Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Jenis Grooming Kucing, Bersih dan Sehat!

7 Jenis Grooming Kucing, Bersih dan Sehat!
ilustrasi kucing dan pemiliknya (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Grooming kucing penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan anabul, terutama setelah bermain di area kotor yang bisa membawa penyakit.
  • Tujuh jenis grooming meliputi mandi, menyisir bulu, memotong kuku, menyikat gigi, membersihkan telinga, mata dan hidung, serta perawatan jamur dan kutu.
  • Selain membuat kucing lebih bersih dan rapi, grooming juga membantu mengurangi stres serta mencegah masalah kulit maupun infeksi pada anabul.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Beberapa anabul mungkin sering bermain-main di daerah yang kotor. Hal ini membuatnya menjadi bau dan berantakan. Pastinya, kita tidak pernah tahu kapan anabul membawa penyakit menular. Grooming menjadi penting bagi anabul agar tetap sehat dan bersih setelah beraktivitas. 

Grooming bukan sekedar memandikan anabul. Hal ini lebih kepada membersihkan seluruh bagian anabul dengan telliti. Ada banyak jenis grooming kucing yang dapat kamu lakukan untuk anabul kesayanganmu. 

1. Mandikan kucing

ilustrasi kucing menjilat  (pexels.com/Anjie Qiu)
ilustrasi kucing menjilat (pexels.com/Anjie Qiu)

Pada umumnya, kucing tidak memerlukan mandi karena ia dapat membersihkan tubuhnya sendiri. Biasanya, kucing akan menjilat tubuhnya yang mana berfungsi untuk membunuh kuman dan jamur di tubuhnya. 

Terkadang, setelah bermain di tempat yang kotor, kucing kesulitan untuk membersihkan dirinya sendiri. Kamu dapat membantu dengan memandikan kucing. Ingat, sebelum memandikan, kamu perlu menyumbat telinga kucing dengan kapas sehingga air tidak akan masuk.  Saat memandikannya, kamu harus melakukannya secara perlahan agar kucing tidak mengamuk. 

2. Sisir bulu

Ilustrasi Kucing di Jendela Cat Cafe (pexels.com/Fatih Güney)
Ilustrasi Kucing di Jendela Cat Cafe (pexels.com/Fatih Güney)

Menyisir bulu kucing sangat penting untuk mencegah terjadinya bola rambut pada kucing. Hal ini juga menjadi upaya agar rontokan bulu kucing tidak tertelan saat ia menjlati tubuhnya. Kegiatan ini juga dapat membuatmu mengetahui masalah yang terjadi pada bulu dan kulitnya. 

Jika kucingmu memiliki bulu yang pendek, kamu dapat menyisir bulunya seminggu sekali dengan sisir besi. Namun, jika kucingmu merupakan kucing dengan jenis bulu yang panjang, kamu harus menyisir bulunya setiap hari. 

3. Cek cakar

ilustrasi kuku kucing (pexels.com/Mikhail Nilov)
ilustrasi kuku kucing (pexels.com/Mikhail Nilov)

Cakar bagi kucing adalah benteng pertahanan diri yang juga berguna untuk memanjat dan menggaruk tubuh. Kamu perlu membantu kucing untuk merawat cakarnya. Pastikan cakar tidak tumbuh ke dalam dan mengakibatkan infeksi. 

Kuku kucing yang terlalu panjang dan tajam, dapat melukaimu dan membuat kucing tidak nyaman saat berjalan. Karena itu, kuku kucing perlu dirapikan. Jika kamu mengguntingnya sendiri, guntinglah kuku dengan warna transparan dan gunakan gunting kuku khusus kucing. Lakukan perlahan, jangan sampai bagian merah muda pada kuku kucing terluka. 

4. Sikat gigi

ilustrasi perempuan bermain dengan kucing (freepik.com/freepik)
ilustrasi perempuan bermain dengan kucing (freepik.com/freepik)

Menyikat gigi kucing juga menjadi salah satu grooming yang penting dilakukan. Kamu dapat melakukannya dengan sikat gigi khusus kucing dan menggunakan pasta gigi khusus kucing. Jangan gunakan pasta gigi manusia karena dapat mengakibatkan gangguan pencernaan pada kucing. 

Kamu juga dapat menggunakan cotton bud untuk menyikat gigi kucing. Pastikan kamu menggunakan sikkat gigi berbeda jika memiliki beberapa kucing. Hal ini untuk menghindari penularan bakteri. 

5. Bersihkan telinga

Kucing (pixabay.com/Gundula Vogel)
Kucing (pixabay.com/Gundula Vogel)

Telinga merupakan bagian tubuh kucing yang tidak bisa ia bersihkan sendiri karena posisinya yang sulit dijangkau. Kamu dapat membantu sang anabul untuk membersihkan telinga sambil memeriksa kondisi saluran telinga kucing supaya tidak ada kotoran atau tanda kemerahan. 

Untuk membersihkan telinga kucing, kamu dapat menggunakan cotton bud dan cairan pembersih telinga. Bersihkan telinga secara perlahan dan gunakan cotton bud yang berbeda untuk telinga kiri dan kanan. 

6. Bersihkan mata dan hidung

ilustrasi memeluk kucing (unsplash.com/Alessandro Armignacco)
ilustrasi memeluk kucing (unsplash.com/Alessandro Armignacco)

Kotoran atau kerak hitam sering kali ditemukan menempel di area mata dan hidung kucing. Area ini juga sulit dijangkau oleh kucing dan perlu dibantu untuk membersihkannya. 

Kamu dapat menggunakan handuk lembap untuk membersihkannya. Usap secara perlahan agar kucing tidak merasa terganggu saat mata dan hidungnya dibersihkan. 

7. Pembersihan jamur dan kutu

Ilustrasi kucing  (pexels.com/Serafettin Ünye)
Ilustrasi kucing (pexels.com/Serafettin Ünye)

Grooming jenis ini memiliki perawatan khusus. Kutu dan jamur di kulit kucing akan membuat sang anabul merasa tidak nyaman dan gatal. Hal ini juga berdampak pada pertumbuhan bulu kucing. Beberapa area akan terlihat botak danpa ada bulu. 

Kamu dapat membawa anabul ke dokter hewan untuk melakukan grooming ini. Ada beberapa treatment dan obat khusus yang bisa kamu dapatkan untuk meneruskan perawatan pada anabulmu. 

Grooming kucing memiliki manfaat kesehatan. Selain membuat anabul menjadi bersih, grooming juga dapat meredakan stres pada kucing. Semoga bermanfaat!

Penulis: Dara Mardotilah

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us

Latest in Life

See More