Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Makna 9 Lagu SUMIN di Full Album dinnermode, Produseri Semua Track!

Makna 9 Lagu SUMIN di Full Album dinnermode, Produseri Semua Track!
cuplikan MV lagu '+82' dari SUMIN (dok. YouTube/SUMIN)
  • SUMIN merilis album penuh keduanya, dinnermode, pada 13 Agustus 2026 bersama MV title track "+82", serta memproduseri seluruh sembilan lagu dan terlibat dalam konten visualnya.
  • Sembilan track mengangkat beragam fase relasi, dari kehilangan pascaputus, penerimaan retaknya hubungan, cinta tulus, ketidakpastian, kencan romantis, hingga hubungan toksik yang tetap dipertahankan.
  • Album ini menangkap cinta, kebosanan, senda gurau, dan keheningan sehari-hari melalui perspektif SUMIN, yang berharap karyanya diterima penggemar setelah delapan tahun berkarier solo dan berkolaborasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pada Kamis (13/8/2026), SUMIN resmi merilis full album keduanya yang bertajuk dinnermode, bersamaan dengan MV untuk lagu "+82" yang didapuk sebagai title track. Penyanyi sekaligus produser kelahiran 1991 ini tak hanya berpartisipasi memproduksi seluruh lagu, tapi juga terlibat langsung dalam pembuatan konten visual album comeback-nya.

Proyek terbaru ini disambut antusias oleh para penggemar yang sudah lama menantikan karyanya. Oleh karena itu, SUMIN menghadirkan sembilan lagu dengan berbagai genre serta kisah yang menarik di baliknya. Yuk, simak masing-masing makna lagu dalam full album dinnermode berikut ini!

  1. 1. SUMIN menyimpan kisah tentang kehilangan dan kerinduan yang dirasakan setelah putus cinta di lagu "Season for Two"

    cover full album 'dinnermode' milik SUMIN
    cover full album 'dinnermode' milik SUMIN (instagram.com/suminboutu)
  2. 2. Melalui track kedua bertajuk "Blank," SUMIN menceritakan proses penerimaan pasca menghadapi keretakkan sebuah hubungan

    SUMIN
    SUMIN (instagram.com/suminboutu)
  3. 3. Sedangkan "LOVESONG" menyampaikan narasi tentang cinta tulus nan hangat saat bersama pasangan yang menerima segala kekurangannya

    SUMIN
    SUMIN (instagram.com/suminboutu)
  4. 4. Daripada memaksakan diri, SUMIN justru mengajak pendengar menjalani hidup dengan santai dan apa adanya lewat lagu "Whyless"

    SUMIN
    SUMIN (instagram.com/suminboutu)
  5. 5. Lagu "Taxi Talk" merangkum ketegangan canggung yang dirasakan oleh dua orang saat menjalani hubungan yang tak pasti

    SUMIN
    SUMIN (instagram.com/suminboutu)
  6. 6. Title track "+82" memakai metafora hiruk-pikuk kota Seoul untuk menggambarkan kehampaan serta keinginan seseorang yang ingin melarikan diri dengan pasangannya

    cuplikan MV lagu '+82' dari SUMIN
    cuplikan MV lagu '+82' dari SUMIN (dok. YouTube/SUMIN)
  7. 7. "Table" melambangkan meja sebagai kehidupan yang penuh kekacauan. Lagu ini menjadi cara SUMIN menikmati hidup di tengah situasi yang rumit

    SUMIN
    SUMIN (instagram.com/suminboutu)
  8. 8. Track ketujuh "Adult Song" mengisahkan kencan romantis yang manis dan penuh canda tawa antara dua orang yang saling memahami satu sama lain

    SUMIN
    SUMIN (instagram.com/suminboutu)
  9. 9. Sebagai penutup, "Abyss" menggambarkan hubungan toksik yang merusak. Meski saling melukai, keduanya tetap memilih bertahan

    SUMIN
    SUMIN (dok. YouTube/SUMIN)

    Secara keseluruhan, dinnermode menangkap momen yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari tentang cinta, rasa bosan, senda gurau, dan keheningan melalui persfektif SUMIN. Sebelumnya, ia telah memantapkan posisinya di industri musik dengan berpartisipasi dalam lagu-lagu untuk idol KPop seperti IU, Red Velvet, hingga KiiiKiii.

    Melalui pengalamannya dari aktivitas solo maupun berbagai kolaborasi selama delapan tahun terakhir, SUMIN berharap full album dinnermode dapat dinikmati dan tersampaikan dengan baik kepada seluruh penggemar setianya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More