Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Atur Waktu agar Ambisi Tidak Membuat Kewalahan seperti Upin Ipin

2 min read
Cara Atur Waktu agar Ambisi Tidak Membuat Kewalahan seperti Upin Ipin
plot twist di serial Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)
  • Manajemen waktu membantu menentukan prioritas, membagi tugas, dan menyusun rencana agar pekerjaan selesai dengan baik.

  • Fokus pada satu tugas dan berani menolak pekerjaan tambahan dapat mengurangi beban jadwal.

  • Produktivitas bisa ditingkatkan dengan mengenali waktu konsentrasi terbaik dan menjadwalkan sesi kerja yang efektif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setiap orang memiliki waktu 24 jam sehari, hanya saja cara memanfaatkannya berbeda-beda. Beberapa orang dapat menentukan seberapa banyak target yang berhasil dicapai, sementara sebagian lainnya merasa kehilangan banyak waktu.

Menariknya, kebiasaan mengatur waktu juga bisa kita pelajari dari hal-hal sederhana, termasuk melalui keseharian Upin dan Ipin. Dua bocah kembar dalam serial animasi ini, kerap menghadapi berbagai kegiatan dan tugas yang perlu diselesaikan.

Manajemen waktu juga menunjukkan kemampuan mengelola diri agar setiap kegiatan dapat berjalan lebih efektif. Dengan manajemen waktu yang baik, kita juga bisa menghindari pekerjaan yang menumpuk dan mengurangi tekanan akibat tenggat waktu. Lalu, bagaimana manajemen waktu yang efektif agar tidak kewalahan?

  1. 1. Membagi tugas berdasarkan skala waktu dan prioritas

    Ipin, Mail dan Dzul duduk berdampingan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
    Ipin, Mail dan Dzul duduk berdampingan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Time management merupakan kemampuan yang berkaitan erat dengan keterampilan memecahkan masalah (problem solving), menetapkan target yang realistis, serta membagi tugas sesuai prioritas. Demikian informasi yang dimuat di laman Britannica. Kita perlu menentukan prioritas, mengalokasikan waktu, dan menyusun rencana agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik.

    Manajemen waktu dapat diterapkan dengan melakukan persiapan dan perencanaan yang baik. Misalnya, dengan membuat daftar tugas, mengaturnya sesuai dengan prioritas dan urgensi. Manajemen waktu juga bisa dilakukan dengan melakukan pembagian tugas ke skala waktu yang lebih luas, misalnya menjadwalkan tugas ke bulan, minggu, hingga hari.

  2. 2. Hindari multitasking dan katakan tidak

    Ehsan, Ijat, dan orang tuanya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
    Ehsan, Ijat, dan orang tuanya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Hindari membebani jadwal dengan melakukan tugas secara tidak efisien. Multitasking bisa meningkatkan kesalahan sehingga menurut laman University of Applied Sciences Europe, sebaiknya fokus pada satu tugas dalam satu waktu hingga selesai untuk hasil yang lebih baik.

    Selain itu, hindari menambah beban dengan selalu menerima setiap tugas. Pahami bahwa waktu dan energimu terbatas sehingga lebih baik fokus pada prioritas utamamu. Melindungi waktu pribadi juga menjadi hal yang penting. Dalam Upin dan Ipin, dua bocah ini juga menunjukkan sikap yang tegas untuk menolak ketika memiliki urgensi lain.

  3. 3. Meningkatkan produktivitas dan meminimalkan procrastination

    Upin & Ipin memanen sayuran (dok. Les' Copaque/Upin & Ipin)
    Upin & Ipin memanen sayuran (dok. Les' Copaque/Upin & Ipin)

    Sangat penting untuk menggunakan waktu seefektif dan seefisien mungkin. Pahami tentang pembagian waktu produktivitas yang dibagikan oleh laman resmi Universitas Melbourne. Identifikasi hal-hal di bawah ini:

    • Waktu konsentrasi terbaik untukmu: Pagi/siang/malam
    • Blok waktu yang dimiliki: Jadwalkan untuk waktu konsentrasi terbaik dengan mempertimbangkan keluarga dan lingkungan
    • Jadwalkan sesi yang singkat dan intensif daripada panjang namun kurang efektif: Jadwalkan istirahat selama 1-2 jam di antaranya.

    Beberapa trik di atas bisa diterapkan untuk kamu yang ingin menjalani kegiatan secara lebih efektif. Pilih strategi yang dapat meningkatkan produktivitas kamu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More