Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Barang Dapur yang Sering Rusak karena Salah Cuci
ilustrasi wajan (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)
  • Banyak peralatan dapur cepat rusak karena cara mencuci yang salah, seperti penggunaan spons kasar, air terlalu panas, atau perendaman terlalu lama.
  • Wajan anti lengket, talenan kayu, pisau, blender, spatula silikon, panci stainless steel, dan saringan dapur termasuk alat yang perlu perlakuan khusus saat dicuci.
  • Perawatan sederhana seperti mencuci dengan lembut, tidak merendam berlebihan, serta mengeringkan alat segera setelah dicuci dapat menjaga keawetan dan kebersihan peralatan dapur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mencuci peralatan dapur adalah rutinitas yang hampir selalu dilakukan setiap hari. Setelah memasak atau selesai makan, kamu biasanya langsung membersihkan piring, panci, dan berbagai alat dapur lainnya. Aktivitas ini terlihat sederhana dan sering dilakukan secara otomatis tanpa banyak berpikir. Banyak orang merasa selama alat dapur sudah dicuci dengan sabun dan air, semuanya pasti aman. Padahal cara mencuci yang kurang tepat justru bisa membuat beberapa peralatan dapur cepat rusak.

Beberapa barang dapur memiliki bahan dan lapisan khusus yang membutuhkan cara perawatan tertentu. Jika semuanya dicuci dengan cara yang sama, alat-alat tersebut bisa cepat kusam, tergores, bahkan kehilangan fungsinya. Hal ini sering terjadi tanpa disadari karena kerusakannya muncul secara perlahan. Kamu mungkin baru menyadarinya ketika alat tersebut sudah gak nyaman digunakan. Supaya hal itu gak terjadi, yuk kenali beberapa barang dapur yang sering rusak karena cara mencuci yang kurang tepat.

1. Wajan anti lengket

ilustrasi seseorang mencuci wajan (freepik.com/freepik)

Wajan anti lengket sangat populer karena membuat proses memasak menjadi lebih praktis. Telur, ikan, atau makanan lain bisa dimasak tanpa mudah menempel di permukaan wajan. Namun lapisan anti lengket pada wajan sebenarnya cukup sensitif. Jika dicuci menggunakan spons kasar atau digosok terlalu keras, lapisan tersebut bisa cepat rusak. Ketika lapisannya tergores, makanan mulai mudah menempel saat dimasak.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mencuci wajan ketika masih sangat panas. Perbedaan suhu yang terlalu drastis dapat memengaruhi kondisi permukaan wajan. Cara terbaik adalah menunggu wajan agak dingin sebelum mencucinya. Gunakan spons lembut agar lapisan anti lengket tetap terjaga. Dengan perawatan yang tepat, wajan bisa bertahan jauh lebih lama.

2. Talenan kayu

ilustrasi talenan kayu (pexels.com/Arina Krasnikova)

Talenan kayu sering dipilih karena terasa kuat dan nyaman digunakan saat memotong bahan makanan. Permukaannya juga cenderung stabil sehingga banyak orang merasa lebih aman saat menggunakannya. Namun talenan kayu gak boleh direndam terlalu lama di dalam air. Air yang masuk ke dalam serat kayu bisa membuat talenan mudah retak atau melengkung. Hal ini sering terjadi jika talenan dibiarkan terlalu lama di bak cuci.

Selain itu, penggunaan sabun yang terlalu keras juga bisa memengaruhi kondisi kayu. Setelah dicuci, talenan sebaiknya segera dikeringkan agar gak lembap terlalu lama. Menyimpan talenan dalam keadaan benar-benar kering membantu menjaga kualitasnya. Dengan cara ini, talenan tetap kuat dan nyaman digunakan dalam waktu lama. Perawatan sederhana seperti ini sering membuat perbedaannya terasa.

3. Pisau dapur

ilustrasi pisau dapur (pexels.com/Lukas)

Pisau dapur merupakan alat yang hampir selalu digunakan saat memasak. Karena sering terkena sisa makanan dan minyak, pisau biasanya langsung dimasukkan ke dalam bak cuci bersama peralatan lain. Namun kebiasaan ini sebenarnya kurang baik bagi pisau. Pisau yang saling bertumpuk dengan alat lain bisa mudah tergores atau bahkan tumpul. Selain itu, pisau yang direndam terlalu lama di air bisa mengalami karat.

Cara mencuci pisau yang lebih aman adalah membersihkannya segera setelah digunakan. Kamu bisa mencucinya secara terpisah menggunakan spons lembut. Setelah itu, pisau sebaiknya langsung dikeringkan sebelum disimpan kembali. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga ketajaman dan kebersihan pisau. Pisau yang terawat biasanya lebih nyaman digunakan saat memasak.

