ilustrasi wastafel kamar mandi (pexels.com/Kindel Media)
Apabila dua cara sebelumnya belum berhasil, kemungkinan terdapat sumbatan yang lebih besar dan berada lebih dalam di dalam pipa. Pada kondisi seperti ini, drain snake atau alat pembersih saluran menjadi pilihan yang sangat membantu. Alat tersebut dirancang khusus untuk menjangkau dan menarik keluar kotoran yang sulit dibersihkan.
Sebelum menggunakan drain snake, lepaskan terlebih dahulu penutup atau stopper wastafel. Setelah itu, masukkan alat secara perlahan ke dalam saluran hingga terasa ada hambatan. Hambatan tersebut biasanya merupakan kumpulan rambut atau kotoran yang menyebabkan saluran tersumbat.
Putar pegangan drain snake secara perlahan agar ujung alat dapat mencengkeram penyumbat. Setelah terasa menempel, tarik alat secara hati-hati hingga kotoran keluar dari saluran. Proses ini mungkin terlihat kurang menyenangkan, tapi sering kali sangat efektif mengatasi penyumbatan yang membandel.
Setelah sumbatan berhasil dikeluarkan, alirkan air panas selama beberapa menit untuk membersihkan sisa kotoran di dalam pipa. Kamu juga bisa melanjutkannya dengan campuran baking soda dan cuka agar saluran menjadi lebih bersih dan segar. Dengan cara ini, risiko penyumbatan kembali dalam waktu dekat juga bisa berkurang.
Wastafel kamar mandi yang mampet gak selalu membutuhkan bantuan tukang. Dengan memanfaatkan baking soda dan cuka, sabun cuci piring, atau drain snake, kamu bisa mengatasi sebagian besar penyumbatan sendiri di rumah. Supaya masalah serupa gak sering terjadi, biasakan membersihkan saluran wastafel secara rutin dan gunakan penyaring rambut untuk mencegah kotoran masuk ke dalam pipa.
Selain itu, hindari penggunaan pemutih pakaian untuk mengatasi sumbatan karena bahan tersebut gak efektif melarutkan rambut, minyak, maupun sisa pasta gigi yang menjadi penyebab utama wastafel mampet. Dengan perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin, aliran air pada wastafel akan tetap lancar dan bebas bau tak sedap.