Tidak semua pekerjaan terlihat seperti pekerjaan. Mengingat jadwal keluarga, memastikan stok kebutuhan rumah tidak habis, memikirkan agenda anak, sampai menjadi orang pertama yang dicari ketika ada masalah merupakan bentuk kerja yang menghabiskan waktu dan energi, meski tidak selalu terlihat atau mendapatkan imbalan. Beban seperti ini sering disebut invisible labor karena kontribusinya mudah luput dari perhatian.
Masalahnya, pekerjaan yang tidak terlihat juga sering dianggap tidak melelahkan. Padahal, ketika dilakukan terus-menerus tanpa pembagian tanggung jawab yang seimbang, invisible labor dapat menjadi salah satu sumber burnout. Lantas, apa saja bentuknya? Yuk, kenali enam di antaranya berikut ini!
