tahun tersebut

7. Meski nyawanya sendiri berada dalam bahaya akibat ulah Kang Jae Gyeong, Yong Ho tetap berjuang mempertahankan Choiseong hingga akhir

Pengorbanan yang dilakukan Yong Ho tersebut menunjukkan betapa besar rasa tanggung jawabnya terhadap perusahaan yang telah ia bangun seumur hidup di drakor Reborn Rookie. Bahkan setelah kehilangan segalanya, ia tetap berusaha memastikan Choiseong tidak jatuh ke tangan yang salah. Kalau jadi Yong Ho, kira-kira sampai sejauh mana kamu akan berkorban demi mempertahankan perusahaan yang sudah dibangun dari nol?


















