5 Tindakan Yong Ho yang Disalahartikan Anaknya di Reborn Rookie

Kang Yong Ho sering disalahpahami anak-anaknya karena keputusan yang tampak keras, padahal banyak di antaranya dilandasi niat melindungi keluarga dari konflik internal Choiseong Group.
Perbedaan perlakuan terhadap anak-anak, termasuk pengiriman Bang Geul ke luar negeri dan fokus pada Jae Seong sebagai penerus, menimbulkan luka serta rasa iri di antara saudara kandung.
Kesibukan Yong Ho membangun perusahaan, membuatnya jarang menunjukkan kasih sayang secara langsung. Menciptakan jarak emosional dan kesalahpahaman mendalam dalam keluarganya.
Kang Yong Ho (Son Hyun Joo) mungkin bukan ayah yang sempurna di Reborn Rookie (2026). Sebagai chairman Choiseong Group, ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk membangun perusahaan daripada memperhatikan perasaan anak-anaknya. Akibatnya, banyak keputusan yang diambil Yong Ho justru meninggalkan luka dan salah paham dalam keluarganya.
Padahal, beberapa tindakan Yong Ho sebenarnya dilakukan dengan niat baik. Sayangnya, ia sering gagal menjelaskan alasan di balik keputusannya tersebut. Nggak heran kalau anak-anaknya tumbuh dengan sudut pandang yang berbeda dan menyimpan banyak kekecewaan terhadap sang ayah. Berikut beberapa tindakan Yong Ho yang selama ini disalahartikan oleh anak-anaknya di Reborn Rookie.
1. Mengirim Bang Geul ke Amerika Serikat sejak kecil

Yong Ho mengirim Kang Bang Geul (Lee Joo Myung) ke Amerika Serikat saat usianya masih 12 tahun. Dari sudut pandang Bang Geul, keputusan itu terasa seperti bentuk pembuangan dari ayah yang tidak menginginkannya.
Padahal, Yong Ho sebenarnya ingin menjauhkan putri bungsunya dari konflik keluarga, terutama dari kedua kakak tirinya yang sejak awal membenci Bang Geul dan ibunya. Ia berharap Bang Geul bisa tumbuh dengan lebih aman dan tidak terlibat dalam perebutan kekuasaan di Choiseong Group. Namun, niat baik tersebut justru disalahartikan oleh Bang Geul yang merasa dirinya dibuang dan tidak pernah diperhatikan sang ayah.
2. Menikahi Jo Seon Hee setelah kematian istri pertamanya

Keputusan Yong Ho menikahi Jo Seon Hee (Yun Yoo Sun) menjadi sumber kebencian Kang Jae Gyeong (Jeon Hye Jin) dan Kang Jae Seong (Jin Goo) selama bertahun-tahun. Mereka menganggap sang ayah telah mengkhianati mendiang ibu mereka dan membangun keluarga baru tanpa memedulikan perasaan anak-anaknya.
Akibatnya, Jae Gyeong dan Jae Seong tumbuh dengan prasangka buruk terhadap Jo Seon Hee dan Bang Geul. Padahal, situasi yang sebenarnya mungkin tidak sesederhana yang mereka bayangkan. Sayangnya, Yong Ho juga tidak pernah benar-benar menjelaskan alasannya atau mencoba memperbaiki kesalahpahaman tersebut, sehingga luka itu terus membesar hingga dewasa.
3. Membedakan perlakuan terhadap si kembar Kang

Sebagai putra sulung, Jae Seong sejak awal dipersiapkan menjadi penerus Choiseong Group. Yong Ho terlihat selalu memberikan kesempatan dan dukungan lebih kepada Jae Seong hanya karena statusnya sebagai anak laki-laki tertua. Hal inilah yang membuat Jae Gyeong merasa dirinya selalu berada di posisi kedua, meski kemampuan dan prestasinya sering kali lebih menonjol.
Di mata Jae Gyeong, ia harus berjuang sendirian untuk mendapatkan pengakuan yang selama ini diberikan begitu saja kepada saudara kembarnya. Sementara bagi Yong Ho, keputusan tersebut mungkin hanya bagian dari tradisi keluarga dan rencana suksesi perusahaan. Namun karena tak pernah dijelaskan dengan baik, Jae Gyeong justru tumbuh dengan rasa iri, kecewa, dan keinginan besar untuk membuktikan dirinya.
4. Menutupi dan memaklumi kesalahan anak-anaknya

Meski dikenal keras dan tegas dalam urusan bisnis, cara Yong Ho mendidik anak-anaknya ternyata cukup berbeda. Ia sering memberi tekanan agar mereka menjadi lebih kuat, tetapi jarang benar-benar menghukum mereka ketika melakukan kesalahan.
Hal itu terlihat saat Jae Gyeong kecil merusak senar harpa milik Jae Seong karena iri pada saudara kembarnya tersebut. Yong Ho melihat kejadian itu, tetapi memilih diam dan tidak menegurnya. Dari situlah Jae Gyeong mulai memahami bahwa selama ia berhasil mencapai tujuannya, dan cara yang digunakan bukanlah masalah besar.
Tak hanya itu, Yong Ho juga berkali-kali berusaha membereskan masalah yang dibuat anak-anaknya. Ia bahkan sempat berniat menutupi kasus tabrak lari dan penggelapan dana demi melindungi keluarga. Sayangnya, tindakan itu justru membuat mereka tidak pernah belajar menghadapi konsekuensi dari perbuatannya sendiri.
5. Mengutamakan perusahaan daripada keluarganya

Sebagai chairman Choiseong Group, Yong Ho menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk perusahaan. Baginya, Choiseong bukan sekadar bisnis, melainkan hasil kerja keras yang dibangun selama puluhan tahun dan warisan yang ingin ia tinggalkan untuk keluarganya.
Namun, anak-anaknya melihat hal yang berbeda. Mereka tumbuh dengan sosok ayah yang lebih sering memikirkan perusahaan daripada keluarganya sendiri. Yong Ho memang berusaha melindungi mereka dengan caranya, tetapi jarang menunjukkan kasih sayang secara langsung. Akibatnya, anak-anaknya merasa tidak pernah benar-benar diprioritaskan. Tanpa disadari, jarak emosional itulah yang menjadi awal dari banyak kesalahpahaman dan konflik dalam keluarga Kang.
Melalui berbagai konflik yang terjadi di drakor Reborn Rookie, Yong Ho akhirnya mulai menyadari bahwa banyak keputusan yang ia ambil selama ini ternyata meninggalkan luka bagi anak-anaknya. Niat baik yang tidak pernah dijelaskan dengan benar justru berubah menjadi kesalahpahaman yang terus menumpuk selama bertahun-tahun.


















