“Ketika kamu berlatih atau mengulang kembali, kamu meningkatkan kecepatan munculnya ingatan karena kamu memperkuat selubung mielin. Sinyal listrik dapat bergerak lebih cepat sehingga kamu mampu menerapkan informasi tersebut,” ujar Dr. Tracey Tokuhama-Espinosa, seorang peneliti pendidikan yang mengajar mata kuliah The Neuroscience of Learning di Harvard Summer School, dikutip dari Harvard Edu.
Apa Itu Metode SQ3R untuk Belajar? Kenali Tahapan dan Manfaatnya

- SQ3R adalah metode belajar aktif dari Francis P. Robinson yang mencakup Survey, Question, Read, Recite, dan Review untuk memahami bacaan secara lebih terarah.
- Penerapannya dimulai dengan meninjau struktur materi, membuat pertanyaan, membaca sambil mencari jawaban dan mencatat, lalu menjelaskan ulang memakai kata-kata sendiri.
- Metode ini membantu mengecek pemahaman serta mengingat materi, tetapi membutuhkan waktu dan usaha lebih, sehingga cocok untuk bacaan panjang atau materi penting.
Pernah membaca materi pelajaran berkali-kali, tetapi beberapa jam kemudian justru lupa apa saja yang sudah dipelajari? Kalau iya, mungkin masalahnya bukan hanya pada banyaknya materi, melainkan pada cara kamu membacanya.
Salah satu metode yang bisa dicoba adalah SQ3R. Metode ini mengajak kamu membaca secara aktif melalui lima tahapan, mulai dari membuat pertanyaan, mencari jawaban, menjelaskan kembali, hingga meninjau informasi yang sudah dipelajari. Yuk, kenali apa itu SQ3R, tahapan, dan manfaatnya berikut ini!
1. Apa itu metode SQ3R untuk belajar?

ilustrasi mahasiswi sedang belajar dengan laptop (pexels.com/timamiroshnichenko) SQ3R merupakan metode membaca dan belajar aktif yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Survey, Question, Read, Recite, dan Review. Metode ini diperkenalkan oleh psikolog pendidikan Francis P. Robinson melalui bukunya Effective Study pada 1946 dan dirancang untuk membantu pembaca berinteraksi lebih aktif dengan materi yang dipelajari.
Berbeda dari membaca biasa yang sering dilakukan dengan mengikuti teks dari awal sampai akhir, SQ3R membuat kamu memiliki tujuan sebelum mulai membaca. Kamu terlebih dahulu melihat gambaran umum materi, menyusun pertanyaan, mencari jawabannya ketika membaca, menjelaskan kembali dengan kata-kata sendiri, lalu meninjau ulang materi tersebut.
Metode ini dapat digunakan pelajar, mahasiswa, maupun siapa saja yang perlu memahami bacaan panjang atau padat informasi, seperti buku pelajaran, materi kuliah, dan artikel akademik. Penelitian dalam Journal of Marketing Education juga membahas penerapan SQ3R untuk membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan memahami bacaan berbasis buku teks.
2. Bagaimana cara menerapkan metode SQ3R?

ilustrasi belajar (pexels.com/timamiroshnichenko) 1. Survey
Pada tahap Survey, jangan langsung membaca materi secara mendalam. Perhatikan judul, subjudul, gambar, tabel, kata yang dicetak tebal, pendahuluan, kesimpulan, atau ringkasan untuk mendapatkan gambaran umum dan mengetahui bagian penting dalam bacaan.
Misalnya, saat mempelajari bab tentang sistem pernapasan manusia, lihat subjudul seperti organ pernapasan, mekanisme pernapasan, dan gangguan sistem pernapasan agar kamu mengetahui materi yang akan dibahas.
2. Question
Setelah memahami gambaran umum materi, buat pertanyaan berdasarkan subjudul atau hal yang ingin kamu ketahui. Misalnya, subjudul “Organ Pernapasan Manusia” dapat diubah menjadi pertanyaan, “Apa saja organ yang berperan dalam sistem pernapasan manusia?”
Pertanyaan juga bisa berupa “Mengapa proses ini terjadi?” atau “Bagaimana konsep ini bekerja?” Jika sedang mempersiapkan ujian, kamu dapat membuat pertanyaan tentang informasi yang perlu dipahami dan dijelaskan kembali.
3. Read
Selanjutnya, baca materi secara menyeluruh sambil mencari jawaban atas pertanyaan yang sudah dibuat. Catat informasi penting yang ditemukan agar kegiatan membaca tetap terarah dan hasilnya lebih mudah dipelajari kembali.
Misalnya, saat membaca tentang organ pernapasan, kamu menemukan penjelasan mengenai fungsi hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Catat informasi yang menjawab pertanyaanmu di bawah pertanyaan tersebut.
4. Recite
Setelah membaca satu bagian, tutup buku dan coba jelaskan kembali isinya menggunakan kata-katamu sendiri. Kamu bisa melakukannya secara lisan, membuat rangkuman singkat, atau menjelaskan materi seolah-olah sedang mengajarkannya kepada orang lain.
Misalnya, setelah membaca fungsi paru-paru, jelaskan bahwa organ tersebut menjadi tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Jika masih kesulitan, buka kembali materi yang berkaitan lalu coba jelaskan lagi dengan bahasamu sendiri.
“Pembaca perlu memahami bacaan secara aktif dengan menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah dimiliki, kemudian mempertanyakan, menganalisis, dan menggali isi teks lebih dalam,” ujar akademisi Dr Maryanne Wolf, dikutip dari The Guardian.
5. Review
Tahap terakhir adalah Review, yaitu meninjau kembali materi, catatan, pertanyaan, dan jawaban yang sudah dibuat. Uji pemahamanmu dengan menjawab pertanyaan tanpa melihat buku, lalu baca kembali bagian yang masih belum dikuasai.
Misalnya, sehari setelah mempelajari satu bab, coba jawab kembali daftar pertanyaan yang dibuat sebelumnya. Jika masih ada yang belum bisa dijawab, tandai dan pelajari kembali penjelasannya.
3. Apa manfaat metode SQ3R untuk belajar?

ilustrasi belajar menggunakan laptop (pexels.com/karolinagrabowska) Salah satu manfaat SQ3R adalah membuat kegiatan membaca lebih aktif dan terarah. Kamu gak hanya menerima informasi, tetapi juga menentukan hal yang perlu dicari, membuat pertanyaan, dan mengecek pemahaman selama belajar.
Metode ini juga membantu menemukan bagian materi yang belum dipahami. Pada tahap Recite, misalnya, kamu perlu menjelaskan kembali informasi dengan kata-kata sendiri, sedangkan Review membantu mengecek dan mengingat kembali materi yang sudah dipelajari.
Meski begitu, SQ3R membutuhkan waktu dan usaha lebih banyak karena melibatkan proses bertanya, mencatat, mengingat kembali, dan meninjau materi. Karena itu, metode ini lebih sesuai untuk memahami materi yang panjang atau penting daripada sekadar mencari satu informasi singkat.
Kalau baru mencoba SQ3R, mulai dari satu bab atau bagian kecil agar kamu terbiasa menjalankan setiap tahapnya. Dengan membaca, bertanya, mengingat, dan meninjau kembali materi, proses belajar pun jadi lebih terarah.





















