ilustrasi berpikir (magnific.com/drobotdean)
Resign tanpa arah yang jelas bisa membuatmu menghadapi banyak ketidakpastian. Kamu mungkin belum mengetahui pekerjaan apa yang ingin ditekuni, perusahaan mana yang akan dituju, atau berapa lama proses mendapatkan pekerjaan baru akan berlangsung. Situasi seperti ini justru berpotensi menambah stres.
Kandidat yang masih aktif bekerja kerap dipandang lebih menarik oleh perusahaan dibandingkan mereka yang sudah lama gak memiliki pekerjaan. Informasi yang dimuat oleh Investopedia juga menjelaskan bahwa mencari pekerjaan saat masih memiliki posisi aktif dapat memberikan keuntungan dalam proses negosiasi sekaligus membantu menjaga stabilitas finansial. Oleh sebab itu, sebaiknya susun rencana karier terlebih dahulu sebelum benar-benar menyerahkan surat pengunduran diri, ya.
Memutuskan resign memang merupakan hak setiap pekerja, tapi langkah tersebut sebaiknya diambil setelah melalui pertimbangan yang matang. Emosi sesaat, rasa lelah, atau kejenuhan gak selalu menjadi tanda bahwa kamu harus segera meninggalkan pekerjaan.
Dengan mengevaluasi kondisi mental, peluang berkembang, kesiapan finansial, serta tujuan karier, kamu bisa menentukan keputusan yang paling sesuai untuk masa depanmu. Pada akhirnya, resign akan terasa lebih menenangkan ketika dilakukan dalam kondisi siap, bukan karena dorongan sesaat.