Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Biar Gak Terlalu Lemas saat Kerja setelah Kurang Tidur
Ilustrasi minum kopi (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Setelah kurang tidur, jaga cairan tubuh dan pilih sarapan mengenyangkan dengan karbohidrat, protein, serta serat agar energi untuk memulai kerja tetap terdukung.
  • Prioritaskan tugas yang paling membutuhkan konsentrasi saat fokus masih baik, buat daftar kerja bertahap, dan periksa ulang pekerjaan teliti untuk mengurangi detail terlewat.
  • Ambil jeda singkat atau tidur siang bila memungkinkan, batasi kafein terutama menjelang tidur, serta utamakan istirahat dan keselamatan ketika kantuk mengganggu konsentrasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kurang tidur semalam bisa membuat tubuh terasa berat ketika harus kembali bekerja. Mata mengantuk, konsentrasi menurun, dan pekerjaan sederhana pun bisa terasa lebih sulit dari biasanya. Kondisi ini bisa membuatmu membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan aktivitas yang biasanya terasa mudah.

Kalau sesekali mengalami malam dengan waktu tidur yang kurang, kamu bisa menyesuaikan aktivitas agar hari kerja tetap berjalan dengan lebih nyaman. Atur prioritas, berikan tubuh waktu untuk beristirahat, dan hindari memaksakan diri ketika energi mulai menurun.

Namun, jangan menjadikan kurang tidur sebagai kebiasaan yang harus terus ditahan. Setelah melewati hari kerja, usahakan kembali mendapatkan waktu tidur yang cukup agar tubuh punya kesempatan untuk memulihkan energi. Berikut lima tips menghadapi hari kerja setelah kurang tidur.

1. Minum air putih setelah bangun

Ilustrasi minum air (magnific.com/jcomp)

Setelah bangun tidur, mulai pagi dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Kamu bisa menyediakan segelas air di dekat tempat tidur agar lebih mudah mengingat untuk minum setelah bangun. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu memulai aktivitas pagi dengan lebih nyaman.

Bawa juga botol minum saat berangkat kerja supaya kamu bisa minum secara berkala sepanjang hari. Letakkan di tempat yang mudah terlihat agar kamu gak lupa ketika mulai sibuk dengan pekerjaan.

Ketika tubuh terasa lelah, tetap perhatikan kebutuhan cairan selama beraktivitas. Minum secara berkala sesuai kebutuhan tubuh bisa menjadi bagian sederhana dari rutinitas menjaga kondisi tubuh selama hari kerja.

2. Pilih sarapan yang cukup mengenyangkan

Ilustrasi makan (pexels.com/Kevin Malik)

Jangan melewatkan sarapan hanya karena bangun kesiangan. Pilih makanan yang praktis tetapi tetap memberikan energi untuk memulai aktivitas. Kamu bisa menyiapkan pilihan sederhana seperti roti dan telur, oatmeal dengan buah, atau nasi dengan lauk yang mudah disiapkan.

Kamu bisa memilih kombinasi makanan yang mengandung sumber karbohidrat, protein, dan serat sesuai kebutuhanmu. Gak perlu membuat menu yang rumit atau menghabiskan banyak waktu di pagi hari. Yang penting, pilih makanan yang cukup mengenyangkan dan sesuai dengan kebiasaanmu.

Kalau gak sempat makan di rumah, siapkan makanan dari malam sebelumnya agar pagi gak semakin terburu-buru. Menyiapkan sarapan lebih awal juga membuatmu punya lebih banyak waktu untuk bersiap sebelum berangkat.

3. Kerjakan tugas penting saat fokus masih lebih baik

Ilustrasi fokus bekerja (pexels.com/ Kampus Production)

Setelah tiba di kantor, tentukan pekerjaan yang paling membutuhkan konsentrasi. Kalau memungkinkan, kerjakan tugas tersebut lebih awal sebelum rasa lelah semakin terasa. Pilih satu pekerjaan utama untuk diselesaikan terlebih dahulu agar perhatianmu gak terbagi ke terlalu banyak hal.

Buat daftar singkat agar kamu gak perlu mengingat banyak hal sekaligus. Urutkan pekerjaan berdasarkan tingkat kepentingan dan tenggat waktunya, lalu kerjakan secara bertahap. Dengan begitu, kamu punya gambaran yang lebih jelas tentang apa yang perlu dilakukan sepanjang hari.

Untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi, luangkan waktu ekstra untuk mengecek kembali hasilnya. Saat tubuh masih terasa lelah, kamu mungkin lebih mudah melewatkan detail kecil. Pemeriksaan ulang bisa membantu mengurangi kesalahan sebelum pekerjaan dikirim atau diselesaikan.

4. Ambil jeda singkat

Iustrasi ambil jeda sejenak (freepik.com/ Drazen Zigic)

Jangan memaksakan diri duduk di depan layar tanpa berhenti selama berjam-jam. Saat energi sedang terbatas, beri tubuh kesempatan untuk bergerak dan beristirahat sejenak. Kamu bisa berdiri, berjalan sebentar, minum air, atau mengalihkan pandangan dari layar untuk mengistirahatkan mata.

Kalau tempat kerja memungkinkan, kamu juga bisa memanfaatkan waktu istirahat siang untuk tidur singkat. Gak perlu terlalu lama, cukup gunakan waktu yang tersedia untuk membuat tubuh terasa lebih segar sebelum kembali bekerja.

Jeda kecil seperti ini bisa membantu hari kerja terasa lebih ringan ketika energi sedang terbatas. Kamu juga jadi punya kesempatan untuk mengembalikan perhatian sebelum melanjutkan tugas berikutnya. Jangan merasa harus terus bekerja tanpa berhenti hanya karena ingin menyelesaikan semuanya lebih cepat.

5. Jangan terlalu mengandalkan kafein

Ilustrasi minum kopi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kopi atau minuman berkafein memang bisa membantu membuatmu lebih waspada untuk sementara. Namun, konsumsi terlalu banyak atau terlalu dekat dengan waktu tidur bisa mengganggu tidur berikutnya. Kalau ingin minum kopi, perhatikan jumlah dan waktunya agar gak mengganggu waktu istirahat malam.

Setelah hari kerja selesai, prioritaskan waktu tidur yang cukup agar tubuh punya kesempatan untuk memulihkan energi. Kurang tidur bisa membuat hari kerja terasa lebih berat, jadi gak perlu menuntut diri untuk bekerja dengan energi seperti biasanya. Fokus pada tugas penting, buat ritme yang realistis, dan manfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin.

Kalau rasa kantuk sampai membuatmu sulit berkonsentrasi, terutama saat harus berkendara atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan kewaspadaan tinggi, utamakan keselamatan dan cari cara untuk beristirahat. Satu malam kurang tidur mungkin bisa terjadi, tetapi tidur yang cukup tetap menjadi bagian penting dari menjaga tubuh agar siap menjalani hari berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article