Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Kesalahan Lighting di Rumah yang Bikin Terasa Murahan

5 Kesalahan Lighting di Rumah yang Bikin Terasa Murahan
Ilustrasi pencahayaan rumah (pexels.com/Josh Sorenson)
Intinya Sih
  • Pencahayaan berperan besar dalam menciptakan suasana rumah; kesalahan umum seperti warna lampu terlalu putih bisa membuat ruangan terasa dingin dan kehilangan kesan hangat.
  • Hanya mengandalkan satu sumber cahaya tanpa layering membuat ruangan tampak datar, membosankan, dan kurang estetik menurut studi desain pencahayaan modern.
  • Intensitas serta penempatan lampu yang tidak tepat, termasuk minimnya cahaya alami, dapat menurunkan kenyamanan visual dan membuat rumah terlihat murahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pencahayaan sering dianggap hal kecil dalam menata rumah, padahal perannya sangat besar dalam menentukan suasana dan kesan visual sebuah ruangan. Rumah dengan desain bagus sekalipun, bisa terlihat kurang menarik jika lighting yang digunakan tidak tepat. Sebaliknya, pencahayaan yang baik bisa membuat rumah sederhana terasa lebih hangat dan elegan.

Banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan dalam memilih dan menata lampu. Mulai dari warna cahaya hingga penempatannya, semua berpengaruh pada tampilan akhir ruangan. Karena itu, penting untuk memahami kesalahan-kesalahan umum dalam lighting agar rumah tidak terlihat murahan.

1. Lampu terlalu putih

ilustrasi lampu rumah (freepik.com/wirestock)
ilustrasi lampu rumah (freepik.com/wirestock)

Menggunakan lampu dengan warna terlalu putih sering membuat ruangan terasa dingin dan kaku. Warna ini memang cocok untuk area kerja, tetapi kurang pas jika digunakan di ruang santai seperti ruang keluarga atau kamar tidur.

Penelitian menunjukkan bahwa cahaya memiliki dampak langsung pada kondisi psikologis dan kenyamanan manusia. “Cahaya memengaruhi kesehatan fisiologis dan psikologis,” demikian dijelaskan jurnal Lighting Research & Technology overview dalam Sage Journals.

Jika cahaya terlalu dingin, ruangan bisa terasa tidak nyaman dan kurang hangat. Akibatnya, rumah kehilangan kesan cozy dan justru terasa seperti ruang kantor.

2. Pencahayaan tidak berlapis

ilustrasi lampu rumah  (pexels.com/max)
ilustrasi lampu rumah (pexels.com/max)

Salah satu kesalahan paling umum adalah hanya mengandalkan satu sumber cahaya di tengah ruangan. Padahal, pencahayaan yang baik membutuhkan kombinasi beberapa jenis lampu. Dalam desain lighting modern, layering sangat penting untuk menciptakan kedalaman visual.

Sebuah studi Journal of Building Engineering dalam ScienceDirect menyebut bahwa distribusi cahaya dan variasinya sangat memengaruhi kenyamanan visual serta persepsi ruang. Tanpa layering, ruangan akan terlihat datar dan membosankan. Hal ini membuat interior tampak kurang hidup dan cenderung terlihat murahan.

4. Salah memilih intensitas cahaya

ilustrasi lampu rumah (pexels.com/Lisa from Pexels)
ilustrasi lampu rumah (pexels.com/Lisa from Pexels)

Banyak orang menggunakan lampu yang terlalu terang atau terlalu redup tanpa mempertimbangkan fungsi ruangan. Padahal, tingkat pencahayaan harus disesuaikan dengan aktivitas.

“Pencahayaan berlebihan dan distribusi cahaya yang buruk menyebabkan masalah kenyamanan visual,” seperti dijelaskan dalam jurnal Journal of Building Engineering study.

Cahaya yang terlalu terang bisa menyilaukan, sedangkan terlalu redup membuat ruangan suram. Keduanya membuat rumah terasa tidak nyaman dan kurang estetik.

5. Penempatan lampu yang tidak strategis

Ilustrasi pencahayaan rumah (pexels.com/Josh Sorenson)
Ilustrasi pencahayaan rumah (pexels.com/Josh Sorenson)

Penempatan lampu yang asal-asalan juga bisa merusak tampilan ruangan. Lampu yang tidak diarahkan dengan tepat, bisa menciptakan bayangan yang mengganggu atau membuat area tertentu terlalu gelap. Dalam laman MDPI, studi desain pencahayaan, disebutkan bahwa distribusi cahaya dan posisi lampu sangat memengaruhi persepsi ruang dan kenyamanan visual.

Lampu yang ditempatkan dengan benar bisa menonjolkan elemen interior. Sebaliknya, penempatan yang salah membuat rumah terlihat kurang rapi dan tidak profesional. Tapi, jangan mengabaikan cahaya alami. Banyak rumah tidak memaksimalkan cahaya alami dari jendela.

Padahal, cahaya matahari adalah sumber pencahayaan terbaik untuk menciptakan suasana yang hidup. Cahaya alami membuat ruangan terasa lebih luas, segar, dan sehat. Jika diabaikan, rumah bisa terasa gelap dan kurang menarik.

 

Lighting bukan hanya soal terang atau gelap, tetapi tentang bagaimana menciptakan suasana yang nyaman dan menarik. Kesalahan kecil dalam pencahayaan bisa membuat rumah terlihat kurang estetik dan bahkan terasa murahan. Dengan memahami kesalahan-kesalahan di atas, kamu bisa mulai memperbaiki lighting di rumah secara bertahap.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us

Latest in Life

See More