Sebagian wilayah Indonesia tengah menghadapi dampak sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau, membuat debu halus ini ikut menempel di halaman, jendela, furnitur, sampai masuk ke dalam rumah. Gak heran, bila rumah yang biasanya identik dengan lantai bersih dan jendela bening, tiba-tiba berubah karena lapisan abu vulkanik.
Jangan sepelekan tumpukan abu yang terlihat seperti debu biasa. Teksturnya yang abrasif bisa membuat permukaan tertentu tergores jika dibersihkan sembarangan, sementara menyapunya dalam keadaan kering justru bisa membuat partikel kembali beterbangan. Jadi sebelum mengambil sapu dan mulai beberes, ada beberapa cara yang sebaiknya diperhatikan agar rumah kembali bersih tanpa membuat masalah baru?
