5 Cara Merawat Rumah agar Tetap Nyaman saat Musim Hujan, Bikin Comfy!

Musim hujan kerap membawa tantangan tersendiri bagi kondisi rumah. Curah hujan tinggi, udara lembap, dan minimnya sinar matahari dapat memicu berbagai masalah, dari kebocoran hingga bau apek. Jika tidak dirawat dengan baik, rumah bisa terasa tidak nyaman dan bahkan berdampak pada kesehatan penghuninya.
Selain faktor cuaca, aktivitas di dalam rumah juga cenderung meningkat saat hujan turun. Rumah menjadi pusat kegiatan sehari-hari, sehingga kenyamanan dan kebersihannya perlu mendapat perhatian ekstra. Dengan perawatan yang tepat, rumah tetap bisa menjadi tempat berlindung yang hangat dan aman selama musim hujan. Berikut IDN Times Community membagikan lima cara merawat rumah agar tetap nyaman, bersih, dan sehat saat musim hujan tiba.
1. Periksa dan perbaiki atap serta saluran air

Atap merupakan bagian rumah yang paling rentan saat musim hujan. Kebocoran kecil yang dibiarkan dapat berkembang menjadi masalah besar, seperti rembesan air dan kerusakan plafon. Karena itu, pengecekan atap sebaiknya dilakukan sebelum dan selama musim hujan.
Selain atap, pastikan talang dan saluran air tidak tersumbat oleh daun atau sampah. Saluran air yang lancar akan mencegah air meluap dan merembes ke dinding rumah. Perawatan rutin pada bagian ini sangat penting untuk menjaga struktur rumah tetap aman.
2. Jaga sirkulasi udara agar rumah tidak lembap

Udara lembap adalah penyebab utama munculnya jamur dan bau tidak sedap di dalam rumah. Saat musim hujan, jendela sering tertutup sehingga sirkulasi udara menjadi kurang optimal. Kondisi ini membuat kelembapan mudah terperangkap di dalam ruangan.
Untuk mengatasinya, buka jendela atau ventilasi saat hujan reda atau cuaca tidak terlalu basah. Kamu juga bisa menggunakan kipas angin atau exhaust fan untuk membantu perputaran udara. Rumah dengan sirkulasi udara yang baik akan terasa lebih segar dan sehat.
3. Cegah jamur dan lumut sejak dini

Dinding, kamar mandi, dan area yang jarang terkena sinar matahari sangat rentan ditumbuhi jamur dan lumut. Jika dibiarkan, jamur tidak hanya merusak tampilan rumah, tetapi juga bisa memicu gangguan pernapasan. Karena itu, pencegahan sejak dini sangat diperlukan.
Bersihkan area lembap secara rutin dan gunakan cairan pembersih antijamur jika diperlukan. Pastikan juga area tersebut tetap kering setelah dibersihkan. Dengan perawatan yang konsisten, pertumbuhan jamur bisa berkurang selama musim hujan.
4. Atur penempatan dan perawatan perabot rumah

Perabot rumah, terutama yang berbahan kayu dan kain, sangat sensitif terhadap kelembapan. Jika terlalu lama berada di ruangan lembap, perabot bisa berjamur, melengkung, atau mengeluarkan bau tidak sedap. Penataan yang tepat akan membantu menjaga kondisi perabot tetap baik.
Usahakan tidak menempelkan perabot langsung ke dinding, terutama dinding luar rumah. Beri jarak agar udara bisa mengalir dengan baik. Untuk perabot kain seperti sofa atau karpet, lakukan penjemuran atau pembersihan rutin agar tetap kering dan bersih.
5. Jaga kebersihan lantai dan area masuk rumah

Saat musim hujan, air dan lumpur mudah terbawa masuk ke dalam rumah. Jika tidak segera dibersihkan, lantai bisa menjadi licin dan kotor. Kondisi ini berisiko menyebabkan terpeleset dan membuat rumah terasa tidak nyaman.
Sediakan keset di area pintu masuk untuk mengurangi air dan kotoran yang masuk. Bersihkan lantai secara rutin dan pastikan tidak ada genangan air. Rumah yang bersih dan kering akan terasa jauh lebih nyaman meski hujan turun sepanjang hari.
Merawat rumah saat musim hujan membutuhkan perhatian ekstra, tetapi mudah dilakukan. Dengan melakukan lima hal di atas, rumah jadi tetap nyaman dan aman dihuni. Perawatan yang dilakukan secara rutin akan membantu mencegah masalah besar dan membuat rumah tetap menjadi tempat terbaik untuk beristirahat di tengah cuaca hujan.


















