Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Lagu RESCENE yang Merangkak Naik di Chart Korea, Bukan One Hit Wonder!

5 Lagu RESCENE yang Merangkak Naik di Chart Korea, Bukan One Hit Wonder!
daftar lagu RESCENE yang merangkak naik di chart Korea (youtube.com/MBCkpop)
Intinya Sih
  • RESCENE, girl group dari agensi kecil THE MUZE Entertainment, berhasil meraih popularitas besar setelah beberapa lagunya kembali naik di tangga lagu Korea dan menarik perhatian publik luas.
  • Lagu 'LOVE ATTACK', 'Pretty Girl', dan 'Deja Vu' mencatat prestasi tinggi di berbagai chart seperti MelOn, Genie, Bugs!, serta FLO, menandai keberhasilan mereka melampaui status one hit wonder.
  • 'Runaway' dan 'Pinball' turut menunjukkan kekuatan musikal RESCENE dengan konsep berbeda yang diapresiasi publik, bahkan menarik perhatian RM BTS melalui unggahan Instagram-nya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Di pertengahan tahun ini, ada kabar membahagiakan datang dari girl group besutan agensi kecil yang kini sukses mendulang popularitas. Tak hanya membuat reputasi semua membernya ikut meroket dan membuat mereka semakin sering diundang ke berbagai acara maupun program televisi Korea. Lagu-lagu mereka yang sebelumnya kurang mendapat perhatian publik pun kini juga perlahan merangkak naik di tangga lagu dan menjangkau lebih banyak pendengar. Grup tersebut ialah RESCENE dari THE MUZE Entertainment.

Spesialnya lagi, bukan cuma satu lagu saja yang berhasil mencuri perhatian. Beberapa karya mereka yang lain juga ikut mencatatkan pencapaian mengesankan di chart Korea. Hal ini membuat banyak orang ikut senang karena grup dari agensi kecil yang sering kali dipandang sebelah mata dan kesulitan bersaing dengan grup-grup dari agensi besar, akhirnya mendapat kesempatan untuk bersinar. Tak sedikit pula pendengar yang baru menyadari bahwa diskografi RESCENE ternyata hidden gem sekali, karena genre lagunya amat beragam, liriknya tidak repetitif tapi tetap nagih didengarkan, hingga durasinya yang masih pertahankan ciri khas lagu-lagu girl group KPop generasi lama. Yuk, simak lima lagu RESCENE yang belakangan ini merangkak naik di chart Korea. Mereka jelas bukanlah sekadar grup one hit wonder.

1. LOVE ATTACK

RESCENE dalam konten promosi relay dance untuk "LOVE ATTACK"
RESCENE dalam konten promosi relay dance untuk "LOVE ATTACK" (youtube.com/M2 | spotify.com/RESCENE)

Sebenarnya, jauh sebelum momen ledakan popularitas RESCENE yang baru-baru ini terjadi, mereka sudah lebih dulu dikenal oleh publik Korea dan penggemar KPop lewat lagu "LOVE ATTACK" yang sudah berkali-kali viral. Lagu bertema musim panas yang dirilis pada 2024 ini punya bagian hook di chorus yang sangat menonjol dan mudah melekat di kepala. Bahkan, lagu ini sudah beberapa kali bolak-balik nangkring di chart MelOn maupun berbagai platform musik lokal Korea lainnya.

Namun, jika sebelum-sebelum ini pencapaiannya masih belum terlalu gemilang, pada chart reversal kali ini justru membawa hasil yang jauh lebih besar. Bersamaan dengan viralnya konten Gyaru Woni dan Minami dengan slogan "Geoje, Yahoo!~", semakin banyak orang yang akhirnya notice grup tempat keduanya bernaung sebagai idol, yaitu RESCENE. Alhasil, publik Korea kembali mengecek diskografi mereka hingga membuat "LOVE ATTACK" kembali merangkak naik di tangga lagu dan kini berhasil bertahan di jajaran peringkat atas. Lagu ini sukses meraih posisi 1 daily serta real-time di Bugs! dan MelOn, nomor 1 real-time di Genie, hingga peak urutan 2 di FLO. Kini, banyak yang menantikan apakah "LOVE ATTACK" akan segera berhasil meraih predikat Real Time All-Kill (RAK) dalam waktu dekat? Kita tunggu saja kabar baiknya, ya.

