Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kesalahan yang Membuat Entryway di Rumah Kurang Menarik
inspirasi dekorasi entryway agar lebih rapi dan estetik (unsplash.com/Alex Tyson)

Menjelang liburan, ada banyak persiapan di hunian yang harus kamu lakukan saat akan menyambut tamu. Area yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah entryway. Baik entryway tersebut berupa lorong, serambi, ataupun berkonsep terbuka, entryway merupakan area pertama yang umumnya akan langsung dilihat tamu begitu memasuki hunianmu.

Sementara itu, menciptakan kesan pertama saat tamu masuk ke dalam rumah bisa sangat berdampak. Menurut desainer, entryway serupa panggung tempat kamu mendeskripsikan awal gaya desain interior yang diadopsi di dalam rumah. Di sinilah kamu memiliki kesempatan untuk menunjukkan kesan terbaik kepada tamu mengenai hunian yang akan mereka masuki.

Oleh karenanya meskipun lebih mungil dari ruangan lain yang ada di rumah, mempertimbangkan pemilihan perabotan, elemen dekoratif, hingga tata letak di sini tetaplah penting. Namun, sebagai orang awam, tanpa sadar kamu mungkin telah menutupi potensi terbaik yang dimiliki entryway untuk dapat lebih memukau. Lantas, apa saja kesalahan dekorasi yang sebenarnya membuat entryway di rumah tampak buruk?

1. Terlalu banyak kekacauan

inpsirasi area entryway di dalam rumah (unsplash.com/Lisa Anna | unsplash.com/Alex Tyson)

Di musim penghujan, cuaca bisa sangat membingungkan. Kamu harus beraktivitas seperti biasa, namun harus selalu siap sedia jaket, payung, jas hujan, bahkan sepatu boots. Tanpa disadari, semua benda-benda yang menemani kamu dan keluarga selama musim hujan ini bisa sangat mengacaukan area entryway di rumah. Area pintu masuk yang berantakan ini dapat membuat kamu merasa sesak dan tidak teratur saat mereka memasuki pintu kamu. Sebagai tamu, saat memasuki rumah penting untuk membuat mereka juga merasa disambut hangat.

Oleh karenanya, jangan lupakan juga untuk menyediakan tempat khusus bagi tamu untuk menyimpan kunci, jaket, mantel, hingga topi yang mereka bawa. Untuk menghindari kekacauan visual, kamu bisa berinvestasi pada rak sepatu khusus para tamu, serta menggunakan bangku multifungsi, di mana juga memiliki area penyimpanan. Sementara itu, sebelum acara kumpul keluarga besar dimulai, pastikan peralatan musim hujan milik penghuni sudah disingkirkan ke tempat lain terlebih dahulu. Letakan sejumlah nampan kecil berseni di atas meja entryway, untuk tamu menyimpan kunci kendaraan mereka.

2. Lupa menambahkan sentuhan personal

inspirasi dekorasi entryway agar lebih menarik perhatian (unsplash.com/Lisa Anna)

Ruang pintu masuk kamu, merupakan tempat di mana kamu bisa memamerkan gaya dan selera pribadi. Jadi, jangan lupakan untuk menyediakan ruang bagi karya seni dan pernak-pernik yang menceritakan kisah keluarga kamu. Cara ini pun akan membuat kamu merasa lebih gembira setiap kali memasuki rumah, terasa lebih homey. Kamu juga bisa pertimbangkan pembuatan statement interior tambahan melalui pelapisan dinding dengan cat maupun wallpaper menarik.

Mendesain area entryway dengan optimal sangat penting, karena akan menentukan suasana untuk seluruh rumah. Jadi, saat kamu menentukan gaya desain interior ruang tamu, jangan lupakan keberadaaan entryway. Sebagai sebuah ruang penghubung sebelum tamu benar-benar masuk ke dalam rumah. Kamu bisa mengisi meja konsol dengan koleksi figura berisikan foto keluarga, aksesori oleh-oleh liburan yang penuh kenangan, kamu juga bisa memperkenalkan dinding galeri koleksi hasil gambar anak-anak yang menggemaskan.

