Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Adaptasi adalah Penyesuaian Diri, Ini Tujuan dan Jenisnya

Adaptasi adalah Penyesuaian Diri, Ini Tujuan dan Jenisnya
ilustrasi hewan-hewan di alam liar (pixabay.com/ cocoparisienne)
Share Article

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”

Dalam kehidupan bermasyarakat, adaptasi adalah suatu hal yang diperlukan seseorang untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Seperti peribahasa di atas, seseorang sepatutnya mengikuti atau menghormati adat istiadat yang berlaku di tempat tinggalnya. Oleh karena itu, seseorang perlu beradaptasi.

Tidak hanya manusia saja, hewan dan tumbuhan juga perlu melakukan adaptasi. Kemampuan beradaptasi sangat penting untuk kehidupan dan juga agar terhindar dari ancaman kepunahan. Agar mengetahui lebih lanjut, simak artikel berikut ini!

  1. 1. Pengertian adaptasi

    Pixabay.com/Pixels-mixer
    Pixabay.com/Pixels-mixer

    Melansir Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adaptasi adalah penyesuaian terhadap lingkungan, pekerjaan, dan pelajaran. Selain untuk bertahan hidup, adaptasi juga merupakan ciri khas yang dilakukan untuk berlindung dari musuh dan merupakan cara untuk reproduksi.

    Menurut teori evolusi Darwin yang dikutip dari laman National Geographic, adaptasi adalah mekanisme biologis pada organisme yang dirancang untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru atau perubahan yang terjadi di lingkungan saat ini. Proses adaptasi ini pasti dialami makhluk hidup mulai dari penyesuaian karakteristik tubuh hingga tingkah laku agar sesuai dengan kondisi lingkungannya.

    Kemampuan beradaptasi juga diturunkan secara genetik dari orangtua atau induk organisme. Sesuai dengan perkembangan zaman, cara adaptasi akan terus berkembang dan meningkat dari generasi ke generasi karena adanya evolusi dan seleksi alam.

  2. 2. Tujuan adaptasi

    Ilustrasi binatang (pexels.com/gillian-harrison-3071696)
    Ilustrasi binatang (pexels.com/gillian-harrison-3071696)

    Adaptasi merupakan cara organisme dalam mempertahankan hidupnya. Baik dari ancaman musuh, ancaman cuaca dan iklim, serta situasi di sekitar organisme tersebut.

    Oleh karena itu, organisme dapat hidup dengan nyaman meski memiliki lingkungan yang berubah-ubah. Lalu, adaptasi juga diperlukan untuk memperoleh makanan dan untuk berkembang biak.

  3. 3. Jenis-jenis adaptasi

    ilustrasi lumba-lumba jantan dan lumba-lumba betina (unsplash.com/Talia Cohen)
    ilustrasi lumba-lumba jantan dan lumba-lumba betina (unsplash.com/Talia Cohen)

    Melansir Modul IPA (2018), cara beradaptasi setiap makhluk berbeda-beda. Berikut penjelasan jenis-jenis adaptasi:

    1. Morfologi

    Adaptasi morfologi merupakan jenis adaptasi ketika suatu organisme melakukan penyesuaian dengan merubah bentuk organ atau struktur tubuhnya terhadap lingkungan. Adaptasi ini dapat dilihat dari luar atau secara jelas.

    Contohnya adalah selaput di kaki bebek agar ia bisa berenang, paruh dan kuku burung elang yang runcing untuk menangkap dan mengoyak makanan, serta paruh burung pipit yang keras untuk mencerna biji-bijian.

    2. Fisiologis

    Adaptasi fisiologis merupakan adaptasi organisme yang menyesuaikan diri dengan lingkungannya melalui fungsi kerja organ tubuh.

    Contohnya adalah lumba-lumba yang memiliki kemampuan ultrasonik untuk menemukan ikan buruannya. Contoh lainnya adalah ular yang mampu memangsa hewan yang lebih besar dari ukuran tubuhnya. 

    3. Adaptasi Tingkah Laku

    Adaptasi tingkah laku merupakan adaptasi perilaku organisme yang dilakukan untuk menyesuaikan diri atau membantunya bertahan hidup.

    Contohnya adalah cumi-cumi mengeluarkan tinta hitam pekat ketika merasa terancam. Selain itu, bunglon mengubah warna tubuhnya sesuai dengan warna tempat.

    Demikian informasi mengenai adaptasi dari suatu organisme. Adaptasi diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More