“Seprai putih memang cenderung menguning seiring waktu. Namun, salah satu hal yang mempercepat proses menguningnya ialah karena paparan rutin terhadap cairan tubuh seperti keringat dan minyak tubuh yang dapat meninggalkan residu,” jelas pakar kebersihan dan pendiri Detoorp, Danny Leung, dilansir Real Simple.
Ini Alasan Kenapa Seprai Putih Terlihat Kusam, Jangan Anggap Remeh!

Seprai putih tidak hanya memberikan sentuhan mewah pada kamar tidurmu, tetapi juga dapat menciptakan suasana ruang yang terlihat bersih dan cerah. Namun, mempertahankan warna putih pada seprai bisa menjadi tantangan tersendiri. Meskipun sudah dicuci dengan hati-hati, seprai yang semula berwarna putih cerah bisa saja berubah menjadi keabu-abuan tanpa kamu sadari.
Ada beberapa faktor umum yang memicu seprai putih menjadi kusam, dan mengetahui faktor-faktor tersebut merupakan langkah awal agar kamu bisa menjaganya tetap bersih. Berikut ini beberapa alasan kenapa seprai putih terlihat kusam.
1. Ada transfer keringat, kotoran, dan minyak dari kulit ke seprai

Salah satu alasan mengapa seprai putih berubah menjadi kusam bukan hanya disebabkan oleh kesalahan pencucian, tetapi juga kebiasaan sehari-hari. Misalnya, ketika kamu berbaring di atas kasur dalam keadaan tubuh kotor atau berkeringat, tentu keringat, minyak, dan kotoran yang menempel di kulit tubuhmu akan mudah berpindah ke seprai yang kamu gunakan.
2. Tidak memisahkan seprai putih dengan pakaian lain

Alasan kedua seprai putih bisa menjadi kusam adalah tidak memisahkannya dengan pekaian lain. Kamu mungkin sering mendengar saran kalau pakaian putih sebaiknya dicuci terpisah dengan pakaian berwarna. Sayangnya, ini juga berlaku ketika kamu hendak mencuci seprai berwarna putih.
“Pewarna dari kain yang lebih gelap, termasuk merah, hitam, biru, dan hijau dapat "luntur" di mesin cuci dan memengaruhi warna seprai putih yang kamu punya,” kata Suzi Samaddar, desainer interior, dikutip dari Real Simple. “Bahkan barang-barang berwarna lama pun terkadang bisa luntur warnanya. Oleh sebab itu, pisahkan seprai putih dengan kain berwarna apa pun sebisa mungkin agar seprai putih kamu tetap cerah dan tampak seperti baru,” tambahnya.
3. Terdapat residu deterjen yang masih menempel pada seprai

Tanpa disadari, ketika kamu tidak membilas seprai dengan baik, deterjen akan dengan mudah menumpuk pada seprai dan membuatnya terlihat kusam. Guna mencegah hal itu terjadi, pastikan kamu menggunakan deterjen dan air bersih dalam takaran yang pas. Di sisi lain, beberapa jenis mesin cuci juga telah dilengkapi fitur bilas tambahan, sehingga seprai dan pakaian lain dapat dibilas secara maksimal.
Dilansir Homes and Gardens, pemilik EC House Cleaning, Eliana Coca, memberitahu bahwa menambahkan setengah cangkir soda kue dan setengah cangkir cuka putih dalam proses pembilasan bisa membantu menghilangkan sisa deterjen yang tertinggal, bahkan dapat mencerahkan pakaian putih secara alami.
“Soda kue yang dicampur deterjen dapat meningkatkan daya pembersih karena sifat abrasif alaminya, sekaligus membantu memecah noda dan residu. Sementara cuka apel berfungsi memutihkan seprai, menghilangkan warna kusam pada kain,” terangnya.
4. Seprai tidak disimpan dengan benar

Seprai yang disimpan sembarangan juga bisa membuatnya berubah menjadi keabu-abuan dan kusam. Terlebih jika kamu menyimpannya di tempat yang lembap. Tindakan ini bisa mengakibatkan uap air terperangkap dalam serat-serat seprai, menciptakan ruang bagi kuman dan jamur berkembang biak.
Seprai yang sudah terkontaminasi bakteri dan jamur akan menimbulkan bau tak sedap. Parahnya lagi, jika dibiarkan dan digunakan tanpa dicuci bersih terlebih dahulu, dikhawatirkan bisa memicu datangnya penyakit.
5. Kamar tidur yang berdebu

Apabila kamu merasa sudah menggunakan seprai putihmu dengan baik. Dalam hal ini, tidak mengotorinya dan tidak membuatnya terkena noda, tapi seprai putihmu tetap berubah menjadi kusam, bisa jadi ini disebabkan oleh kamar tidurmu sendiri, yaitu kamarmu mudah berdebu.
Rumah yang terletak persis di depan jalan raya atau jalan utama akan lebih mudah berdebu dibandingkan rumah yang terletak jauh dari jalan raya. Selain itu, membiarkan jendela dan pintu rumah terbuka terlalu lama, apalagi saat siang hari berpotensi debu dari luar masuk ke dalam dan menempel pada barang-barangmu, termasuk seprai putih kesayanganmu.
“Debu memang bukan faktor utama yang dipikirkan orang ketika mendapati seprai putih mereka sudah menguning atau tampak kusam. Padahal, tanpa disadari partikel debu yang menempel pada seprai bisa menyebabkan seprai jadi kusam. Sebagai solusi, kamu dapat mencucinya secara teratur, idealnya seminggu sekali untuk mempertahankan warna putihnya,” jelas Leung.
Kasur yang empuk dibalut seprai putih bersih bisa membuat tidurmu menjadi lebih nyenyak, bukan? Bagi kamu si pencinta seprai putih, beberapa faktor di atas penting diperhatikan supaya kamu bisa merawat seprai putih agar selalu awet.


















