Ilustrasi DIY Project (pexels.com/Sasha Kim)
Tidak semua barang yang sudah tidak digunakan harus langsung masuk tempat sampah. Stoples bekas bisa menjadi tempat bumbu atau wadah penyimpanan kecil, kardus bisa digunakan untuk organizer, pakaian lama dapat dijadikan kain lap, dan furnitur lama bisa diperbaiki atau diubah fungsinya.
Kebiasaan seperti ini membuat kita lebih lama memanfaatkan barang yang sudah dimiliki. Misalnya, penggunaan tas belanja berulang merupakan salah satu kebiasaan pengurangan sampah yang paling umum.
Selain itu sebelum membuang barang lama, biasakan berhenti sejenak dan mencari kemungkinan penggunaan kedua. Bisa jadi barang yang terlihat tidak berguna tersebut justru bisa membantu menghemat pembelian berikutnya.
Rumah yang lebih hemat sekaligus minim sampah tidak harus dibangun melalui perubahan besar. Kebiasaan seperti membuat daftar belanja, menghabiskan makanan, menggunakan barang berulang kali, memperbaiki barang rusak, dan memanfaatkan kembali benda lama bisa dilakukan secara bertahap.