Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Grup KPop Diancam Bubar jika Albumnya Gak Sukses, Penuh Tekanan

3 Grup KPop Diancam Bubar jika Albumnya Gak Sukses, Penuh Tekanan
2NE1 (instagram.com/chaelincl)
Intinya Sih
  • 2NE1 sempat diancam menghentikan promosi setelah dua single dinilai gagal oleh YG Entertainment, tetapi “Missing You” memuncaki tangga lagu pada 2013; grup ini tetap dibubarkan pada 2016.
  • Infinite menghadapi ultimatum tidak akan mendapat album berikutnya jika Evolution gagal. Setelah dua album awal kurang sukses, mereka bekerja lebih keras dan kemudian meraih keberhasilan lewat “Be Mine”.
  • Oh My Girl pernah membahas kemungkinan bubar bila album mereka gagal. Di tengah frustrasi para anggota, “Secret Garden” menjadi rilisan tersukses dan membawa kemenangan pertama mereka di acara musik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kesuksesan album sering kali jadi hal penting penting dalam keberlanjutan karier grup KPop. Pasalnya, agensi menuntut mereka untuk meraih popularitas saat comeback. Tuntutan itu disertai dengan ancaman pembubaran.

Deretan grup KPop berikut ini bahkan mengakui, betapa agensi mengancam mereka tak akan bisa merilis album baru lagi jika gagal meraih kesuksesan. Makanya, mereka dilanda rasa khawatir. Ancaman itu membuat mereka bekerja dengan lebih keras dan penuh tekad. Yuk, simak!

1. 2NE1

2NE1
2NE1 (instagram.com/chaelincl)

Dalam sebuah wawancara pada 2025, Sandara mengakui bahwa single “Falling In Love” dan “Do You Love Me” sempat dianggap gagal oleh YG Entertainment. Sebab, lagu itu tak mencapai posisi pertama di tangga lagu. Alhasil, para member, fans, dan agensi sedih dengan hasilnya.

Bahkan, eksekutif dari YG Entertainment mengatakan pada 2NE1 untuk menghentikan promosi. Album 2NE1 saat itu diyakini tidak akan sukses. Pernyataan itu membuat para member khawatir dan bertanya-tanya apakah mereka sungguh akan dibubarkan.

Sandara menjelaskan, “Aku tak yakin apakah itu candaan atau sesuatu yang dia katakan hanya karena kesal. Namun, kami merekam ‘Missing You’ setelah kami membicarakan itu dan lirik bagian akhirnya terasa seperti putus cinta. Aku dan Bom menangis berjam-jam di studio rekaman (saat menyanyikan lagu itu).”

Hanya saja, 2NE1 kembali merasa lega setelah “Missing You” menduduki puncak tangga lagu. Mereka pun mempromosikan lagu itu dengan sepenuh hati. Ironisnya, mereka memang berhasil melewati ancaman pembubaran berkat “Missing You” pada 2013. Namun, mereka tetap dibubarkan tanpa alasan pada 2016.

2. Infinite

INFINITE (instagram.com/infinitecompany_official)
INFINITE (instagram.com/infinitecompany_official)

Melalui wawancara dengan 10 Asia pada 2011, Sunggyu mengatakan bahwa album Evolution yang rilis pada saat itu penting karena harus mencapai kesuksesan. Sebab, CEO agensi mereka dengan tegas menyatakan, bahwa tidak akan ada album berikutnya untuk mereka jika album tersebut tak mencapai kesuksesan.

Sunggyu juga sempat mengira bahwa CEO agensi itu hanya bercanda. Meskipun begitu, ia merasa grupnya memang harus bekerja keras demi mendapat peluang berikutnya. Jika berhasil, mereka bisa mencoba hal lain seperti promosi sebagai sub-unit. Apalagi, tiap member punya ketertarikan di genre berbeda-beda.

Sunggyu juga hanya tak ingin menyesal jika memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Apalagi, menurut Woohyun, album pertama tidak menunjukkan hasil sesuai ekspektasi mereka. Makanya, mereka berusaha mempersiapkan diri lebih keras untuk album Evolution itu. Mereka sampai berpikir, bahwa jika tidak berhasil pada saat itu, maka mereka tak akan pernah memperoleh kesuksesan.

Sunggyu kembali mengungkap soal tekanan untuk sukses ini di program Insolemt Housemates pada 2018. Ia mengatakan, album pertama dan kedua Infinite tak sukses. Mereka baru sukses usai merilis “Be Mine”. Sebelum itu, mereka susah menghasilkan uang. Ia sering kali menyalahkan dirinya sendiri saat gagal meraih kesuksesan. Sebagai informasi, Evolution adalah album kedua mereka.

3. Oh My Girl

Oh My Girl
Oh My Girl (instagram.com/wm_ohmygirl)

Dalam wawancara dengan Marie Claire pada 2020, Seunghee mengatakan, sudah ada diskusi terkait pembubaran Oh My Girl jika album mereka tak meraih kesuksesan. Diskusi itu membuat para member kesulitan. Bahkan, Binnie dan Seunghee mengakui, betapa mereka banyak menangis karena frustrasi dan putus asa.

Seunghee menjelaskan, “Jika respons terhadap album kami tak bagus, maka kami harus berpisah dengan teman-teman yang telah lama berlatih bersama kami (sesama member). Karena itu mungkin yang terakhir, kami memberikan usaha yang terbaik untuk album itu. Album itu adalah Secret Garden dan menjadi rilisan yang paling sukses.” Sebagai informasi, album itu pula yang membuat mereka meraih kemenangan pertama di acara musik usai debut.

Grup KPop di atas tak punya pilihan lain selain bergantung pada hasil dari kerja keras mereka. Pasalnya, kesuksesan album menjadi penentu keberlanjutan mereka sebagai grup. Mereka memahami, pembubaran adalah konsekuensi nyata yang harus dihadapi jika kesuksesan albumnya tak sesuai ekspektasi agensi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More