Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Langkah Membuat Terrarium untuk Pemula, Mudah Diterapkan!

9 Langkah Membuat Terrarium untuk Pemula, Mudah Diterapkan!
terrarium (unsplash.com/@nadine3)
Share Article

Terrarium adalah taman didalam wadah, yang biasanya terbuat dari bahan kaca yang
mempunyai bagian terbuka untuk udara dan cahaya masih bisa masuk, serta bisa menjaga kelembapan ekosistem didalamnya. Terrarium juga bisa menjadi hadiah atau dekorasi rumah yang asri.

Untuk membuat terrarium terbilang cukup mudah, karena bahan dan alat yang dibutuhkan
pun bisa dijumpai di rumah. Proses pembuatan yang menyenangkan bisa jadi salah satu
alternatif pembuang stress.

Berikut ini ialah dasar membuat terrariumyang harus diketahui pemula, yuk simak
sampai akhir!

  1. 1. Hal yang dibutuhkan

    sekop tanaman (unsplash.com/@neslihangunaydin)
    sekop tanaman (unsplash.com/@neslihangunaydin)

    • Peralatan
    1. Sendok Besar atau sekop tanaman
    2. Gunting tanaman
    3. Botol semprotan
    • Bahan-Bahan
    1. Wadah kaca tanpa lubang drainase
    2. Kerikil aquarium bersih
    3. Arang
    4. Tanaman
    5. Tanah campuran
    6. Lumut lembaran
    7. Ornamen dekoratif

  2. 2. Pilih wadah

    terrarium (pexels.com/@caleboquendo)
    terrarium (pexels.com/@caleboquendo)

    Memilih wadah kaca untuk terrarium menjadi salah satu hal menyenangkan.Terdapat
    berbagai model, untuk model klasik kamu bisa memilih bentuk ala Victorian yang memiliki sudut-sudut unik yang membuat terrariummu makin cantik.

    Simpelnya, kamu bisa menggunakan wadah kaca apapun asalkan tidak memiliki lubang
    drainase di bagian bawahnya. Wadah yang bisa kamu gunakan contohnya seperti akuarium biasa, akuarium bundar, bahkan toples juga bisa. Pastikan pilih wadah yang atasnya cukup lebar untuk memudahkanmu memasukkan bahan-bahan menggunakan tangan.

  3. 3. Tentukan tanaman yang kamu inginkan

    tanaman (pexels.com/@cottonbro)
    tanaman (pexels.com/@cottonbro)

    Sebagian penjual di pusat tanaman menyediakan tanaman dengan ukuran kecil yang
    memang dikhususkan untuk terrarium. Dalam pemilihan tanaman untuk terrrium, lebih
    utamakan yang mempunyai banyak dedaunan dan berukuran kecil. Lalu, saat menatanya
    usahakan bagian daunnya tidak ada yang menyentuh pinggiran wadah kaca supaya mereka bisa tumbuh dengan maksimal.

  4. 4. Buat lapisan drainase

    lapisan drainase terrarium (pexels.com/@cottonbro)
    lapisan drainase terrarium (pexels.com/@cottonbro)

    Wadah kaca untuk terrarium tidak memiliki lubang drainase, sehingga kamu harus membuat lapisan drainase untuk menjaga akar tanaman tidak terendam air. Caranya
    adalah dengan membuat lapisan drainase dari kerikil setebal sekitar 5 cm.

    Wadah dengan bentuk yang memanjang membutuhkan lapisan drainase yang lebih tebal
    dibandingan wadah yang lebih lebar. Setelah itu gunakan sekop tanaman untuk memasukkan arang ke atas permukaan kerikil setebal 1 cm.

  5. 5. Masukkan lumut dan tanah campuran

    lapisan tanah terrarium (pexels.com/@cottonbro)
    lapisan tanah terrarium (pexels.com/@cottonbro)

    Selanjutnya adalah membuat lapisan dari lumut di atas arang, adanya lumut ini membuat
    terrarium jadi lebih menarik, loh. Kemudian, tambahkan tanah yang sudah tercampur
    pupuk sedikit demi sedikit hingga membentuk lapisan baru. Buat bagian lapisan
    tanahnya setebal 3 cm, tapi masih ada ruang yang lebih tinggi untuk tanaman-tanaman
    ini tumbuh.

  6. 6. Masukkan tanaman

    orang memegang tanaman (pexels.com/@cottonbro)
    orang memegang tanaman (pexels.com/@cottonbro)

    Buang tanah yang masih menempel pada tanaman yang akan ditanam pada terrarium.
    Gunakan sendok panjang atau jari-jarimu bila memungkinkan untuk membuat lubang bagi
    tanaman.Masukkan secara perlahan tanaman yang kamu sukai, lalu tepuk-tepuk halus
    pada bagian tanah disekitarnya agar menutupi bagian akar atasnya.

  7. 7. Dekorasi sesuai keinginanmu

    terrarium (pexels.com/@karolina-grabowska)
    terrarium (pexels.com/@karolina-grabowska)

    Untuk mendekorasi terrarium, kamu bisa menggunakan cangkang kerang yang berbagai
    macam bentuknya, atau batu-batu dekoratif seperti pada kebanyakan aquarium. Kamu
    bisa menyesuaikan berbagai dekorasi yang kamu inginkan. Namun, tetap pastikan kalau
    dekorasimu tidak menghambat pertumbuhan tanaman dan tidak menghambat air yang masuk hingga ke drainase.

  8. 8. Siram terrarium

    menyiram terrarium (pexels.com/@karolina-grabowska)
    menyiram terrarium (pexels.com/@karolina-grabowska)

    Menyirami terrarium tidak bisa sembarangan kalau kamu ingin bisa bertahan lama.
    Gunakan botol semprotan atau alat penyiram berukuran kecil. Hindari untuk menyiram
    sampai keselurhan lapisan tenggelam dengan air. Kamu hanya perlu menyiram sekadarnya saja asalkan keseluruhan permukan dan daunnya basah.

  9. 9. Merawat terrarium

    orang memegang terrarium (pexels.com/@cottonbro)
    orang memegang terrarium (pexels.com/@cottonbro)

    Walaupun kebanyakan tanaman membutuhkan asupan cahaya matahari yang lebih, berbeda dengan terrarium ini. Dikarenakan terrarium sudah berada dalam wadah kaca bening, maka kelebihan cahaya matahari bisa membuat tanaman di dalamnya jadi gosong. Jadi tempatkan terrariummu ditempat sejuk yang masih terjangkau sinar matahari.

    Supaya terrariummu tidak mudah mati, periksa kelembaban tanah dan siram secara berkala. Mulai berkebun yuk!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More