Sebuah buku sering kali lahir dari keresahan seorang penulis. Mungkin salah satunya adalah Orang-Orang Proyek, sebuah novel karya Ahmad Tohari yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2002 silam. Sebab, novel satu ini membahas keresahan sosial yang masih relevan hingga sekarang.
Dalam novel ini, Ahmad Tohari menggambarkan betapa bobroknya suatu negara melalui proyek pembangunan jembatan. Kabul, sang tokoh utama dalam cerita menjalani realitas politik yang pelik. Proyek jembatan yang harusnya menjadi harapan rakyat malah dijadikan ladang korupsi. Bahkan korupsi dilakukan mulai dari tingkat akar rumput hingga para petinggi.
Mendengar berita korupsi yang tengah berseliweran, rasanya novel satu ini sangat realte dengan kondisi negara kita saat ini. Berikut beberapa kutipan yang cukup menampar tentang rusaknya suatu negara dari novel Orang-Orang Proyek.
