Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Artis Korea Cowok yang Diminta Jaga Image oleh Agensinya, Kenapa?

7 Artis Korea Cowok yang Diminta Jaga Image oleh Agensinya, Kenapa?
Mingyu SEVENTEEN dan Kim Seon Ho (weverse.io/seventeen | instagram.com/kimseonho_staff.diary)

Setiap agensi memiliki aturannya masing-masing demi menjaga image para artis Korea. Mereka melarang artisnya menunjukkan tingkah laku yang tidak sesuai dengan citranya di mata publik. Pihak agensi juga meminta artisnya untuk tidak mengambil peran tertentu yang dianggap merusak image.

Hal itu membuat sejumlah artis Korea berikut ini harus berupaya untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakannya. Mereka tak sepenuhnya bisa menjadi diri sendiri di depan kamera demi menuruti kemauan agensi. Yuk, simak untuk memahami detailnya!

1. Yoon Kye Sang g.o.d

Yoon Kye Sang (instagram.com/enter_just)
Yoon Kye Sang (instagram.com/enter_just)

Di program Section TV Entertainment Relay pada 2015, terungkap bahwa Yoon Kye Sang telah mengunggah sejumlah fotonya dengan ekspresi konyol di media sosialnya. Alhasil, ia dimarahi oleh CEO agensinya yang mempertanyakan kewarasannya sampai berani mengunggah foto semacam itu. 

Yoon Kye Sang pun mengaku sedikit merasa bersalah. Meskipun demikian, ia tetap tidak keberatan menunjukkan ekspresi konyol yang sama di acara itu. Pengakuannya ini membuktikan, bahwa pihak dari agensinya menginginkannya untuk selalu menjaga image.

2. Lee Joon eks MBLAQ

Lee Joon (instagram.com/praintpc_official)
Lee Joon (instagram.com/praintpc_official)

Melalui program Story Show Do Dream pada 2012, Lee Joon mengakui citranya sebagai idol yang pandai menghibur publik di variety show cukup membebani. Ia merasa bersalah karena menunjukkan kepribadian aslinya di variety show yang berbeda dari image yang diinginkan agensinya. Ia merasa dirugikan karena terlalu jujur di berbagai acara. 

Lee Joon mengaku menikmati waktu saat bisa menjadi dirinya sendiri, tetapi agensi memintanya untuk memikirkan citranya. Bahkan, beberapa penggemar mempertimbangkan untuk berhenti mengidolakannya usai melihatnya di variety show. Tiap kali ia mendengar komentar semacam itu, ia jadi berpikir menjadi dirinya sendiri itu buruk.

3. Taecyeon 2PM

Taecyeon 2PM (instagram.com/51k_official)
Taecyeon 2PM (instagram.com/51k_official)

Di program Daebak Show with Eric Nam pada Juli lalu, Taecyeon menyatakan JYP Entertainment membatasi perannya dalam berakting. Ia sudah lama ingin menjadi antagonis untuk proyeknya, bahkan sejak masih bernaung di agensi tersebut. Namun, mantan agensinya itu tidak mengizinkannya. 

Menurut Taecyeon, JYP Entertainment tak ingin melihatnya memerankan tokoh penjahat. Pihak agensi menganggap sang idol harus selalu berpenampilan baik untuk mempertahankan citranya. Ia diizinkan mengambil peran pemberontak, tapi tidak untuk pembunuh berantai.

Namun, Taecyeon memahami agensi itu juga khawatir ia bakal menerima komentar jahat jika menjadi tokoh antagonis. Beberapa iklan yang dianggap merusak image-nya juga pernah dibatalkan oleh agensi itu. Apalagi, rusaknya citranya dianggap dapat mempengaruhi 2PM secara keseluruhan. 

Taecyeon menambahkan, dirinya bersyukur dapat menggapai impiannya jadi tokoh antagonis lewat drama Vincenzo (2021). Kini, ia juga sudah meninggalkan JYP Entertainment. Akan lebih banyak kesempatan bagi Taecyeon untuk mengeksplor peran seperti keinginannya kelak.

4. Heechul Super Junior

Heechul Super Junior (instagram.com/kimheenim)
Heechul Super Junior (instagram.com/kimheenim)

Melalui acara Knowing Brother pada 2018, terungkap bahwa SM Entertainment mengatur tindakan Heechul demi mempertahankan citranya. Ia sempat berada di China untuk wawancara. Saat itu, gaya rambutnya masih gondrong dan menggunakan kipas.

SM Entertainment memintanya gak banyak berbicara untuk menunjukkan kesan bak seorang ratu yang jadi favorit fans China. Alhasil, ia kebanyakan diam dan menutupi mulutnya dengan kipas untuk menuruti permintaan itu sepanjang wawancara.

5. L Infinite

L Infinite (instagram.com/kim_msl)
L Infinite (instagram.com/kim_msl)

Masih di acara yang sama, L juga mengakui bahwa Woollim Entertainment menyuruhnya mempertahankan image. Agensi itu memberikannya identitas diri yang perlu ditunjukkan di hadapan publik, yakni sebagai member yang terkesan misterius.

Untuk menjaga image itu, L dilarang tertawa. Jika ingin tertawa, ia harus berbalik dan melakukannya diam-diam. Jika ia melakukan sesuatu yang merusak image-nya, ia bakal mendapatkan masalah dengan pihak agensinya.

6. Kim Seon Ho

Kim Seon Ho (instagram.com/seonho__kim)
Kim Seon Ho (instagram.com/seonho__kim)

Di acara 2 Days 1 Night pada 2021, Kim Seon Ho menunjukkan berbagai ekspresi konyolnya yang terkesan menghibur di hadapan kamera. Sutradara produksi pun dengan bercanda menanyakan apakah tindakan itu sesuai dengan citranya. Seketika, sang aktor mengaku gak seharusnya melakukan hal itu.

Menurut Kim Seon Ho, agensi memintanya untuk menjaga ekspresinya agar tak kelihatan jelek di layar kaca. Pihak agensi memberikannya izin untuk bekerja keras di variety show, tapi ia harus menunjukkan ekspresi yang baik untuk menjaga image-nya.

7. Mingyu SEVENTEEN

Mingyu SEVENTEEN (instagram.com/min9yu_k)
Mingyu SEVENTEEN (instagram.com/min9yu_k)

Melalui program Knowing Brother pada 2019, Seungkwan mengatakan bahwa Mingyu memiliki kepribadian yang sebenarnya serupa dengannya. Rekan grupnya itu juga suka bicara dan ramai. 

Sayangnya, Pledis Entertainment melarang Mingyu menunjukkan hal itu karena posisinya sebagai visual bagi grup, terutama di awal debut. Meskipun begitu, fans menyadari betapa seiring berjalannya waktu, Mingyu terkesan makin bebas bercanda dan menunjukkan kepribadiannya yang supel.

Artis Korea di atas berusaha mengikuti arahan agensi dalam menjaga image yang ditetapkan sejak debut. Pasalnya, publik juga memiliki ekspektasi yang besar terhadap para artis. Selain itu, image bentukan agensi memang dianggap jadi daya tarik tersendiri bagi artisnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us