Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Cara Praktis Bersihkan Kipas Angin Tanpa Harus Bongkar

4 Cara Praktis Bersihkan Kipas Angin Tanpa Harus Bongkar
Ilustrasi kipas angin (pexels.com/Enrique Zafra)
  • Debu pada bilah dan kisi-kisi kipas dapat cepat menumpuk lalu tersebar ke ruangan saat dinyalakan; pembersihan rutin bisa dilakukan tanpa membongkar perangkat.
  • Kuas cat besar efektif menyapu debu di celah kisi-kisi, sedangkan hair dryer berudara dingin dapat meniup debu membandel dari jarak 10–15 sentimeter.
  • Gunakan kain mikrofiber lembap untuk mengelap bilah yang terjangkau; untuk kotoran berat, pakai cairan pembersih pada kain setelah kipas dimatikan dan kabel dicabut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kipas angin adalah salah satu perabot yang paling sering dipakai tapi paling jarang dibersihkan. Padahal debu yang menempel di bilah dan kisi-kisi kipas bisa menumpuk sangat tebal dalam waktu singkat dan setiap kali kipas dinyalakan, debu itu ikut tersebar ke seluruh ruangan dan masuk ke udara yang kamu hirup sehari-hari.

Banyak orang yang menghindari membersihkan kipas angin karena malas membongkarnya melepas penutup, mencuci bilah satu per satu, lalu memasang kembali memang cukup memakan waktu dan tenaga. Kabar baiknya, ada cara-cara yang jauh lebih praktis untuk membersihkan kipas angin tanpa harus membongkarnya sama sekali. Yuk, simak caranya!

  1. 1. Gunakan kuas cat besar untuk menyapu debu di kisi-kisi

    Ilustrasi kuas cat dengan gagang oranye
    Ilustrasi kuas cat (unsplash.com/engin akyurt)

    Kuas cat berukuran besar yang biasa dipakai untuk mengecat dinding adalah alat pembersih kipas angin yang paling efektif dan paling sering tidak disadari orang. Bulu kuasnya yang halus dan fleksibel bisa menjangkau celah-celah sempit di antara kisi-kisi penutup kipas yang mustahil dijangkau oleh lap biasa. Cukup sapukan kuas secara perlahan ke seluruh permukaan kisi-kisi dan bilah yang bisa terlihat dari luar.

    Lakukan di luar ruangan atau di dekat jendela yang terbuka agar debu yang tersapu tidak langsung beterbangan di dalam ruangan. Untuk hasil yang lebih bersih, letakkan koran atau kain lama di bawah kipas sebelum mulai membersihkan agar debu yang jatuh mudah dibersihkan setelahnya. Teknik ini sangat efektif untuk pembersihan rutin mingguan yang tidak membutuhkan waktu lama cukup lima menit dan kipas sudah jauh lebih bersih dari sebelumnya.

  2. 2. Manfaatkan hair dryer untuk meniup debu yang membandel

    Ilustrasi hair dryer putih
    Ilustrasi hair dryer (unsplash.com/Annie Spratt)

    Untuk debu yang sudah menumpuk cukup tebal dan sulit dijangkau dengan kuas, hair dryer adalah solusi yang sangat praktis. Nyalakan hair dryer dengan pengaturan udara dingin bukan panas, karena udara panas bisa merusak komponen plastik kipas lalu arahkan ke kisi-kisi dan celah-celah kipas dari jarak sekitar 10 hingga 15 sentimeter. Tekanan udara dari hair dryer akan meniup keluar debu yang terperangkap di dalam dengan cukup efektif.

    Pastikan melakukan ini di luar ruangan atau di dekat pintu yang terbuka karena debu yang tertiup akan berterbangan cukup banyak. Setelah semua debu tertiup keluar, lanjutkan dengan mengelap permukaan luar kipas menggunakan kain lembap untuk mengangkat sisa debu yang masih menempel. Kombinasi hair dryer dan lap lembap ini bisa membuat kipas terlihat jauh lebih bersih meski tanpa dibongkar sama sekali.

  3. 3. Lap bilah kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit lembap

    Ilustrasi tangan memegang kain mikrofiber abu-abu
    Ilustrasi kain mikrofiber (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

    Kain mikrofiber adalah alat pembersih terbaik untuk permukaan yang berdebu karena serat-seratnya yang sangat halus mampu menangkap dan mengangkat partikel debu jauh lebih efektif dibanding kain biasa. Basahi kain mikrofiber dengan sedikit air atau campuran air dan sedikit sabun cuci piring lalu peras hingga hampir kering sehingga tidak menetes. Gunakan untuk mengelap bilah kipas yang bisa dijangkau melalui kisi-kisi penutup.

    Untuk kipas angin dengan kisi-kisi yang cukup lebar celahnya, kamu bisa menyelipkan kain mikrofiber melalui celah tersebut dan mengelap bilah satu per satu tanpa harus membuka penutupnya. Gunakan gerakan memanjang dari pangkal ke ujung bilah agar debu tidak menyebar ke bagian yang sudah bersih. Cara ini memang butuh sedikit kesabaran, tapi hasilnya jauh lebih bersih dan memuaskan dibanding hanya mengelap bagian luar kisi-kisinya saja.

  4. 4. Semprot dengan cairan pembersih serbaguna untuk hasil maksimal

    Ilustrasi botol semprotan cairan pembersih kuning
    Ilustrasi cairan pembersih serbaguna (unsplash.com/JESHOOTS.COM)

    Untuk pembersihan yang lebih menyeluruh misalnya saat kipas sudah sangat kotor atau sudah lama tidak dibersihkan cairan pembersih serbaguna bisa menjadi pilihan terakhir yang efektif. Semprotkan cairan pembersih serbaguna ke kain mikrofiber atau kaos kaki bekas, jangan langsung ke kipas, lalu gunakan untuk mengelap seluruh permukaan yang bisa dijangkau termasuk kisi-kisi, bodi kipas, dan tombol-tombolnya.

    Pastikan kipas dalam keadaan mati dan kabel sudah dicabut dari stop kontak sebelum membersihkan dengan cairan apapun. Hindari menyemprotkan cairan langsung ke bagian dalam kipas karena bisa masuk ke motor dan merusak komponen listriknya. Setelah selesai dilap, biarkan kipas kering sempurna selama setidaknya 30 menit sebelum kembali dinyalakan. Lakukan pembersihan menyeluruh seperti ini setidaknya satu bulan sekali untuk menjaga kinerja kipas tetap optimal dan udaranya tetap bersih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More