Bekerja bareng atasan setiap hari sering membuatmu melihat banyak hal yang sebenarnya bisa diperbaiki. Kamu mungkin pernah menarik napas lebih panjang setelah rapat selesai karena merasa ada keputusan yang kurang pas, tetapi memilih diam supaya suasana tetap aman. Perasaan serba salah seperti ini jauh lebih sering terjadi daripada yang terlihat.
Masalahnya, memberi kritik ke atasan memang terasa berbeda dibanding menyampaikan pendapat ke rekan kerja. Kamu bukan cuma memikirkan isi ucapan, tetapi juga ekspresi, intonasi, sampai waktu yang paling aman untuk berbicara. Berikut ini lima cara menyampaikan kritik ke atasan dengan sopan lewat pendekatan sandwich method agar masukanmu lebih mudah diterima.
