Comscore Tracker

5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Sutradara Film

Gak cukup kreatif, kudu tipis-tipis paham teknis

Mungkin di kepalamu, pekerjaan sutradara hanya sebatas bilang 'cut', memecat kru seenak jidat, dan petentengan di lokasi. Realitanya, tanggung jawab mereka lebih berat dari yang kamu kira. 

Dilansir Studiobinder, sutradara bertugas mengelola semua aspek kreatif produksi. Mereka menyutradarai sebuah film dengan mengubah naskah menjadi visual, sambil mengarahkan pemeran hingga kru teknis secara bersamaan. Saking penting dan banyaknya tanggung jawab, sutradara bak nabi di studio. 

Lalu, apa yang harus kita lakukan agar dapat menjadi sutradara yang handal? Pertama-tama kamu bisa coba terapkan deretan keterampilan dasar di bawah ini. Skill berikut adalah garis start yang sempurna karena tak butuh peralatan canggih atau modal banyak, hanya semangat dan tekad yang kuat. 

1. Kreatif dalam bercerita

5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Sutradara Filmilustrasi sutradara dengan visi kreatif (unsplash.com/jakobowens1)

Seorang sutradara yang brilian, harus dapat mengarahkan kreativitasnya untuk menciptakan cerita yang unik dan orisinil. Hal ini bisa dicapai ketika seorang sutradara paham betul apa yang ingin dia sampaikan dan bagaimana cara menyampaikannya melalui medium film. 

Tugas sutradara adalah menafsirkan pesan, mood dan gaya visual dari sebuah skenario. Mewujudkan hal-hal tersebut butuh imajinasi dan selera artistik yang baik. 

2. Komunikasi yang lancar

5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Sutradara Filmilustrasi sutradara komunikatif (unsplash.com/jakobowens1)

Film dapat dipahami sebagai rantai komunikasi yang tak terputus dari penulis, sutradara, sampai penonton. Sebelum memikat hati penonton, kamu harus mampu mengkomunikasikan visimu ke kru dan dapat menyampaikan arahan yang mudah dimengerti kepada aktor dan aktrismu. 

Dilansir Indie Wire, sutradara bagaikan seperti lensa yang memfokuskan cahaya-cahaya talenta milik kru dan para pemeran. Komunikasi adalah keterampilan yang tak bisa ditawar karena industri film adalah bidang pekerjaan kolaboratif.

3. Kepemimpinan dan keahlian manajemen

5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Sutradara Filmilustrasi rencana harian shooting sutradara (unsplash.com/lucasdixsept)

Seperti yang dibahas, penyutradaraan tak sebatas menafsirkan naskah dan mendongeng ria. Sutradara handal harus mampu mengelola tim untuk menghasilkan hasil akhir yang sempurna.

Penting untuk membiasakan diri bekerja secara terstruktur dan efisien karena semakin besar skala produksi film, semakin besar juga risiko yang diemban. Alangkah baiknya ketika sutradara dan seluruh kepala divisi sudah punya rencana dan target harian yang matang.

Untuk menyusun rencana yang efektif, kamu harus paham bagaimana keterampilan kru tertentu dapat berkontribusi ke dalam produk akhirmu. Dengan begitu, seorang sutradara bisa memperkirakan apa saja yang dibutuhkan sebelum menekan tombol 'record'

Baca Juga: 9 Profesi Tidak Biasa yang Ada di Drama Korea

4. Setidaknya paham teknis secara sederhana

5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Sutradara Filmilustrasi calon sutradara yang rajin belajar teknis (unsplash.com/plagness)

Tanpa pengetahuan teknis, seorang sutradara akan kesulitan untuk memberikan instruksi atau bahkan memahami bagaimana mencapai visi kreatifnya. Setidaknya, sutradara harus mengerti cara membingkai shot, memiliki pengetahuan dasar pencahayaan, hingga kiat-kiat menyusun footage secara lugas dan mengalir. 

Dilansir Masterclass, Martin Scorsese percaya bahwa sutradara wajib punya pengalaman berakting agar mampu mengarahkan aktor secara efektif. Namun, hal ini bisa diaplikasikan ke semua bidang keahlian.

Pengalaman mencicipi keahlian lain memberikan kita kemampuan untuk memahami cara berpikir dan berempati terhadap tantangan-tantangan yang dilalui tim kita.

5. Teliti, cermat, dan berhati-hati

5 Skill Dasar yang Wajib Dikuasai Sutradara Filmilustrasi sutradara yang teliti dan cermat (unsplash.com/jakobowens1)

Lingkungan kerja industri film tergolong hectic karena begitu banyak hal terjadi pada saat yang bersamaan. Maka dari itu, selalu tenangkan diri dan waspada sebelum merekam apapun. Luangkan waktumu untuk memeriksa monitor, perhatikan warna, detail dekorasi, pakaian aktor, hingga karakteristik cahayanya.

Sepertinya sepele tapi dalam jadwal yang padat, mudah sekali untuk melupakan hal-hal kecil seperti ini. Sebagai sutradara, pastikan kamu puas dengan apa yang kamu lihat di kamera sebelum melanjutkan proses shooting

Jangan pernah mengabaikan firasatmu jika menurutmu ada yang keliru atau kurang. Pertanyaan konyol seperti "apakah pengaturan telah disinkronkan di seluruh kamera A, B, dan C?" hingga "apa angle ini sedikit miring?" harus segera diselidiki. 

Selain hectic, bekerja di dunia film juga terkenal penuh tekanan. Sutradara pemula terancam mengabaikan hal-hal ini ketika bekerja di bawah tekanan tinggi. Pada produksi skala kecil dengan sumber daya terbatas, syuting ulang atau reshoot sangat dihindari. Maka dari itu, sutradara harus teliti, cermat, dan berhati-hati. 

Lima poin di atas hanyalah skill dasar yang wajib dikuasai sutradara film. Tentunya, untuk menjadi sutradara, masih banyak keahlian lain yang harus dipelajari, khususnya dalam hal teknis. Kira-kira, keterampilan apa lagi yang wajib dikuasai? Tulis di kolom komentar, ya!

Baca Juga: 5 Profesi yang Terbuka bagi Semua Jurusan, Berminat Melamar?

Ilham Akbar Arianto Photo Writer Ilham Akbar Arianto

Voracious Reader

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Debby Utomo

Berita Terkini Lainnya