cuplikan drama Designated Survivor: 60 Days (dok. Netflix/Designated Survivor: 60 Days)
Kelanjutan penyelidikan tersebut lalu terlihat pada episode 12. Setelah mengalami kerusakan akibat peretasan, rekaman komunikasi internal Blue House akhirnya berhasil dipulihkan oleh tim pengolahan data. Setelah data berhasil dipulihkan, Su Jeong menerima berkas rekaman tersebut untuk diperiksa lebih lanjut.
Dari rekaman itu, muncul percakapan yang melibatkan Cha Yeong Jin (Son Suk Ku), sekretaris utama Blue House. Dalam panggilan tersebut, Yeong Jin meminta pihak Kementerian Pertahanan mencabut izin keamanan Jenderal Lee untuk mengakses dokumen rahasia. Dokumen itu berisi simulasi pengeboman Gedung Majelis Nasional yang kemudian benar-benar terjadi. Karena itu, Yeong Jin dicurigai sebagai salah satu orang dalam yang membantu membocorkan informasi kepada para pelaku. Namun, saat diperiksa, Yeong Jin menjelaskan bahwa dirinya hanya meneruskan perintah dari Han Ju Seung, kepala sekretaris kepresidenan pada masa pemerintahan Presiden Yang Jin Man.
Setelah menemukan bahwa dokumen rahasia Operation Plan 5015-18 telah dimusnahkan atas perintah Presiden Yang Jin Man, Nagyeong bersama timnya lalu berusaha mencari informasi lain. Salah satu aksi yang mereka lakukan adalah diam-diam merekam percakapan mengenai perluasan pangkalan angkatan laut di Pulau Gasan oleh anggota independen Majelis Nasional Oh Yeong Seok (Lee Jun Hyuk).
Dalam percakapan tersebut, terungkap bahwa perluasan pangkalan itu bukan sekadar proyek militer. Jika pangkalan tersebut digunakan Amerika Serikat sebagai basis strategis di Asia Timur, Korea Utara dan China akan bereaksi sehingga Semenanjung Korea berpotensi kembali menjadi pusat konflik militer. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa Oh Yeong Seok merupakan salah satu kunci yang terlibat dalam konspirasi besar di balik pengeboman tersebut dan memiliki agenda tersembunyi untuk merebut kekuasaan.