3 Proyek Konversi dari Film ke Drama Korea dan Sebaliknya

- Rumah produksi Korea Selatan kini memasarkan karya dengan merilis versi film dan drama secara berdekatan, menghadirkan cerita lebih kompleks serta adegan baru untuk menarik minat penonton.
- Tiga proyek utama meliputi Blue Birthday, Concrete Market, dan Strange Snack Shop Jeoncheondang yang masing-masing menampilkan konsep unik dari time travel hingga fantasi misteri.
- Strategi konversi format ini memberi pengalaman berbeda bagi penonton sekaligus menjadi inovasi promosi baru dalam industri perfilman Korea.
Rumah produksi di Korea Selatan memiliki cara unik untuk memasarkan hasil karya mereka. Tak hanya dalam format film, beberapa rumah produksi memilih untuk merilisnya juga dalam bentuk drama dengan durasi yang lebih panjang.
Cara ini tentu dapat memikat rasa penasaran penonton. Pada umumnya, versi drakor akan memiliki plot cerita yang lebih kompleks dan memperlihatkan adegan-adegan yang belum pernah ditayangkan sebelumnya. Bukan adaptasi ataupun remake yang dirilis setelah bertahun-tahun filmnya tayang, berikut adalah tiga film Korea yang dirilis berdekatan dengan versi drakornya. Check this out!
1. Blue Birthday (2021)

Blue Birthday merupakan drama Korea time travel yang dibumbui dengan sentuhan thriller, fantasi, dan romantis. Kisahnya mengikuti seorang wanita berusia 28 tahun bernama Oh Ha Rin (Yeri Red Velvet). Ia terus dihantui oleh kenangan bersama cinta pertamanya yang telah meninggal 10 tahun lalu, yaitu Ji Seo Jun (Heongseok Pentagon).
Oh Ha Rin bisa kembali ke masa lalu hanya dengan membakar foto-foto kenangannya bersama Ji Seo Jun. Ji Seo Jun meninggal tepat di hari ulang tahun Oh Ha Rin yang ke 18. Sebab itu, Oh Ha Rin bolak-balik dari masa depan ke hari itu demi bisa mengubah takdir sang pujaan hati.
Drakor Blue Birthday tayang pada 23 Juli-11 September 2021 dengan total 16 episode di NaverTV, V LIVE, YouTube (PLAYLIST Channel), serta WeTV. Blue Birthday juga hadir dalam format film yang tayang pada 19 Januari 2022. Versi ini merupakan re-edit dari drakornya dilengkapi dengan adegan baru yang sebelumnya belum pernah ditayangkan.
2. Concrete Market (2025)

Masih satu universe dengan Concrete Utopia (2023) dan Badland Hunters(2024), Concrete Market menyoroti kehidupan pasca gempa bumi dahsyat yang melanda Seoul. Film ini berlatar di sebuah apartemen yang menjadi satu-satunya bangunan utuh yang tersisa.
Bencana alam tersebut memaksa para penghuni untuk membentuk sistem bertahan hidup yang sangat ekstrem. Mereka melakukan sistem barter untuk mendapatkan makanan dan minuman di atas kendali penguasa licik bernama Park Sang Yong (Jeong Man Sik).
Sistem kekuasaan Park Sang Yong yang dibantu anak buahnya perlahan goyah karena kedatangan seorang gadis tangguh bernama Hee Ro (Lee Jae In). Film Concrete Market tayang di layar lebar pada 3 Desember 2025. Lalu, versi panjang dari film ini tayang di platform Wavve sebanyak 7 episode.
3. Strange Snack Shop Jeoncheondang

Strange Snack Shop Jeoncheondang merupakan film fantasi misteri yang diadaptasi dari novel Jepang populer bertajuk Fushigi Dagashiya Zenitendō karya Reiko Hiroshima. Film mengisahkan sebuah toko camilan bernama Jeoncheondang yang dapat mengabulkan permintaan. Toko itu dimiliki oleh Hong Ja (Ra Mi Ran) yang memiliki pembawaan hangat dan ceria, namun karakter menyimpan sisi misterius di balik senyum manisnya.
Kekuatan magis Jeoncheondang bersaing dengan toko Hwaangdang yang dimiliki oleh Yo Mi (Lee Re). Berbanding terbalik dengan Hong Ja, Yo Mi berpenampilan serba hitam lengkap dengan tatapannya yang tajam. Film ini dijadwalkan tayang pada 29 Mei 2026. Tak hanya itu, versi lebih panjang dari film Strange Snack Shop Jeoncheondang direncanakan akan rilis pada paruh kedua tahun ini dengan total 12 episode.
Konversi dari film ke drama Korea maupun sebaliknya memberikan sensasi berbeda kepada penonton setiap menyaksikannya. Inovasi promosi perfilman ini juga jadi daya tarik tersendiri yang dapat memuaskan rasa penasaran para penikmatnya.



