2. Pretty Girl

RESCENE dalam foto grup untuk promosi "Pretty Girl" di panggung Music Core
RESCENE dalam foto grup untuk promosi "Pretty Girl" di panggung Music Core (x.com/RESCENEofficial | spotify.com/RESCENE)

Meski pada awalnya hanya "LOVE ATTACK" saja yang terus-terusan mendapat perhatian publik Korea hingga membuat RESCENE dicap haters sebagai grup one hit wonder. Apalagi, banyak yang memprediksi nasib mereka bakal berakhir seperti grup-grup underrated dari agensi kecil lainnya, yang hanya berhasil viral lewat satu lagu, lalu rilisan setelahnya gagal memenuhi ekspektasi publik hingga akhirnya kembali tenggelam. Namun, RESCENE berhasil mematahkan anggapan tersebut dan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar grup "nugu" yang hanya sesaat menikmati popularitas.

Hal itu dibuktikan lewat perilisan "Pretty Girl" yang baru-baru ini sukses mencatat prestasi mengesankan di tangga lagu Korea. Saat debut, lagu ini langsung masuk Top 22 MelOn TOP 100, debut di peringkat 40 Genie, hingga nomor 8 Bugs!. Pada update chart terbaru, "Pretty Girl" bahkan berhasil menembus Top 10 di seluruh chart real-time Korea. Meski aslinya lagu ini adalah milik KARA, dan lagu remake dianggap tak selalu mudah meraih kesuksesan besar, RESCENE mampu membawakannya dengan nuansa yang tetap setia pada versi aslinya yang memang cerah dan cheerful, tetapi terasa segar berkat tone vokal para member yang manis dan menenangkan. Banyak publik yang memuji usaha agensi mereka yang langsung cepat-cepat membuat RESCENE comeback di tengah hype mereka yang sedang tinggi-tingginya saat ini.

3. Deja Vu

RESCENE dalam photo concept untuk single album "Dearest"
RESCENE dalam photo concept untuk single album "Dearest" (x.com/RESCENEofficial | spotify.com/RESCENE)

Kalau mayoritas dari kamu barangkali sudah lebih dulu familier dengan lagu "LOVE ATTACK", besar kemungkinan kamu juga bakal cepat nyantol dengan lagu ketiga ini. Secara vibes, "Deja Vu" memang tak terlalu mirip dengan "LOVE ATTACK" yang terasa sangat summery. Woni sendiri menjelaskan kalau "Deja Vu" punya nuansa seperti "bau hutan setelah turun hujan". Dari deskripsi itu saja, kamu tentu sudah bisa berekspektasi bahwa lagunya bakal terdengar lebih muted dengan bass yang tak terlalu menonjol. Meski begitu, "Deja Vu" tetap seru didengarkan, terutama saat kamu sedang ingin menikmati musik yang lebih kalem tetapi masih punya sisi bright, sekaligus chorus yang melodi dan liriknya bikin terngiang-ngiang.

Banyak yang berpendapat bahwa lagu ini berpotensi menjadi one pick favorit lain dari diskografi RESCENE. Pencapaiannya setelah menanjak naik di chart Korea pun terbilang sangat mengagumkan untuk ukuran lagu yang sudah dirilis lebih dari setahun lalu. Di MelOn TOP 100, lagu ini berhasil mencatat peringkat tertinggi di posisi 12 dengan jumlah unique listener-nya yang terus meningkat. Di platform lain, "Deja Vu" juga masuk Top 10 real-time Bugs!, Top 50 Genie, hingga Top 15 FLO. Kabar terbaru, lagu ini rencananya akan kembali dibawakan lewat special stage di acara musik Show Champion pada Rabu, 15 Juli 2025. Jadi, jangan lupa nantikan penampilan mereka, ya.