4. Blender

ilustrasi blender (pexels.com/cottonbro studio)

Blender sering digunakan untuk membuat jus, saus, atau berbagai campuran bahan makanan. Setelah digunakan, banyak orang langsung membilasnya dengan air tanpa benar-benar memperhatikan bagian tertentu. Padahal bagian pisau blender dan penutupnya sering menyimpan sisa makanan kecil. Jika gak dibersihkan dengan baik, sisa tersebut bisa menimbulkan bau atau membuat blender terasa kurang higienis.

Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah merendam bagian mesin blender di dalam air. Air yang masuk ke bagian listrik tentu bisa merusak alat ini. Bagian mesin sebaiknya hanya dilap menggunakan kain lembap jika kotor. Sementara itu, wadah blender bisa dicuci seperti biasa menggunakan sabun dan air. Dengan cara ini, blender tetap bersih tanpa berisiko rusak.

5. Spatula silikon

ilustrasi spatula (freepik.com/fabrikasimf)

Spatula silikon sering digunakan saat memasak karena fleksibel dan tahan panas. Alat ini sangat membantu ketika mengaduk adonan atau mengambil sisa makanan dari wadah. Namun spatula silikon juga bisa mengalami kerusakan jika dicuci dengan cara yang kurang tepat. Misalnya jika dibersihkan menggunakan air yang terlalu panas atau sabun yang terlalu keras. Hal ini bisa memengaruhi tekstur silikon dalam jangka panjang.

Beberapa spatula juga memiliki bagian pegangan yang bisa dilepas. Jika gak dibersihkan secara menyeluruh, sisa makanan bisa terselip di bagian tersebut. Membersihkan spatula dengan lembut dan memastikan semua bagian bersih membantu menjaga alat ini tetap higienis. Setelah dicuci, spatula sebaiknya dikeringkan sebelum disimpan kembali. Kebiasaan kecil ini membuatnya tetap nyaman digunakan.

6. Panci stainless steel

ilustrasi panci (pexels.com/Mohsen Naranjani)

Panci stainless steel dikenal kuat dan tahan lama. Banyak orang menggunakannya untuk berbagai jenis masakan karena materialnya cukup tahan panas. Namun panci ini tetap bisa terlihat kusam jika cara mencucinya kurang tepat. Menggosok panci terlalu keras menggunakan sabut kasar bisa meninggalkan goresan pada permukaannya. Selain itu, noda air juga bisa muncul jika panci gak dikeringkan dengan baik.

Membersihkan panci stainless steel sebaiknya dilakukan menggunakan spons yang lebih lembut. Jika ada noda membandel, kamu bisa merendamnya sebentar sebelum dicuci. Cara ini membantu mengangkat sisa makanan tanpa perlu menggosok terlalu keras. Setelah dicuci, panci sebaiknya segera dikeringkan agar gak meninggalkan bercak air. Dengan perawatan sederhana, panci tetap terlihat bersih dan mengkilap.

7. Saringan dapur

ilustrasi saringan (pexels.com/Klaus Nielsen)

Saringan dapur sering digunakan untuk meniriskan mie, sayur, atau bahan makanan lainnya. Karena bentuknya memiliki banyak lubang kecil, saringan sering menyimpan sisa makanan yang sulit terlihat. Jika hanya dibilas sekilas, kotoran kecil tersebut bisa tetap tertinggal. Lama-kelamaan saringan bisa terasa kurang bersih atau bahkan menimbulkan bau.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menumpuk saringan basah bersama peralatan lain. Kondisi lembap bisa membuat saringan mudah berbau jika gak segera dikeringkan. Membersihkan saringan dengan air mengalir sambil menggosoknya perlahan membantu mengangkat sisa makanan yang terselip. Setelah itu, biarkan saringan benar-benar kering sebelum disimpan. Cara ini membantu menjaga kebersihan alat dapur yang sering digunakan.

Merawat peralatan dapur gak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Banyak kerusakan sebenarnya terjadi karena kebiasaan kecil yang terlihat sepele. Cara mencuci yang kurang tepat bisa memengaruhi kondisi alat dapur secara perlahan. Jika dibiarkan terus-menerus, peralatan tersebut bisa cepat rusak dan perlu diganti lebih cepat.

Dengan sedikit perhatian saat mencuci peralatan dapur, kamu bisa menjaga kondisinya tetap baik dalam waktu lebih lama. Menggunakan spons yang tepat, menghindari perendaman terlalu lama, dan mengeringkan alat dengan benar adalah langkah sederhana yang cukup membantu. Peralatan dapur yang terawat biasanya membuat aktivitas memasak terasa lebih nyaman. Selain lebih awet, dapur juga terasa lebih rapi dan menyenangkan untuk digunakan setiap hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team