5 Perbedaan Doctor X Versi Korea dan Jepang, Tokoh hingga Alur

Ada sejumlah perbedaan Doctor X versi Korea dan Jepang yang bisa diketahui.
Salah satunya soal pengenalan awal dan sifat karakter utama Doctor X, yakni Gye Su Jeong yang dingin dan tertutup, sementara Michiko Daimon dikenal percaya diri serta blak-blakan.
Versi Korea berformat 12 episode dan bernuansa noir-medis, sementara versi Jepang memiliki tujuh musim serta film.
Drama Korea Doctor X resmi tayang sejak 9 Oktober 2026 lalu. Serial yang dibintangi Kim Ji Won ini menjadi versi adaptasi dari serial Jepang berjudul Doctor X: Surgeon Michiko Daimon hasil produksi TV Asahi.
Melihat statusnya sebagai remake, tak sedikit penonon yang mencoba membandingkan versi Korea dan Jepang dari Doctor X. Lantas, apa saja perbedaan Doctor X versi Korea dan Jepang? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini di antaranya.
Table of Content
1. Pengenalan awal karakter utama

Cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/ Doctor X: Mafia in White) Di versi Jepang, Doctor X memperkenalkan karakter utama bernama Michiko Daimon yang diperankan oleh Ryoko Yonekura. Untuk versi Korea, serial ini menghadirkan karakter utama bernama Gye Su Jeong yang diperankan Kim Ji Won.
Meski keduanya sama-sama ditampilkan sebagai dokter bedah, pengenalan awal mereka di Doctor X punya latar berbeda. Di satu sisi, Gye Su Jeong pada episode awal ditampilkan tengah bersama Jang Hui Suk (Lee Jung Eun) ketika bermain biliar. Tiba-tiba, ada kondisi darurat saat seorang pria ambruk karena nyeri hebat di salah satu bagian tubuhnya.
Pada versi Jepang, pertemuan pertama Michiko Daimon dan Hikaru Morimoto bukan di tempat biliar, tetapi kelab malam. Waktu itu, Daimon juga tidak pergi bersama sang agen, Akira Kanbara.
2. Sifat atau karakteristik pemeran utama

Cuplikan drama Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/ Doctor X: Mafia in White) Masih soal karakter utama, Michiko Daimon di Doctor X versi Jepang ditampilkan sebagai sosok yang percaya diri sekaligus blak-blakan. Ia tak ragu untuk memberi masukan atau menyampaikan pemikirannya.
Di sisi lain, Gye Su Jeong yang diperankan Kim Ji Won di versi Korea digambarkan lebih dingin dan tertutup. Meski begitu, ia tetap tegas saat menghadapi persoalan medis dan berani mengkritik sistem rumah sakit tempatnya bekerja.
3. Pemeran pendukung dan hubungan antartokoh

Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X) Perbedaan berikutnya dari Doctor X versi Jepang dan Korea bisa dilihat dari beberapa karakter pendukung yang tampil. Salah satunya sosok kepala agensi.
Dalam Doctor X versi Jepang, Michiko didampingi kepala agensi laki-laki bernama Akira Kanbara yang diperankan Ittoku Kishibe. Adapun versi Korea, kepala agensinya perempuan, yakni Jang Hee Sook yang diperankan Lee Jung Eun. Di sini, Hee Sook juga punya hubungan yang lebih dekat dengan karakter utama, Su Jeong.
4. Jumlah episode

Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X) Perbedaan lainnya yang tampak adalah soal jumlah episode. Sementara ini, Doctor X versi Korea dirancang dengan total 12 episode untuk musim pertamanya. Serial ini sudah tayang sejak 9 Oktober 2026 dan bakal berakhir pada 14 November mendatang. Setiap pekannya, drakor tersebut tayang dua kali, yakni Jumat dan Sabtu.
Sementara itu, Doctor X versi Jepang termasuk serial panjang yang punya total tujuh musim. Serialnya pertama kali ditayangkan pada 2012 hingga 2021. Untuk versi Jepang juga memiliki movie bertajuk Doctor-X the Movie yang tayang pada 2024.
5. Penekanan konflik dalam cerita

Cuplikan drakor Doctor X (dok.SBS/Doctor X) Kedua versi Doctor X mungkin tetap menyoroti karakter utama yang berusaha mengungkap politik dan birokrasi rumah sakit. Namun, ada beberapa perbedaan dalam penekanan konfliknya.
Melansir DaebakDaily, versi asli Doctor X sudah membahas hierarki, kepentingan pribadi institusional, sampai intik petinggi guna melindungi posisinya. Versi Korea tidak menciptakan konflik tersebut, tetapi digambarkan sebagai noir-medis. Ada beberapa selipan sindiran seperti para pekerja yang belum menerima gaji hingga perubahan rumah sakit yang bisa menjadi medan perang politik dan bisnis bagi orang-orang ambisius demi kepentingan pribadi.
Itulah tadi sejumlah perbedaan Doctor X versi korea dan Jepang. Bagaimana menurutmu?























