Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Lagu KPop tentang Mati Rasa usai Putus Cinta, Ada Karya BLACKPINK
BLACKPINK (instagram.com/blackpinkofficial)

Mati rasa usai putus cinta menjadi kondisi saat seseorang tidak lagi merasakan apa-apa setelah hubungan asmara berakhir. Hal itu bisa membuat seseorang sulit untuk jatuh cinta lagi, karena turut kehilangan emosi untuk jatuh cinta.

Emosi yang tidak lagi terasa usai putus cinta pernah dibahas dalam deretan lagu KPop berikut ini. Liriknya mengungkap terlalu sering patah hati karena hubungan asmara yang terus berakhir sebagai penyebabnya. Yuk, simak untuk memahami betapa runyam situasi tersebut!

1. "Firefly" - B.I

cover album WONDERLAND (youtube.com/B.I)

“Firefly” dari B.I mengungkap momen saat mengenang masa indah saat masih bisa jatuh cinta. Bahkan, kesempatan itu jelas membuat perasaan berdebar. Hanya saja, semua keindahan momen itu tak bisa lagi terulang.

Pasalnya, tokoh dalam lagu ini sudah sering mengalami putus cinta, hingga merasa lelah. Dia juga telah menangis berulang kali karena kegagalan kisah cintanya. Dia merasa melalui fase mati rasa. Ia sudah melupakan versi dirinya yang mudah tertawa dan berdebar karena cinta.

2. "이별 유예" - Yuri SNSD

cuplikan MV "이별 유예" (youtube.com/@vlending)

“이별 유예” dari Yuri SNSD membahas kenangan saat masih bisa menghabiskan malam hari yang indah dan penuh senyum dengan mantan. Sayangnya, masa itu sudah lama berlalu. Perlahan, kenangan itu hanya bisa diingat dengan rasa hampa.

Liriknya mengungkap perpisahan dengan mantan yang berakhir membuat hati jadi mati rasa. Padahal, sang mantan dulu pernah menjadi sosok yang istimewa. Pelukannya membawa kehangatan pada masa lalu. Hanya saja, perasaan itu berubah jadi biasa saja seiring dengan berjalannya waktu dan berkat keyakinan untuk move on.

3. "But I'll Miss You" - Paul Kim

cuplikan MV "But I'll Miss You" (youtube.com/1theK (원더케이))

“But I’ll Miss You” dari Paul Kim mengekspresikan rumitnya perasaan dalam menghadapi cinta. Ada kalanya, putus cinta tidak sampai membawa keterpurukan. Namun, tetap saja ada perasaan sedih saat menghadapinya.

Liriknya mengungkap soal hidup yang sering berkutat pada pertemuan dan perpisahan. Seolah-olah, kita dipaksa terbiasa dengan fase itu dalam menjalin hubungan. Apalagi, keseharian akan membuat kita kelak mati rasa usai menghadapi perpisahan. Namun, tak bisa dimungkiri, bahwa rasa pedih itu justru dirindukan saat kita mati rasa.

4. "Lovesick Girls" - BLACKPINK

cuplikan MV "Lovesick Girls" (youtube.com/BLACKPINK)

“Lovesick Girls” milik BLACKPINK menggambarkan putus cinta yang sering kali membawa keterpurukan. Tokoh dalam lagu ini sudah lelah dengan fase tersakiti akibat cinta. Meskipun begitu, dia tetap bertahan dan tanpa lelah terus menjalin hubungan baru.

Dia sendiri memahami, bahwa cinta berisiko tinggi membawa sakit hati. Ia juga menyadari, betapa kita mungkin dilahirkan untuk bisa belajar hidup sendirian. Namun, ia terus mencari cinta dari orang lain tanpa memahami alasannya. Perlahan, dia juga mati rasa akibat lelah menangisi hubungan asmara yang tak berjalan mulus.

5. "The Benefits of Heartbreak" - Epik High dan Suhyun AKMU

cover album WE'VE DONE SOMETHING WONDERFUL (youtube.com/EPIK HIGH)

“The Benefits of Heartbreak” dari Epik High dan Suhyun menggambarkan fase putus cinta yang dilalui dengan lancar. Tidak banyak hal yang berubah. Tiap pekerjaan dan tugas rumah tangga tetap dilakukan dengan baik.

Meskipun begitu, tetap ada kekosongan saat menjalaninya. Kegiatan yang berulang membuat hati makin mati rasa tanpa sang mantan. Hal itu memicu ketakutan yang muncul, bahwa hati tak akan pernah kembali merasakan sesuatu, tak peduli betapa kerasnya usaha untuk mengisinya lagi.

Setelah putus cinta, seseorang bisa saja merasakan kehilangan emosi berarti karena sudah terlalu banyak pengalaman tersakiti. Fase perpisahan jadi dianggap sebagai hal yang berlangsung sementara dan tidak memerlukan emosi khusus untuk dihadapi. Mati rasa itulah yang dibahas dalam lagu KPop di atas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team