Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Review Film Project Y, Noir Urban Han So Hee yang Kurang Memuaskan
Project Y (dok. Plus M Entertainment/Project Y)
  • Project Y, film noir kriminal karya Lee Hwan yang dibintangi Han So Hee dan Jeon Jong Seo, menampilkan kisah dua sahabat yang terjebak dalam dunia gelap Gangnam.
  • Visual neon dan atmosfer urban tampil memukau, namun alur cerita tersendat dengan subplot berlebihan serta akhir yang kurang menggigit secara emosional.
  • Chemistry kuat antara Han So Hee dan Jeon Jong Seo jadi daya tarik utama, meski film ini menuai kritik karena narasi dangkal dan performa box office yang mengecewakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 10 September 2025 dan rilis di Korea Selatan pada 21 Januari 2026, film terbaru Han So Hee dan Jeon Jong Seo akhirnya menyapa penonton Indonesia. Project Y (2026) sempat mencuri perhatian karena mempertemukan dua aktris yang dikenal karismatik dan berani memilih proyek-proyek berani.

Disutradarai oleh Lee Hwan, film ini memadukan genre kriminal, aksi, dan noir dengan sentuhan persahabatan dua perempuan yang nekat melawan sistem. Namun, apakah hasil akhirnya sebanding dengan ekspektasi? Berikut ulasannya!

Sinopsis Project Y (2026)

Yoon Mi Sun (Han So Hee) dan Lee "Dobby" Do Kyung (Jeon Jong Seo) adalah dua sahabat yang terjebak dalam kerasnya kehidupan urban Gangnam. Mi Sun bekerja sebagai LC di sebuah bar, sementara Dobby menjadi kurir gelap setelah pensiun dari pekerjaan serupa. Impian mereka sederhana, yakni hidup normal seperti orang lain yang bekerja di siang hari dan beristirahat di malam hari.

Segalanya runtuh ketika tabungan mereka raib akibat tertipu situs judi online milik mafia bernama Blackjack (Kim Sung Cheol). Saat mencoba "mengambil" kembali uang tersebut yang dikubur di pemakaman, mereka justru menemukan emas batangan senilai 8 miliar dolar AS.

Kesempatan itu berubah menjadi pelarian penuh risiko. Dengan bantuan Choi Ga Young (Kim Shin Rock), ibu Dobby, mereka mencoba kabur dari Korea. Namun, Blackjack bukan musuh yang mudah ditipu. Kejar-kejaran brutal pun tak terhindarkan.

Project Y
2026
3/5
Directed by Hwan Lee
ProducerByun Seung Min, Hailey Yoomin Yang
WriterLee Hwan Kyung, Kwak Jae Min, Oh Yu Kyung
Age RatingD17
GenreNoir, crime, action
Duration110 Minutes
Release Date6 Maret
ThemeKorean crime drama
Production HousePlus M Entertainment, Studio Climax
Where to WatchBioskop
CastHan So Hee, Jun Jong Seo, Kim Shin Rock, Jeong Young Ju, Lee Jae Kyoon, Kim Sung Cheol, Park Bo In, Seo Wu Joon

Trailer Project Y (2026)

1. Visual yang memukau, tapi cerita tersendat-sendat

Secara teknis, Project Y sangat enak dipandang. Warna-warna neon khas malam Gangnam, pencahayaan kontras, dan desain set jalanan yang detail menciptakan atmosfer noir yang kuat. Soundtrack serta desain suaranya pun solid, memperkuat ketegangan dalam banyak adegan.

Babak pertama berjalan cukup mulus. Namun masalah mulai muncul di babak kedua. Alur terasa menurun dengan penambahan subplot yang terus-menerus, termasuk konflik panjang dengan sosok ibu yang terasa aneh dan tidak terlalu relevan.

Akhirnya pun kurang memuaskan. Banyak konflik seolah dibangun untuk klimaks besar, tetapi penyelesaiannya terasa datar. Beberapa adegan pertarungan yang seharusnya menjadi puncak justru tampak kurang menggigit secara emosional.

2. Chemistry Han So Hee dan Jeon Jong Seo jadi penyelamat

Kekuatan terbesar film ini jelas terletak pada dua pemeran utamanya. Han So Hee dan Jeon Jong Seo tampil kompak sebagai anti-hero yang nekat, impulsif, tapi tetap manusiawi. Meski karakter mereka sering membuat keputusan sembrono, penonton tetap bisa bersimpati.

Gaya makeup dan busana keduanya pun sangat kontras, namun sama-sama kuat secara visual. Mereka tidak menjadi karakter "badass" yang tak kenal kalah, melainkan dua perempuan yang panik, salah langkah, dan sering tidak kompeten dalam menjalankan rencana. Justru ketidaksempurnaan itulah yang membuat karakter mereka terasa lebih realistis.

Penampilan Jung Young Joo sebagai algojo bernama Bull juga mencuri perhatian. Dengan kepala plontos dan riasan gelap, ia menghadirkan sosok antagonis yang menyeramkan dan berbeda dari peran-peran yang biasa ia mainkan.

3. Apakah Project Y layak ditonton?

Secara keseluruhan, Project Y adalah film yang menghibur tetapi tidak sepenuhnya memuaskan. Visual, audio, dan chemistry pemain utamanya berhasil menjaga perhatian penonton hingga akhir. Namun, inkonsistensi nada cerita dan resolusi yang kurang kuat membuat film ini terasa mengecewakan.

Di Korea Selatan sendiri, film ini gagal menembus 10 besar box office dan hanya meraih sekitar 139 ribu penonton pada minggu kedua, jauh dari titik impas satu juta penonton. Kritik pedas pun mengalir, menyebut film ini dangkal secara narasi meski menarik secara gaya.

Jadi, apakah Project Y layak ditonton? Jika kamu penggemar Han So Hee dan Jeon Jong Seo, jawabannya iya. Chemistry keduanya dan atmosfer noir yang stylish cukup menjadi alasan kuat. Namun jika kamu mencari cerita kriminal yang solid dan klimaks yang memuaskan, mungkin ekspektasimu perlu diturunkan sedikit.

Editorial Team