Joo Ji Hoon (instagram.com/_jujihoon)
Melalui wawancara dengan Sports Chosun, Joo Ji Hoon mengatakan, pengalaman syuting Medical Top Team (2013) membantunya dalam membintangi The Trauma Code: Heroes on Call (2025). Sebab, ada banyak adegan operasi yang akurasi medisnya tak bisa diabaikan. Ia menpersiapkan diri untuk peran dengan intensif karena masalah hidup dan mati tak bisa dianggap enteng.
Joo Ji Hoon juga menyadari proses syuting drama ini melelahkan karena detailnya. Ia ingat adegan ketika karakternya melakukan operasi terhadap pasien yang mengalami robekan jantung. Dalam kenyataannya, robekan 1 cm saja bisa berakibat fatal. Makanya, untuk memastikan adegan itu akurat, kepala pusat trauma di Ewha Womans University Medical Center hadir di lokasi syuting bersama para perawat terbaik.
Bahkan pada hari libur, Joo Ji Hoon dan pihak terlibat tetap mengadakan pertemuan dan mendiskusikan berbagai kasus medis. Para ahli pun kadang berbeda pendapat mengenai prosedur tertentu. Ada yang mengklaim prosedur masih memungkinkan, ada pula yang menilainya berbahaya. Setiap detail itu didebatkan sebelum diputuskan untuk hadir di drama.
Joo Ji Hoon pun mengaku belajar secara mendalam untuk drama Medical Top Team (2013) sebelumnya. Ia menyaksikan prosedur operasi, mengikuti kelas, dan berpartisipasi dalam kuliah terbuka untuk belajar demi drama itu. Ia sendiri merasa The Trauma Code: Heroes on Call (2025) bukan jenis drama medis yang sama. Sebab, drama itu memang perlu menunjukkan adegan operasi yang akurat, tapi juga tetap menunjukkan kesan dramatis. Baginya, The Trauma Code: Heroes on Call tidak dimaksudkan untuk terlihat seperti dokumentar sejak awal.