4 Artis Korea Masuk Forbes 30 Under 30 2026, Ada CORTIS

- Forbes 30 Under 30 Asia 2026 menampilkan empat artis Korea Selatan, yaitu CORTIS, i-dle, NMIXX, dan Lee Jung Lee yang diakui atas pengaruh besar mereka di bidang hiburan.
- CORTIS mencetak sejarah sebagai boy group termuda dari Korea yang masuk daftar Forbes berkat debut sukses dan pendekatan kolaboratif dalam musik serta produksi konten.
- i-dle, NMIXX, dan Lee Jung Lee masing-masing diapresiasi karena identitas musik kuat, performa unik dengan Mixx Pop, serta kontribusi besar dalam mempopulerkan seni tari global.
Prestasi membanggakan kembali diraih insan hiburan Korea Selatan di panggung internasional. Forbes merilis daftar tahunan 30 Under 30 Asia 2026 yang berisi individu dan kelompok berusia di bawah 30 tahun dengan pengaruh serta pencapaian menonjol di berbagai bidang.
Masuk dalam daftar ini bukan perkara mudah. Untuk edisi tahun 2026, tim kurator Forbes harus menyeleksi sekitar 4.000 kandidat dari berbagai negara dan industri di kawasan Asia-Pasifik sebelum menentukan nama-nama yang dianggap paling berpengaruh.
Menariknya, salah satu nama yang berhasil mencuri perhatian adalah CORTIS, grup rookie di bawah naungan HYBE yang bahkan belum genap setahun sejak debut. Selain CORTIS, siapa saja artis Korea Selatan yang berhasil masuk dalam daftar bergengsi tersebut?
1. CORTIS

Grup pendatang baru besutan BigHit Music ini sukses mencetak sejarah sebagai perwakilan Korea termuda, sekaligus satu-satunya boy group KPop yang masuk dalam daftar tahun ini. Masuknya CORTIS ke kategori Entertainment and Sports pun ramai diperbincangkan, mengingat mereka berhasil mendapat pengakuan global dalam waktu kurang dari 9 bulan sejak resmi diperkenalkan ke publik.
CORTIS yang beranggotakan Martin, James, Juhoon, Seonghyeon, dan Keonho memulai debutnya pada 18 Agustus 2025 di bawah label yang juga menaungi BTS dan TXT. Album debut mereka yang bertajuk Color Outside the Lines bahkan langsung melestat masuk ke peringkat 15 di Billboard 200. Selain berbagai prestasinya, Forbes menyoroti kehebatan mereka karena pendekatan kolaboratif dalam meramu musik, koreografi, hingga produksi konten visual secara mandiri.
2. i-dle

Sama halnya dengan i-dle yang disorot lewat keberhasilannya mempertahankan identitas musik yang unik di tengah gempuran tren. Forbes pun menyinggung prestasi album We Are yang dirilis pada 2025 lalu.
Album tersebut terjual lebih dari satu juta kopi dalam minggu pertama perilisannya. Pada tahun yang sama, i-dle juga meraih Daesang (Grand Prize) di ajang Seoul Music Awards ke-34.
3. NMIXX

NMIXX yang merupakan grup asuhan JYP Entertainment juga berhasil mengamankan posisi di daftar tahun ini berkat kemampuan performa mereka yang dianggap di atas rata-rata. Dalam profilnya, grup ini diperkenalkan dengan signature sound sendiri bernama Mixx Pop.
Grup ini disebut sukses melebur banyak genre musik dalam karya mereka, sampai akhirnya muncul album Blue Valentine yang sukses besar. NMIXX pun mengikuti jejak pendahulunya di agensi yang sama, yaitu TWICE dan Stray Kids, yang sebelumnya pernah masuk ke dalam Forbes 30 under 30.
4. Lee Jung Lee

Berbeda dari ketiga nama sebelumnya, Lee Jung Lee masuk dalam daftar ini sebagai perwakilan dari dunia tari dan koreografi profesional. Sosok yang mulai dikenal luas sejak program Street Woman Fighter ini dianggap memiliki pengaruh besar dalam mempopulerkan seni tari menjadi bagian penting dari budaya populer global.
Lee Jung Lee merupakan otak di balik gerakan-gerakan ikonik milik banyak artis besar seperti BLACKPINK dan TWICE. Terbaru, Leejung menjadi sorotan lewat gerakan di Soda Pop yang dinyanyikan Saja Boys dalam Demon Kpop Hunters.
Prestasi para artis Korea Selatan di daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2026 ini membuat para penggemar ikut bangga. Apakah ada idol favoritmu?



















