Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Manfaat Ayah Membacakan Dongeng untuk Anak

4 Manfaat Ayah Membacakan Dongeng untuk Anak
ilustrasi ayah membacakan dongeng untuk anak (pexels.com/martproduction)

Membacakan dongeng bukan hanya rutinitas sebelum tidur, tapi juga momen hangat yang mempererat hubungan antara ayah dan anak. Aktivitas ini membawa banyak manfaat untuk perkembangan anak, baik dari sisi bahasa, emosi, sosial, maupun kreativitas.

Dengan membaca bersama ayah, anak bisa belajar bahasa, emosi, sosial, dan kreativitas sejak dini. Aktivitas ini juga membantu ayah lebih terlibat dalam pengasuhan dan menciptakan kenangan positif bersama si kecil. Yuk, simak manfaat ayah membacakan dongeng untuk anak berikut ini!

1. Meningkatkan keterampilan bahasa dan kosakata

ilustrasi ayah membaca bersama anak
ilustrasi ayah membaca bersama anak (pexels.com/rdne)

Ayah yang rutin membacakan dongeng membantu anak memperluas kosakata dan memahami struktur bahasa sejak dini. Anak tidak hanya mendengar cerita, tapi juga diajak berdiskusi, menanyakan arti kata, dan menirukan intonasi. Semua ini membuat kemampuan bahasa mereka berkembang lebih cepat dan siap menghadapi sekolah.

Menurut penelitian di Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology, ayah yang terlibat dengan anak melalui membaca buku bersama mengalami peningkatan keterampilan parenting sekaligus kesiapan sekolah dan perilaku anak prasekolah mereka. Dengan stimulasi bahasa yang konsisten, anak belajar mengekspresikan diri lebih lancar.

“Analisis kami menunjukkan bahwa ayah memiliki dampak penting dan langsung terhadap pembelajaran anak-anak mereka,” kata Dr. Jeremy Davies, Kepala Impact dan Komunikasi di Fatherhood Institute, dikutip dari The Guardian.

2. Memperkuat ikatan ayah dan anak

ilustrasi ayah membacakan dongeng untuk anak
ilustrasi ayah membacakan dongeng untuk anak (pexels.com/cottonbro)

Membacakan dongeng menjadi waktu berkualitas yang membuat anak merasa diperhatikan dan dihargai. Momen ini memungkinkan ayah memahami minat dan imajinasi anak, sekaligus menciptakan kenangan positif yang akan diingat sepanjang masa. Ikatan emosional yang kuat sejak dini membantu anak merasa aman dan percaya diri.

Kegiatan ini juga memberi ayah kesempatan untuk aktif dalam pengasuhan, bukan hanya sebagai penyedia kebutuhan sehari-hari. Anak yang merasakan keterlibatan ayah secara konsisten cenderung lebih nyaman mengekspresikan diri.

“Jika ayah juga aktif terlibat dalam pengasuhan, hal ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan anak mendapatkan nilai lebih baik di sekolah. Inilah sebabnya mendorong dan mendukung ayah untuk berbagi pengasuhan dengan ibu sejak tahap awal kehidupan anak sangat penting,” kata Dr. Helen Norman, peneliti di Leeds University Business School, dikutip dari University of Leeds.

3. Membantu perkembangan emosi dan sosial

ilustrasi ayah membacakan dongeng untuk anak
ilustrasi ayah membacakan dongeng untuk anak (pexels.com/martproduction)

Dongeng yang dibacakan ayah bisa menjadi sarana anak memahami emosi dan interaksi sosial. Ketika ayah menirukan karakter atau membahas situasi dalam cerita, anak belajar mengenali perasaan tokoh dan mengekspresikan emosinya sendiri. Aktivitas ini membuat anak lebih empatik dan siap berinteraksi dengan teman sebaya maupun guru di sekolah.

Kehadiran ayah saat membaca cerita memberi contoh bagaimana menanggapi situasi dengan tenang dan penuh perhatian. Anak belajar meniru sikap positif, seperti kesabaran dan fokus, dari cara ayah membacakan cerita. Secara bertahap, hal ini membentuk keterampilan sosial yang lebih baik dan mendukung perkembangan mental anak.

4. Menumbuhkan minat membaca dan kreativitas anak

ilustrasi membacakan buku cerita pada anak sebelum tidur (pexels.com/paveldanilyuk)
ilustrasi membacakan buku cerita pada anak sebelum tidur (pexels.com/paveldanilyuk)

Membaca bersama ayah menumbuhkan rasa cinta terhadap buku dan cerita sejak dini. Anak yang dibiasakan membaca dengan ayah cenderung lebih tertarik mengeksplorasi buku sendiri dan terdorong berkreasi melalui gambar, tulisan, atau permainan imajinatif. Aktivitas ini membuat anak tidak hanya menikmati cerita, tapi juga belajar menghubungkan ide dengan pengalaman mereka sendiri.

Selain itu, membaca bersama ayah mendorong anak untuk bertanya dan berdiskusi tentang cerita, sehingga kreativitas dan kemampuan berpikir kritis berkembang. Dengan stimulasi yang tepat, anak lebih mudah mengembangkan imajinasi, memperluas wawasan, dan mengekspresikan diri secara kreatif.

Membacakan dongeng bersama ayah ternyata punya banyak manfaat, mulai dari bahasa, kreativitas, hingga ikatan emosional anak. Luangkan beberapa menit setiap hari untuk membaca cerita bareng si kecil, dan rasakan manfaatnya langsung!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Cara Konsisten Tarawih di Bulan Ramadan Meski Capek Seharian

23 Feb 2026, 19:17 WIBLife