Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tanda Remote Work Cocok untukmu Menurut Psikolog, Perhatikan!

4 Tanda Remote Work Cocok untukmu Menurut Psikolog, Perhatikan!
ilustrasi remote work (pexels.com/Mateusz Haberny)
Intinya Sih
  • Artikel membahas empat tanda seseorang cocok bekerja secara remote menurut psikolog, menyoroti pentingnya disiplin, fokus tinggi, dan motivasi internal tanpa pengawasan langsung.
  • Tanda-tanda tersebut meliputi keinginan memiliki kontrol penuh atas pekerjaan, ketidaknyamanan terhadap lingkungan kerja bising, serta prioritas pada keseimbangan hidup dan kerja.
  • Remote work juga disebut dapat meningkatkan kesehatan mental bagi individu yang merasa stres di kantor, karena memberi ruang lebih tenang dan bebas dari perbandingan sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sejak pandemik COVID-19, sistem kerja jarak jauh alias remote work mulai dilirik oleh banyak pihak. Sistem ini dinilai lebih fleksibel, serta tetap memungkinkan tercapainya kinerja yang maksimal.

Meskipun terlihat menyenangkan, pada kenyataannya gak semua orang cocok dengan sistem kerja ini. Kamu harus punya disiplin ketat, fokus yang tinggi, serta motivasi internal yang kuat. Tanpa diawasi, kamu harus bisa menyelesaikan semua tugasmu sesuai deadline.

Mungkin kamu juga tertarik untuk bekerja secara remote, serta masih bingung apakah sistem ini cocok buatmu. Lantas, ada baiknya kamu tahu beberapa tanda yang menunjukkan remote work cocok untukmu menurut psikolog. Simak dengan cermat ulasannya, ya!

1. Kamu ingin kontrol penuh atas pekerjaanmu

ilustrasi remote work
ilustrasi remote work (pexels.com/Vlada Karpovich)

Bekerja secara remote membuatmu harus mengatur segalanya secara mandiri. Sebagian orang menganggapnya repot dan lebih suka melakukan pekerjaan sesuai arahan. Namun ternyata, ada juga tipe orang yang suka sedikit campur tangan pihak lain dalam menentukan cara mereka bekerja.

Menurut psikolog, Mark Travers dalam Psychology Today, kontrol penuh alias otonomi terhadap pekerjaan ternyata bisa memberikan kepuasan tersendiri pada beberapa orang. Selain kepuasan, otonomi kerja yang tinggi juga bisa meningkatkan kinerja seseorang ketika ia memang menginginkannya.

Jika kamu tidak membutuhkan motivasi, pengawasan, atau seseorang untuk mengatur ritme kerjamu, bisa jadi kamu cocok melakukan remote work. Tipe pekerja macam ini biasanya justru membutuhkan ruang untuk bebas menentukan bagaimana ia akan bekerja.

"Sebagian orang bekerja paling optimal ketika mereka memegang kendali atas jadwal, lingkungan, dan alur kerja mereka sendiri," kata Travers, dikutip dari Psychology Today.

2. Lingkungan yang bising dan penuh interaksi sosial justru mengganggumu

ilustrasi remote work
ilustrasi remote work (pexels.com/Huy Phan)

Pada sistem kerja konvensional, interaksi antar karyawan mungkin diperlukan. Beberapa perusahaan juga menganggap ruang kerja yang terbuka dengan sedikit batas antar karyawan dapat meningkatkan kreativitas. Namun, ternyata ada juga yang menganggap interaksi sosial ini justru mengganggu.

Ketika pekerjaanmu membutuhkan fokus tinggi, sangat sedikit gangguan, serta kamu gampang teralihkan oleh obrolan teman kerjamu, maka bisa jadi kamu lebih cocok melakukan remote work. Travers membenarkan, bahwa remote work mampu meningkatkan kejernihan kognitif serta produktivitas bagi sebagian orang.

Di sisi lain, sebuah penelitian dalam Journal of Business and Psychology di tahun 2024, mengungkapkan bahwa remote work memiliki korelasi dengan peningkatan produktivitas karyawan. Hal ini berhubungan dengan kemampuan mengerjakan tugas secara intensif ketika level energi sedang tinggi serta menghindari drama kantor yang tidak perlu.

3. Kamu mengedepankan work-life balance

ilustrasi remote work
ilustrasi remote work (pexels.com/RDNE Stock project)

Keseimbangan antara dunia kerja dan kehidupan pribadi adalah prioritasmu. Bekerja secara remote menurutmu mampu membantumu mencapai tujuan ini.

Gak dapat dipungkiri, perjalanan pulang-pergi kantor menjadi beban psikologis tersendiri bagi banyak orang. Waktu, usaha, serta tenaga yang dikeluarkan di perjalanan ini sering kali jauh lebih berat daripada pekerjaan kantor yang harus dilakukan.

Ketika kamu yakin bahwa waktu untuk pulang-pergi kantor ini bisa kamu manfaatkan untuk hal yang lebih produktif di rumah, maka kamu mungkin cocok melakukan remote work. Kamu mungkin bisa memperpanjang waktu istirahat yang akhirnya meningkatkan kinerjamu. Kamu juga bisa menggunakannya untuk olah raga, memasak makanan sehat, atau bahkan melakukan hobi.

So, untuk kamu yang mengedepankan work-life balance, sistem kerja remote memang lebih mendukungmu. Namun, kamu tetap harus lihai memisahkan waktu produktif dan jam istirahat, ya!

4. Remote work meningkatkan kesehatan mentalmu

ilustrasi remote work
ilustrasi remote work (pexels.com/picjumbo.com)

Bekerja secara remote memberikan keuntungan besar bagu beberapa orang. Ketika bekerja di kantor membuatmu kesulitan, sedangkan remote work justru lebih baik bagi kesehatan mentalmu, maka sistem kerja ini mungkin cocok buatmu.

Travers menambahkan, bahwa bagi banyak orang kantor menawarkan sumber perbandingan sosial yang membuat hatimu berat. Suasana kantor juga sangat mungkin memberikan stimulasi berlebihan, membuatmu merasa gak nyaman, dan sulit menjadi diri sendiri. Hal ini bisa memicu stres kronik yang akhirnya berdampak pada kesehatan mentalmu.

Ketika ada pilihan remote work, orang-orang dengan tipe ini bisa lebih tenang menjalani hari. Kamu bisa menghindari interaksi yang gak perlu, mengurangi stimulasi, serta nyaman bekerja di tempatmu sendiri.

Beberapa poin di atas merupakan tanda bahwa kamu mungkin lebih cocok bekerja secara remote. Kamu juga bisa meneliti lebih jauh apakah kamu benar-benar siap berkomitmen untuk bekerja mandiri dengan sedikit campur tangan orang lain.

"Meskipun bagi sebagian orang mungkin tampak seperti mimpi untuk tidak perlu melakukan perjalanan harian ke kantor, hal itu tidak selalu merupakan lingkungan terbaik bagi mereka yang tidak siap untuk itu," ungkap Koen Blanquart, penulis serta ahli strategi bisnis, dikutip dari koenblanquart.com.

Kamu mungkin sudah tertarik untuk bekerja secara remote. Jika benar, pelajari dengan baik prosesnya dan mulai berusaha mencari pekerjaannya, ya. Semoga ulasan ini membantumu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More