4. Runaway

RESCENE dalam photo concept untuk digital single "Runaway"
RESCENE dalam photo concept untuk digital single "Runaway" (x.com/RESCENEofficial | spotify.com/RESCENE)

RESCENE memang punya diskografi yang gak bisa dianggap remeh. Mereka gak hanya stuck merilis lagu-lagu girly dan upbeat saja. Kali ini, ada "Runaway" yang justru menawarkan nuansa berbeda karena terdengar lebih sendu, dark, misterius, dan emosional. Kalau kamu mengira ini hanyalah b-side alias track sampingan, faktanya "Runaway" merupakan title track yang baru rilis pada April 2026 lalu dan sudah sempat dipromosikan di berbagai acara musik.

Meski pencapaian "Runaway" pada awal perilisannya masih jauh dari kata memuaskan, untungnya lagu ini perlahan mulai merangkak naik dan menemukan tempat di hati para pendengar musik Korea. Saat artikel ini ditulis, "Runaway" sudah berhasil bertahan di jajaran Top 100 berbagai tangga lagu Korea. Banyak yang memuji creative direction yang diambil RESCENE pada comeback digital single kali ini. Rupanya, mereka juga cocok sekali mengusung konsep ethereal dengan sentuhan gloomy vibes seperti yang ditampilkan dalam MV dan performance untuk "Runaway".

5. Pinball

RESCENE dalam konten promosi relay dance untuk "Pinball"
RESCENE dalam konten promosi relay dance untuk "Pinball" (youtube.com/M2 | spotify.com/RESCENE)

Title track lain di mini album SCENEDROME ini juga berhasil menggapai prestasi yang mengesankan. Sebenarnya, "Pinball" sudah lebih dulu bertengger di Top 300 MelOn Daily Chart sebelum jumlah pendengarnya meningkat pesat bersamaan dengan perilisan "Pretty Girl" baru-baru ini. Momentum tersebut akhirnya ikut mendorong "Pinball" merangkak naik hingga berhasil masuk MelOn TOP 100 dengan peringkat tertinggi di posisi 56. Banyak penggemar ikut senang melihat "Pinball" akhirnya berhasil menembus chart utama MelOn, mengingat meski berstatus sebagai title track, lagu ini tak terlalu mendapat perhatian sebesar "LOVE ATTACK".

Padahal, "Pinball" juga punya nuansa yang sama magical dan dreamy-nya sehingga sayang sekali jika dilewatkan. Gak cuma perlahan mulai di-notice oleh publik Korea, lagu ini juga sempat menarik perhatian RM BTS hingga ia menggunakannya sebagai sound dalam salah satu unggahan Instagram pribadinya. Minami pun mengaku kaget saat mendengar kabar tersebut. Yang membuatnya semakin tak menyangka, lagu yang dipilih RM bukanlah "LOVE ATTACK" yang menjadi hits terbesar RESCENE, melainkan "Pinball" yang terbilang masih underrated.

Dengan viralnya RESCENE baru-baru ini, ditambah lagu-lagu mereka yang perlahan mulai di-notice oleh banyak pendengar musik Korea. Hal ini seolah menjadi angin segar sekaligus harapan baru bagi grup-grup dari agensi kecil lainnya yang hingga kini masih belum banyak mendapat sorotan. Sebab, perjalanan RESCENE membuktikan bahwa kualitas musik yang bagus tetap punya kesempatan menemukan pendengarnya, meski prosesnya mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama. Nah, apakah kamu sudah mendengarkan kelima lagu RESCENE di atas? Atau, kamu punya grup KPop underrated lain dengan diskografi keren yang menurutmu juga layak mendapat perhatian lebih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More