Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menarik tentang Johns Hopkins University

5 Fakta Menarik tentang Johns Hopkins University
Johns Hopkins University (jhu.edu)
  • Johns Hopkins University berdiri pada 1876 di Baltimore, Maryland, sebagai universitas riset pertama di AS yang memadukan pengajaran, penelitian orisinal, dan manfaat penemuan bagi dunia.
  • Namanya berasal dari filantropis Johns Hopkins, yang mewariskan US$7 juta untuk mendirikan rumah sakit, lembaga pendidikan, panti asuhan, dan universitas; warisan itu terbesar dalam sejarah AS saat itu.
  • Universitas ini memiliki 10 divisi akademik, lebih dari 400 organisasi mahasiswa, 24 tim varsity, serta berkontribusi pada penemuan seperti CPR, pemurnian air, dan operasi kelainan jantung bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Johns Hopkins University menjadi salah satu universitas di Amerika Serikat yang menarik perhatian calon mahasiswa dari berbagai negara. Berdiri sejak 1876, universitas yang berlokasi di Baltimore, Maryland ini dikenal sebagai institusi yang menggabungkan pendidikan dengan penelitian sejak awal pendiriannya.

Bukan hanya soal reputasi akademik, Johns Hopkins juga punya perjalanan sejarah dan kehidupan kampus yang menarik untuk diketahui. Mulai dari statusnya sebagai universitas riset pertama di Amerika Serikat hingga berbagai penemuan yang dihasilkan, berikut fakta menarik tentang Johns Hopkins University.

  1. 1. Johns Hopkins merupakan universitas riset pertama di Amerika Serikat

    Johns Hopkins University
    Johns Hopkins University (instagram.com/johnshopkinsu)

    Johns Hopkins University didirikan pada 1876 sebagai universitas riset pertama di Amerika Serikat. Universitas ini lahir dari gagasan bahwa pengajaran dan penelitian merupakan dua hal yang saling berkaitan dan harus dijalankan secara bersamaan.

    Gagasan tersebut diperkenalkan oleh presiden pertama Johns Hopkins, Daniel Coit Gilman, yang meyakini bahwa pengajaran dan penelitian harus berjalan beriringan. Prinsip ini kemudian menjadi bagian penting dari identitas Johns Hopkins, dengan fokus pada pendidikan mahasiswa, pengembangan penelitian orisinal, serta upaya membawa manfaat dari berbagai penemuan kepada dunia.

  2. 2. Nama universitasnya diambil dari seorang filantropis

    Johns Hopkins University
    Johns Hopkins University (jhu.edu)

    Nama Johns Hopkins University berasal dari Johns Hopkins, seorang pengusaha dan filantropis Maryland pada abad ke-19 yang memiliki akar keluarga Quaker. Ia dikenal memiliki perhatian terhadap pendidikan dan kesehatan masyarakat di Baltimore serta wilayah sekitarnya.

    Johns Hopkins meninggalkan US$7 juta dalam surat wasiatnya untuk mendirikan rumah sakit, lembaga pendidikan terkait, panti asuhan, dan universitas. Jika dikonversikan dengan kurs sekitar Rp17.800 per US$1, jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp124,6 miliar saat ini. Pada masa itu, jumlah tersebut menjadi warisan filantropi terbesar dalam sejarah Amerika Serikat, sehingga kontribusinya memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan dan kesehatan.

  3. 3. Johns Hopkins telah menghasilkan berbagai penemuan yang berdampak luas

    Johns Hopkins University
    Johns Hopkins University (jhu.edu)

    Selama perjalanan panjangnya, Johns Hopkins menjadi tempat bagi para dosen, peneliti, tenaga klinis, dan mahasiswa untuk menghasilkan berbagai penemuan bersejarah. Kontribusinya antara lain mencakup pemurnian air, CPR, operasi korektif untuk kelainan jantung bawaan pada bayi, hingga teknik untuk melindungi Bumi dari ancaman asteroid.

    Kontribusi Johns Hopkins juga menjangkau bidang kesehatan masyarakat, sejarah, dan eksplorasi luar angkasa. Universitas ini turut mendukung intervensi kesehatan seperti vitamin A dan sabuk pengaman, membantu mengautentikasi Dead Sea Scrolls, serta terlibat dalam penelitian yang menjangkau wilayah terjauh di tata surya.

  4. 4. Punya 10 divisi akademik dengan bidang studi yang beragam

    Johns Hopkins University
    Johns Hopkins University (instagram.com/johnshopkinsu)

    Johns Hopkins memiliki 10 divisi akademik yang menawarkan bidang studi sangat beragam. Di antaranya terdapat School of Advanced International Studies, Krieger School of Arts and Sciences, Carey Business School, Whiting School of Engineering, School of Education, School of Medicine, School of Nursing, Peabody Institute, dan Bloomberg School of Public Health.

    Pilihan tersebut membuat mahasiswa bisa menemukan bidang yang sesuai dengan minatnya, mulai dari hubungan internasional, seni, humaniora, ilmu sosial, teknik, bisnis, hingga kesehatan masyarakat. Bahkan, School of Advanced International Studies menawarkan kurikulum interdisipliner yang berfokus pada ekonomi internasional, hubungan internasional, dan studi kawasan, sehingga menarik bagi mahasiswa yang ingin mendalami isu global.

  5. 5. Kehidupan kampusnya diisi ratusan organisasi mahasiswa

    Johns Hopkins University
    Johns Hopkins University (instagram.com/johnshopkinsu)

    Kehidupan di Johns Hopkins tidak hanya berlangsung di ruang kelas karena mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai aktivitas sesuai minat mereka. Universitas ini memiliki lebih dari 400 klub dan organisasi mahasiswa yang dikelola mahasiswa sarjana, mulai dari kelompok musik dan fotografi hingga komunitas robotik dan diskusi hubungan internasional.

    Selain organisasi, mahasiswa juga dapat mengikuti 24 tim olahraga varsity serta berbagai olahraga intramural dan klub. Ada pula Spring Fair, festival selama tiga hari yang disebut sebagai festival yang dikelola mahasiswa terbesar di Amerika Serikat dan menjadi salah satu tradisi yang mempertemukan komunitas Johns Hopkins dalam suasana yang lebih santai.

    Dengan sejarah panjang dan budaya akademik yang kuat, Johns Hopkins University menawarkan pengalaman kuliah yang tak hanya berpusat pada ruang kelas. Perpaduan pendidikan, penelitian, dan kehidupan kampus membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat sekaligus pengalaman baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More