Banyak orang mengira burnout di kantor selalu datang dari beban kerja yang terlalu berat. Padahal, akar masalahnya sering kali bukan di tugas, melainkan di gaya kepemimpinan atasan. Bos yang terlihat “sibuk” dan “tegas” belum tentu sehat untuk timnya. Tanpa sadar, kepemimpinan buruk bisa menggerus motivasi kerja sedikit demi sedikit.
Awalnya mungkin kamu merasa cuma lelah biasa atau kurang istirahat. Lama-lama, rasa capek itu berubah jadi malas, sinis, bahkan cemas setiap hari kerja. Kalau kondisi ini terjadi terus-menerus, bisa jadi lingkungan kerjamu sedang tidak sehat. Yuk simak tipe toxic leadership yang sering dianggap normal, padahal jelas-jelas tanda kantor red flag.
