Indosat Soroti Kenapa Perempuan Sulit Jadi Pemimpin di Indonesia

- Industri teknologi didominasi laki-laki, terutama di posisi leadership.
- Budaya patriarki di Indonesia menjadi penghambat perempuan untuk menjadi pemimpin.
- Indosat Ooredoo Hutchison bertekad mendoubalkan jumlah leader perempuan demi kebaikan seluruh perempuan dan laki-laki di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - SVP-Head of People & Culture Indosat Ooredoo Hutchison, Lisa Qonita, tak menampik bila industri teknologi menjadi salah satu industri yang didominasi laki-laki. Ada hal menarik dari demografi karyawan Indosat Ooredoo Hutchison.
Pada tingkatan-tingkatan awal pekerja di Indosat Ooredoo Hutchison, Lisa menyebutkan kuantitas pekerja laki-laki dan perempuan terbilang imbang.
“Tapi kok semakin ke atas, semakin lebih banyak laki-lakinya yang menjadi leaders daripada perempuannya,” kata SVP-Head of People & Culture Indosat Ooredoo Hutchison, Lisa Qonita saat menjadi pembicara dalam Indonesia Summit 2025 dengan sesi bertajuk “Human Capital Development: Unlocking Indonesia's Economic Potential” di The Tribrata, Jakarta pada Kamis (28/8/2025).
Namun, Lisa meyakini ini tidak hanya menjadi masalah di industri yag didominasi laki-laki. Namun, hal ini juga terjadi di seluruh bidang industri.
“Kenapa? Karena perempuan banyak masalah domestik yang harus dia urus. Society itu mengharapkan mereka jadi superwoman. Kalau mereka cuma fokus di karier, ada aja omongan jeleknya,” tambahnya.
Budaya patriarki di Indonesia dinilai Lisa menjadi salah satu penghambat untuk perempuan bisa menjadi pemimpin. “Jadi, mungkin paternal culture kita ini juga salah satu yang membuat perempuan lebih sedikit peluangnya untuk menjadi leaders,” ucap Lisa.
Menurutnya, hal ini berusaha didobrak Indosat secara internal. Tidak hanya demi karyawan mereka, namun juga untuk kebaikan seluruh perempuan dan laki-laki di seluruh Indonesia.
“Di Indosat sendiri, kita juga udah bertekad untuk mendoubalkan jumlah leader perempuan di Indosat,” pungkasnya.
Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.