Ilustrasi kitchen desk (unsplash.com/Nadin Mario)
Pilih lokasi yang tepat
Letakkan kitchen desk di luar segitiga kerja utama dan jalur lalu lintas utama di dapur. Jika berencana bekerja di meja untuk waktu yang lama, letakkan di sudut yan glebih terpencil, karena kamu pastinya tidak ingin tumpukan pekerjaan rumah berada di tengah-tengah proses memasak.
Pertimbangan lokasi lainnya adalah bagaimana memanfaatkan area meja kerja secara maksimal. Misalnya, kamu bisa memasang kitchen desk bersama dengan area minuman untuk meningkatkan kegunaan dan mengurangi kekacauan.
Pertimbangkan tinggi kitchen desk
Kitchen desk setinggi konter (36 inci dari lantai) adalah pilihan yang paling masuk akal. Meja ini memungkinkan kamu untuk mencocokkan kursi atau bangku meja dengan meja di area dapur, sehingga menciptakan tampilan yang serasi.
Pengaturan ini juga menawarkan fleksibilitas yang dapat dengan mudah berfungsi ganda sebagai ruang persiapan tambahan saat menjamu tamu.
Tambahkan penyimpanan dan pengisian daya yang fungsional
Fungsi kitchen desk akan berbeda bagi setiap orang, tetapi mungkin termasuk tempat untuk menyortir surat, meletakkan kunci atau barang-barang penting sehari-hari lainnya, tempat untuk mengisi daya, dan tempat untuk menyelesaikan pekerjaan.
Kemampuan pengisian daya mungkin memerlukan pertimbangan dan perencanaan yang paling matang. Misalnya menyediakan daya dengan stop kontak atau port USB yang tersembunyi di bawah lemari.
Dalam hal penyimpanan dan desain keseluruhan, perlakukan kitchen desk sebagai bagian dari keseluruhan dapur, dengan lemari dan hardware yang serasi. Lemari khusus dapat membantu meningkatkan pengorganisasian dan memberikan tampilan yang menyenangkan dan terencana pada kitchen desk.
Itulah informasi mengenai fitur kitchen desk, meja kerja di dapur yang kembali jadi tren, sejak popularitasnya di era '90-an hingga 2000-an. Nah, apakah kamu tertarik mendesain rumah lengkap dengan area ini?