Rahasia Merawat Sukulen untuk Membuat Ruangan Tampak Lebih Fresh

Tanaman sukulen kerap menjadi pilihan bagi pecinta tanaman hias karena tampilannya yang unik dan perawatannya yang dianggap praktis. Kemampuannya menyimpan cadangan air, membuat tanaman ini mampu bertahan di lingkungan yang kering sekali pun. Tak heran jika banyak orang menganggap sukulen sebagai tanaman yang bisa tumbuh dengan sendirinya tanpa memerlukan perhatian khusus.
Berbagai jenis sukulen, mulai dari lidah buaya, lidah mertua, hingga kaktus, tetap membutuhkan perawatan yang tepat agar dapat tumbuh sehat. Kesalahan sederhana dalam penyiraman justru dapat membuat tanaman ini cepat rusak. Simak sejumlah tips dan rahasia jitu merawat sukulen berikut ini.
1. Jangan menyiram terlalu banyak, pastikan dapat sinar matahari yang cukup

Tanaman sukulen memang populer sebagai dekorasi karena dianggap memiliki perawatan yang mudah dan praktis, bahkan tak perlu banyak disiram air. Pada dasarnya, sukulen tidak memerlukan banyak air untuk tumbuh, sebab tanaman ini berasal dari daerah dengan iklim kering. Mengutip Gardenista, jika sukulen tumbuh di area yang lembab, upayakan agar tanaman itu tetap kering dengan mengurangi frekuensi penyiraman.
Sebaliknya, biarkan sukulen terpapar sinar matahari sebanyak mungkin. Letakkan tanaman ini di luar rumah atau di ujung jendela, biarkan sukulen menyerap sinar matahari secara maksimal agar pertumbuhannya optimal.
2. Pilih jenis sukulen, sesuaikan dengan perawatan

Tanaman sukulen memang memiliki bentuk yang beragam, inilah yang menjadikannya unik dan punya keindahan tersendiri. Jika mengalami kesulitan untuk merawat tanaman sukulen seperti echeveria, haworthia, sedum, atau jade plant, cobalah dengan jenis yang lebih mudah dirawat karena tak memerlukan treatment yang spesifik seperti agave dan lidah buaya.
Tanaman agave maupun lidah budaya memiliki bentuk seperti kaktus, namun mampu bertahan hidup di dalam ruangan dengan baik. Cukup meletakannya di sisi jendela dengan pencahayaan maksimal, kedua jenis tanaman bisa tumbuh subur tanpa perawatan ekstra.
3. Menanam sukulen di pot yang tepat

Pemiliki tanaman hias seringkali mengabaikan kebutuhan sukulen sehingga membuat tumbuhan tersebut cepat rusak atau mati. Dalam Gardenista, penulis Erin Boyle menyebut penting untuk memberi sukulen ruang untuk bernapas meski di dalam ruangan.
Jika diletakkan di luar ruangan, sukulen mungkin tak mengalami masalah berarti karena sinar matahari telah memenuhi kebutuhannya. Akan tetapi, jika tanaman tersebut berada di dalam rumah, dengan cahaya yang rendah, sebaiknya rutin untuk mengeluarkannya atau meletakan di tempat yang terpapar sinar matahari.
Selain menyoal sinar matahari, Erin juga menyarankan agar sukulen diletakkan dalam pot yang dilapisi glasir atau lapisan kaca tipis pada bagian permukaannya. Pasalnya, menanam sukulen di pot seperti itu dapat membantu tanaman tersebut untuk mengalirkan air sepenuhnya dan mencegahnya menjadi tergenang.


















