ilustrasi bekerja (pexels.com/Antoni Shkraba)
Kamu mungkin sering berpikir ingin mencari pekerjaan baru, tetapi tidak pernah benar-benar mengambil langkah untuk mempersiapkannya. CV masih belum diperbarui, portofolio belum dirapikan, dan informasi lowongan pun jarang diperiksa.Alasannya bisa bermacam-macam, tetapi salah satunya adalah keyakinan bahwa kamu tidak akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
Akhirnya, kamu terus bertahan karena merasa tidak memiliki alternatif. Padahal, menyiapkan pilihan tidak sama dengan harus segera resign. Kamu bisa mulai memperbarui CV, meningkatkan keterampilan, membangun jaringan profesional, dan menyisihkan dana darurat sesuai kemampuan. Langkah-langkah kecil tersebut dapat membantumu merasa lebih siap ketika ingin mengambil keputusan di kemudian hari.
Bertahan di pekerjaan karena takut menganggur bukan berarti kamu lemah atau tidak berani mengambil risiko. Mempertahankan penghasilan bisa menjadi keputusan yang masuk akal, terutama ketika ada kebutuhan finansial yang harus dipenuhi. Namun, rasa takut sebaiknya tidak menjadi satu-satunya alasan untuk terus bertahan.
Kamu tidak harus langsung resign untuk mulai mengubah keadaan. Cobalah mengevaluasi hal-hal yang membuatmu tidak nyaman, mencari peluang kerja lain, dan menyiapkan kondisi finansial sebelum mengambil keputusan besar. Dengan begitu, kamu bisa menentukan arah karier berdasarkan pertimbangan yang matang, bukan semata-mata karena takut menganggur.