Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa yang Harus Dikatakan Kepada Rekan Kerja yang Terkena PHK?

terkena PHK
ilustrasi terkena PHK (freepik.com/freepik)

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bukan hanya tentang kehilangan pekerjaan, tetapi juga kehilangan identitas diri, stabilitas, dan koneksi seseorang. Setiap orang tentu tidak ingin mengalami kondisi ini dalam kehidupan mereka. Oleh karenanya, ketika ada temanmu yang baru saja terkena PHK, kamu bisa sedikit memahami betapa sedih, kaget, bingung, dan kecewanya dia saat harus menerima kenyaataan pahit tentang pekerjaannya.

Menurut Dawn Smith-Camacho, seorang pelatih karier dan kehidupan, dikutip dari WikiHow, saat kamu menjalin hubungan positif dengan rekan kerja yang di-PHK, tanpa disadari kamu pun ikut merasakan perasaan yang sama. Rasa takut, sedih, dan kecewa yang ia alami bisa membuatmu merasakan kehilangan.

“PHK sering kali terasa seperti sebuah keterputusan, bukan hanya dari pekerjaan, tetapi juga dari rekan-rekan kerja,” ujar Dawid Wiącek, pelatih karier dan komunikasi, dilansir The Muse. “Kamu mungkin telah menghabiskan banyak waktu bersama mereka. Jadi, sangat bijaksana bila kamu menghubungi dan mengatakan sesuatu, bahkan kepada mereka yang tidak terlalu dekat denganmu,” sarannya.

Dengan mengakui kepergian mereka, mereka mungkin merasa tetap dihargai, didengar, dan terhubung walau harus berpisah. Maka dari itu, simak beberapa hal yang bisa kamu katakan kepada rekan kerja yang terkena PHK.

1. Hal yang bisa kamu lakukan saat mengucapkan selamat tinggal kepada rekan kerja yang di PHK

ilustrasi sedih (pexels.com/Michael Burrows)
ilustrasi sedih (pexels.com/Michael Burrows)

Menghubungi rekan kerja yang terkena PHK mungkin akan terasa canggung pada awalnya. Namun, penting diingat, jika melakukan hal ini dengan penuh empati dan rasa hormat, kamu bisa membuat perbedaan yang berarti. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat mengucapkan selamat tinggal kepada rekan kerja yang di PHK:

  1. Hubungi secara langsung: Menghubungi mereka secara langsung akan terasa lebih tulus dan bermakna, dibandingkan harus mengucapkan lewat obrolan grup WhatsApp atau di sosial media lainnya.
  2. Validasi perasaan mereka: Terkadang, saat seseorang dalam keadaan terpuruk, yang ia inginkan hanyalah tempat untuk didengar. Jadi, menurut Smith-Camacho, akan lebih baik bila kamu tidak memberikan nasihat apa pun tanpa diminta. Sebaliknya, berikan ruang dan waktu bagi rekan kerjamu untuk memproses emosi yang dialami.
  3. Bersikaplah spesifik jika kamu ingin menawarkan bantuan: Apabila kamu bersedia menawarkan bantuan, lakukanlah dengan sungguh-sungguh dan jangan setengah-setengah. Tawarkan bantuan yang memang kamu sanggup melakukannya, misal membagikan informasi lowongan kerja yang relevan, mengenalkannya kepada kolega, atau memberikan rekomendasi profesional melalui LinkedIn.

2. Ketahui bagaimana dan kapan harus menghubungi

ilustrasi menelepon (pexels.com/Uriel Mont)
ilustrasi menelepon (pexels.com/Uriel Mont)

Pesan yang tulus dan bermakna akan tersampaikan jika kamu mengetahui cara, waktu, dan platform yang tepat. Pesan singkat melalui WhatsApp, email, atau DM di media sosial biasanya adalah cara terbaik. Apabila kamu tidak cukup dekat dengan rekan kerja yang di-PHK, tidak masalah. Tetap mengirimkan pesan singkat secara personal dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi dirinya.

“Beberapa orang begitu kewalahan, terkejut, dan putus asa karena telah kehilangan pekerjaan. Mereka bahkan tidak tahu harus mulai dari mana,” kata Wiącek. “Jadi, kata-kata yang berisi empati dan dukungan akan sangat membantu mereka memproses situasi atau mulai tergerak melamar pekerjaan lain,” imbuhnya.

Wiącek juga mengatakan, tidak semua orang siap untuk mengobrol atau menerima bantuan dengan segera. Beberapa orang bisa langsung mencari pekerjaan dalam waktu singkat, tapi yang lain mungkin butuh waktu untuk berduka. Oleh sebab itu, pahami kondisi emosional mereka sebelum kamu mengajak untuk bicara.

3. Contoh pesan yang bisa kamu sampaikan kepada rekan kerja yang terkena PHK

rekan kerja
ilustrasi rekan kerja (pexels.com/Moe Magners)

Di bawah ini, ada beberapa contoh pesan singkat yang bisa kamu sampaikan kepada rekan kerja yang terkena PHK:

  1. Aku turut sedih mendengar kabar PHK yang kamu alami. Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih atas semua hal yang sudah kamu ajarkan selama kita menjalin kerja sama di tempat ini. Banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang aku dapat darimu. Semoga ke depannya kita bisa tetap terhubung, meski kamu nanti sudah di tempat kerja yang baru.”
  2. Aku baru saja mendengar kabar buruk ini, dan jujur aku ikut prihatin. Bekerja sama denganmu menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama aku di sini. Aku banyak belajar darimu dan tentu akan merindukan kebersamaan kita, termasuk obrolan dan canda tawa kita. Aku tahu situasi ini tidak mudah, tapi aku yakin kamu akan menemukan kesempatan yang jauh lebih baik ke depannya.”
  3. Aku sangat menyesal atas PHK yang menimpamu. Aku benar-benar menghargai setiap momen bekerja sama denganmu. Kamu merupakan salah satu anggota paling berbakat di tim ini dan aku yakin kamu akan memperoleh pekerjaan yang lebih baik lagi. Jika kamu ingin membicarakan hal-hal terkait pekerjaan, aku siap membantu!”

Bagaimanapun PHK adalah kondisi yang sangat berat bagi setiap pekerja. Karenanya, penting untuk memberikan dukungan penuh guna membantu mereka pulih dan kembali semangat meniti karier di ruang yang baru.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Gaya Feminin Minimalis ala Prilly Latuconsina, Cocok buat Valentine

02 Feb 2026, 11:20 WIBLife