Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Magang, Coaching, hingga Beri Modal, Indosat Cetak Generasi Tangguh

WhatsApp Image 2025-08-28 at 15.44.56 (1).jpeg
CEO Siloam Hospitals, Caroline Riady (pegang mik) dan SVP-Head of People & Culture Indosat Ooredoo Hutchison, Lisa Qonita (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya sih...
  • Indosat membuka peluang magang untuk anak muda dari berbagai daerah, bukan hanya dari kampus ternama.
  • Perusahaan juga memberikan persiapan dan modal kepada para magang untuk bersaing di dunia kerja.
  • Indosat berharap menciptakan generasi muda yang wiraswasta dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Indosat Ooredoo Hutchison mempersiapkan anak muda di dunia kerja. Salah satunya untuk mereka yang bergabung sebagai tim magang di Indosat. Pihak Indosat sepakat dengan pernyataan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie, yang menyatakan Indonesia tidak kekurangan talenta Sumber Daya Manusia.

“Di Indonesia ini gak kurang talent-nya, kita banyak banget talent-nya. Yang kurang adalah peluangnya,” kata SVP-Head of People & Culture Indosat Ooredoo Hutchison, Lisa Qonita saat menjadi pembicara dalam Indonesia Summit 2025 dengan sesi bertajuk “Human Capital Development: Unlocking Indonesia's Economic Potential” di The Tribrata, Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

Indosat berusaha membuka peluang lewat berbagai cara terkait dengan industri teknologi, termasuk dengan menerima anak magang yang tidak berasal dari kampus-kampus ternama di Indonesia. "Salah satunya program-program yang namanya program magang itu biasanya banyak perusahaan yang cuma mencari dari top 5, top 10 universities. Nah, di Indosat kita masuk ke rural-rural, ke daerah-daerah sampai Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua. Yuk, belajar magang di Indosat,” kata Lisa.

Tak hanya menyediakan ruang untuk para anak muda untuk magang, Indosat juga mempersiapkan mereka untuk siap bersaing di dunia kerja. Lisa menyadari akan lebih banyak pencari kerja yang tidak mendapatkan peluang kerja.

“Karena dari berapa ratus ribu pencari kerja di Indonesia, terus terang kan sebetulnya peluang untuk bekerja itu hanya dua ribu sekian. Akan lebih banyak pencari kerja yang tidak bisa mendapatkan kerja. Karena memang gap-nya jauh banget antara pencari kerja dengan peluang yang ada,” kata Lisa.

Indosat berharap bisa membantu menciptakan anak muda yang berjiwa wiraswasta dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk anak muda lainnya. “Gak cuma untuk mempersiapkan mereka menjadi pekerja kantoran,” jelas Lisa.

Tak hanya mengajari, Indosat juga memberikan modal untuk para anak muda. “Kita juga kasih coaching dan mentoring, bahkan kita kasih modal untuk mereka belajar, coba bikin bisnis, apa pun bisnis yang kamu bisa. Belajar, mumpung ada modal yang kita kasih. Jadi kalau pun rugi, bukan uang kamu. Tapi kalau untung, kamu bisa dapat itu untungnya, dan kamu bisa all out, lulus kuliah, sudah siap,” kata Lisa.

Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us