Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kesalahan Merawat Kasur yang Bisa Bikin Cepat Kotor dan Bau Apek
Ilustrasi kasur (freepik.com/topntp26)
  • Kasur dapat menyimpan kelembapan setelah digunakan semalaman, sehingga berpotensi memunculkan bakteri, tungau debu, jamur, dan bau apek.

  • Kebersihan tempat tidur perlu dijaga dengan membiarkannya terkena udara serta mencuci kasur, sprei, bantal, guling, dan selimut secara teratur.

  • Material sprei yang menyerap keringat dan penggunaan soda bikarbonat dapat membantu menjaga area tidur tetap bersih serta bebas bau tidak sedap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kesalahan merawat kasur dapat membuat tempat tidur cepat kotor, lembap, dan bau apek.
  • Who?
    Kebiasaan orang yang menggunakan dan merawat kasur dapat memengaruhi kondisi tempat tidur.
  • Where?
    Masalah tersebut terjadi pada kasur dan area tempat tidur, termasuk sprei, bantal, guling, serta selimut.
  • When?
    Kelembapan dapat terjebak setelah tidur selama 7 hingga 8 jam, terutama saat musim kemarau ketika tubuh lebih banyak berkeringat.
  • Why?
    Kelembapan, keringat, bakteri, noda, dan kebiasaan langsung merapikan tempat tidur dapat memicu bau apek.
  • How?
    Tempat tidur dapat dianginkan, dicuci secara teratur, menggunakan bahan yang menyerap keringat, serta dirawat dengan soda bikarbonat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kasur dipakai untuk tidur selama beberapa jam, jadi bisa menjadi lembap karena keringat. Kalau langsung dirapikan, udara basah bisa terjebak dan membuat bau, bakteri, tungau, serta jamur muncul. Kasur, sprei, bantal, guling, dan selimut perlu dicuci dengan benar agar tempat tidur tetap bersih dan nyaman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perawatan kasur yang dilakukan dengan benar dapat membantu menjaga area tidur tetap bersih dan mengurangi bau apek. Membiarkan tempat tidur terkena udara, mencuci perlengkapan secara teratur, serta memilih bahan yang menyerap keringat memberikan beberapa cara untuk merawat kasur, bantal, guling, dan selimut secara lebih menyeluruh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perawatan kasur menjadi salah satu hal yang paling penting, sebab itu merupakan tempat untuk beristirahat. Kebersihan tentunya menjadi hal yang perlu diperhatikan agar bisa tetap beristirahat dengan nyaman. Sayangnya, beberapa kebiasaan yang kamu lakukan bisa membuat kasur jadi cepat kotor dan bau apek.

Berikut adalah beberapa kesalahan merawat kasur yang bikin area tempat tidur jadi kurang terawat serta bau apek. Mulai dari jarang mengganti sprei hingga salah saat membersihkan noda, kesalahan kecil ini dapat memengaruhi kondisi kasur.

1. Jangan langsung merapikan tempat tidur begitu bangun pagi

Ilustrasi kasur yang rapi (unsplash.com/Mitchell Luo)

Kasur menjadi tempat kamu beristirahat, idealnya selama 7 hingga 8 jam di malam hari. Selama itu, bakteri dapat berkembang biak, mungkin karena cairan tubuh yang keluar sepanjang tidur. Tempat tidur bisa mempertahankan kelembapan, menjadikan bakteri berkembang biak, munculnya tungau debu, hingga bau apek. Sayangnya, begitu bangun tidur kamu langsung merapikan seprai dan selimut, inilah yang dapat menjebak kelembapan udara di sana.

Dilansir Good Houskeeping, disarankan untuk sedikit menjemur selimut terlebih dahulu dengan membuka jendela dan membiarkan cahaya matahari masuk. Setidaknya, biarkan tempat tidur terkena udara selama beberapa jam. Langkah ini dapat mengurangi bau apek, sisa kelembapan, dan menahan pertumbuhan jamur di area tersebut. Lalu, kamu bisa memukul bantal dan guling sehingga serta isinya dapat bernapas secara lebih baik.

2. Rutin mencuci tempat tidur

Ilustrasi kasur (freepik.com/lifeforstock)

Sangat penting untuk mencuci tempat tidur dengan cara yang benar. Hal ini juga perlu dilakukan secara teratur untuk membunuh bakteri dan mencegah bau apek. Allergy UK merekomendasikan untuk mencuci kasur seminggu sekali pada suhu 60 derajat dan gunakan detergen khusus untuk menghilangkan noda. Terutama di musim kemarau saat cuaca panas, tubuh cenderung berkeringat lebih banyak di malam hari.

Oleh karenanya, kamu perlu menjaga area tempat tidur secara ekstra. Perhatikan pula bantal, guling, selimut dan pernak-pernik lain yang ada di atas kasur.

3. Gunakan seprai dengan bahan yang tepat

Ilustrasi kasur di hotel (unsplash.com/Point3D Commercial Imaging Ltd.)

Menggunakan pelindung bantal, kasur, dan selimut juga sangat esensial untuk menghindari bau tidak sedap. Dalam laman Good Housekeeping disarankan untuk memilih sprei dengan teknologi dan inovasi yang telah terstandar. Gunakan material katun Jepang dan tencel yang lembut serta menyerap keringat, sehingga tidak meninggalkan bau di cuaca panas.

Lakukan pencucian rutin, ketika menemukan ada noda keringat, segera cuci. Sebab, mesin cuci tidak sepenuhnya bisa membersihkan noda yang membandel, maka kamu perlu melakukan perawatan ekstra untuk pelindung kasur, bantal, dan selimut.

Selain itu, hilangkan bau dengan menggunakan soda bikarbonat dengan menaburkannya di atas permukaan kasur, lalu biarkan beberapa jam sebelum disedot menggunakan vacum.

Tak hanya bau, langkah ini juga disebut bisa menghilangkan tungau kasur. Selain beberapa tips di atas, kamu juga bisa menggunakan pewangi ruangan untuk menjaga aroma kamar tetap harum. Coba praktikan di rumah, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article