Suasana Kampus IPDN Sumbar (sumbar.ipdn.ac.id)
Pasti ini yang paling bikin kamu deg-degan, kan? "Nanti aku ditempatkan di mana ya?" Tenang, keduanya sama-sama menjanjikan status ASN, tapi dengan "medan perang" yang berbeda. Lulusan IPDN akan menjadi wajah pemerintah di garis terdepan, mengabdi di Kemendagri, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Kamu bisa jadi birokrat, perencana daerah, atau bahkan Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja).
Sementara itu, lulusan PKN STAN akan lebih banyak "bermain" di balik layar keuangan negara. Kamu berkesempatan besar masuk ke lingkungan Kemenkeu seperti Direktorat Jenderal Pajak, Bea Cukai, atau mengawasi keuangan negara di BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. ). Intinya, keduanya sama-sama mulia, tinggal pilih kamu ingin mengabdi lewat kebijakan publik atau lewat pengelolaan keuangan negara!
Memilih antara IPDN dan PKN STAN memang bukan hal yang mudah, apalagi keduanya sama-sama menjanjikan masa depan yang cerah dan status ASN. Tapi ingat, sekolah kedinasan "terbaik" bukanlah yang paling populer atau paling banyak peminatnya, melainkan yang paling sejalan dengan passion, karakter, dan tujuan hidupmu. Jangan sampai salah pilih hanya karena ikut-ikutan tren atau tekanan lingkungan, ya!
Nah, kalau kamu masih punya pertanyaan atau masih sedikit galau, jangan ragu buat curhat di kolom komentar, ya!