3. Tidak menambahkan cermin

inspirasi dekorasi tampilan entryway (unsplash.com/Alex Tyson)

Saat berbicara mengenai tampilan entryway yang buruk, mungkin karena tidak adanya suatu barang. Tidak adanya cermin bisa jadi penyebabnya, karena benda ini memiliki dampak yang cukup besar. Keberadaan cermin di area pintu masuk dapat membuat ruangan kecil ini tampak lebih besar. Tak hanya itu, meletakan cermin di area ini juga dapat memudahkan kamu mengecek terakhir kali penampilan sebelum keluar rumah.

Cermin juga dapat menambah daya tarik visual, benda ini sebaiknya dipastikan dapat menciptakan bagian dari pintu masuk kamu. Kamu bisa meletakkan cermin menggantung, gunakan jenis cermin dengan detail antik sebagai focal point yang langsung dapat mencuri perhatian begitu masuk ke dalam rumah. Kamu juga bisa memilih jenis cermin unik yang disesuaikan dengan tema desain interior keseluruhan di rumah. Menjadi benda yang memberi kesan pertama untuk hunian kamu.

4. Pencahayaan yang baik

inspirasi tampilan entryway di rumah yang estetik (unsplash.com/Alex Tyson)

Di area entryway, pencahayaan sebaiknya tidak menjadi elemen yang dikesampingkan saat mendekorasi area ini. Pencahayaan menawarkan kesempatan untuk membuat pernyataan desain yang indah dan menarik perhatian ke atas secara fungsional. Unsur pencahayaan di area entryway juga tidak melulu harus berasal dari atas saja. Kamu bisa meletakkan pencahayaan di bagian meja konsol atau menggunakan lampu scones dekat dengan tempat menggantung mantel atau jaket.

Pilihlah lampu yang menarik secara arsitektur atau lampu liontin besar di atas kepala yang mencolok. Lampu hias yang kamu pilih harus berdasarkan ukuran dan tata letak pintu masuk kamu. Pertimbangkan kembali apakah ketinggian langit-langit cocok untuk lampu gantung yang indah atau apakah ruangan akan lebih baik jika dilengkapi dengan satu atau dua lampu meja. DI entryway intinya jangan pilih lampu biasa, pilihlah yang benar-benar mencerminkan estetika hunian.

5. Kesalahan non-visual yang tidak terduga

inspirasi dekorasi area entryway di rumah (unsplash.com/Alex Tyson)

Kamu sendiri mungkin tidak begitu menyadari bau yang ada di dalam rumah sendiri. Padahal menurut ahli, hal ini dapat menjadi masalah, terutama saat kamu memiliki hewan peliharaan. Jadi, selain memerhatikan tampilan visual, coba pertajam kembali indera penciuman di rumah kamu dengan membauinya saat memasuki area entryway. Waktu yang paling tepat adalah setelah kamu meninggalkan rumah untuk beberapa saat.

Terlepas dari apakah kamu mencium bau tak sedap atau tidak, pastikan selalu mengangin-anginkan rumah. Bukalah jendela di rumah secara teratur. Jika kamu ingin membawa aroma khas tertentu ke dalam hunian, secara khusus belilah aroma yang akan benar-benar akan membuat area entryway lebih harum. Kamu bisa menggunakan lilin atau diffuser menggunakan minyak esensial. Jadi, ketika tamu datang, kemudian pintu masuk beraroma segar, mereka langsung dapat merasa jika tempat yang dimasuki bersih dan nyaman.

Meskipun awalnya tidak umum di banyak hunian Indonesia, memiliki entryway di dalam rumah merupakan  elemen yang cukup penting. Tidak hanya sebagai area kecil untuk menyambut tamu dengan beragam aksesori khas personal penghuninya, tetapi juga memberi jeda kepada tamu untuk melepas sepatu, meletakkannya di rak, baru kemudian memasuki ruang tamu. Sementara saat mendekorasinya, poin paling penting selain visual adalah fungsional, pastikan storage di entryway tersedia tetapi juga tidak berlebihan dan makan tempat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team