Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu Tren Bedazzling? Hobi Menghias Benda dengan Rhinestone

Apa Itu Tren Bedazzling? Hobi Menghias Benda dengan Rhinestone
ilustrasi perempuan menghias wajah dengan permata (pexels.com/gabby-k)
  • Bedazzling adalah teknik menghias benda sehari-hari dengan rhinestone, kristal, atau ornamen berkilau untuk menciptakan tampilan unik yang mencerminkan gaya personal.
  • Tren ini kembali populer lewat estetika Y2K, TikTok, Instagram, dan komunitas DIY, dengan kebebasan memilih warna, pola, serta jumlah hiasan.
  • Proses menempel rhinestone secara berulang membutuhkan fokus, dapat mengalihkan perhatian dari scrolling, serta bisa dilakukan pemula sendiri atau bersama teman dan komunitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau akhir-akhir ini media sosial kamu dipenuhi casing ponsel penuh kristal, botol minum berkilauan, hingga aksesori bertabur permata, kamu sedang melihat kebangkitan bedazzling. Tren menghias benda sehari-hari dengan rhinestone, kristal, atau ornamen berkilau ini kembali populer berkat estetika Y2K dan konten DIY di media sosial.

Menariknya, bedazzling bukan sekadar membuat barang terlihat lebih glamor, tetapi juga menjadi aktivitas kreatif yang bisa membuat kita sejenak lepas dari layar. Lantas, apa itu bedazzling dan mengapa tren ini kembali populer? Yuk, simak selengkapnya dalam artikel berikut!

  1. 1. Bedazzling adalah seni menghias benda dengan rhinestone

    ilustrasi batu permata
    ilustrasi batu permata (pexels.com/arola-g)

    Secara sederhana, bedazzling adalah teknik menghias benda dengan rhinestone, kristal, permata imitasi, atau ornamen berkilau lainnya. Casing ponsel, botol minum, sisir, buku, kotak makeup, hingga casing AirPods dapat dihias untuk membuatnya lebih unik dan mencerminkan gaya personal pemiliknya.

    Rhinestone biasanya ditempelkan satu per satu menggunakan lem atau alat aplikator, tetapi pemula juga bisa menggunakan stiker maupun pita rhinestone yang lebih praktis. Tidak harus memenuhi seluruh permukaan, beberapa kristal sebagai aksen pun sudah cukup untuk memberikan sentuhan berkilau.

    “Salah satu hal favorit saya tentang bedazzling adalah kamu benar-benar bisa membuat benda sehari-hari yang paling biasa menjadi begitu menyenangkan dan indah. Ini membawa momen-momen kecil yang penuh kebahagiaan dan ekspresi ke benda seperti charger ponselmu,” ujar Allie Joy, art therapist dan licensed professional counselor, dikutip dari TIME.

  2. 2. Tren Y2K yang kembali populer dengan cara baru

    ilustrasi permata
    ilustrasi permata (pexels.com/jimbear)

    Kebangkitan bedazzling tidak lepas dari popularitas estetika Y2K, terutama gaya yang berkembang pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Saat itu, rhinestone, glitter, kristal, dan ornamen mencolok banyak menghiasi pakaian, aksesori, hingga barang elektronik. Kini, gaya tersebut kembali populer melalui TikTok, Instagram, dan komunitas DIY dengan pilihan objek yang semakin beragam.

    Namun bedazzling bukan sekadar menghidupkan kembali tren lama, melainkan juga menjadi cara untuk mengekspresikan gaya pribadi. Setiap orang bebas memilih warna, bentuk, jumlah, hingga pola rhinestone sesuai selera tanpa harus mengikuti desain tertentu. Perpaduan antara nostalgia Y2K dan kebebasan personalisasi inilah yang membuat bedazzling kembali menarik perhatian.

  3. 3. Bedazzling bisa menjadi aktivitas kreatif yang menenangkan

    ilustrasi DIY aksesoris manik
    ilustrasi DIY aksesoris manik (shopee.com/Kyopta)

    Di balik tampilannya yang berkilau, bedazzling juga membutuhkan konsentrasi dan gerakan berulang. Proses mengambil, menempatkan, dan menempelkan rhinestone satu per satu membuat perhatian lebih terarah pada aktivitas yang sedang dilakukan. Menurut Allie Joy, gerakan repetitif tersebut dapat membantu sistem saraf, regulasi emosi, dan meredakan stres.

    “Gerakan yang berulang sangat baik untuk sistem saraf, regulasi emosi, dan meredakan stress,” ujar Allie Joy.

    Selain membutuhkan fokus, bedazzling juga melibatkan sentuhan langsung saat seseorang memegang dan menempelkan rhinestone satu per satu. Aktivitas ini dapat membantu mengalihkan perhatian dari ponsel dan membuat seseorang lebih hadir dalam momen yang sedang dijalani. Meski bukan pengganti terapi profesional, bedazzling dapat menjadi kegiatan kreatif yang menyenangkan dan menenangkan bagi sebagian orang.

  4. 4. Hobi ini bisa membantu mengurangi kebiasaan scrolling

    ilustrasi perempuan menghias wajah dengan permata
    ilustrasi perempuan menghias wajah dengan permata (pexels.com/kaplanart)

    Salah satu hal menarik dari tren bedazzling adalah popularitasnya di media sosial justru mendorong orang untuk meletakkan ponsel. Banyak yang menemukan inspirasinya dari TikTok dan Instagram, lalu menghabiskan waktu dengan menghias barang sendiri. Proses yang membutuhkan fokus ini pun bisa menjadi alternatif untuk mengurangi kebiasaan scrolling dan waktu di depan layar.

    “Kita bisa menggunakan berbagai aplikasi untuk mencoba mengurangi waktu di depan layar, tetapi terlibat dalam proyek kreatif benar-benar dapat membantu kita melepaskan diri dan kembali menikmati momen saat ini,” ujar Allie Joy.

    Joy juga mengatakan bahwa saat melakukan bedazzling, dirinya begitu terlibat dalam proses hingga tidak lagi memikirkan ponsel. Hal serupa dirasakan sejumlah orang yang memilih mengisi waktu luang dengan menghias barang daripada terus scrolling. Jadi, daya tarik bedazzling bukan hanya hasil akhirnya yang berkilau, tetapi juga proses menciptakan sesuatu dengan tangan sendiri.

  5. 5. Bisa dilakukan siapa saja dan menjadi aktivitas bersama

    ilustrasi perempuan menghias wajah dengan permata
    ilustrasi perempuan menghias wajah dengan permata (pexels.com/gabby-k)

    Bedazzling tidak mengharuskan seseorang memiliki kemampuan seni khusus karena bisa dimulai dari benda sederhana. Pemula dapat mencoba menghias casing AirPods, charger, botol minum, buku, jurnal, atau sisir sebelum beralih ke proyek yang lebih besar. Desainnya pun tidak harus penuh rhinestone karena beberapa kristal sebagai aksen sudah cukup untuk menyesuaikan dengan gaya masing-masing.

    Tak hanya dilakukan sendiri, bedazzling juga bisa menjadi aktivitas seru bersama teman, keluarga, atau komunitas. Workshop bedazzling kini mulai hadir di toko buku independen, perpustakaan, toko kerajinan, hingga ruang komunitas. Selain menyalurkan kreativitas, kegiatan ini juga bisa menjadi cara untuk bersosialisasi dan bertemu orang baru.

    Pada akhirnya, bedazzling bukan sekadar tren membuat barang lebih berkilau, tetapi juga cara seru untuk mengekspresikan diri dan mengasah kreativitas. Tertarik ikut mencoba tren Y2K yang satu ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More