Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Cara supaya Belajar Bahasa Inggris Gak Terasa Membosankan
ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (freepik.com/freepik)

Kamu ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris tapi selalu merasa bosan saat baru mulai mempelajarinya? Eits, jangan langsung menyerah dulu, ya. Bisa jadi, kamu hanya perlu mengganti teknik pembelajaran yang digunakan selama ini.

Memang, saat pertama kali memulai kamu bisa merasa bosan dan ingin give up aja. Namun, mau sampai kapan kamu gak bisa Bahasa Inggris? Sementara, itu adalah skill yang diperlukan sekali di zaman sekarang. Jadi, buat kamu yang sering merasa Bahasa Inggris itu membosankan, yuk, coba dulu 7 tips berikut.

1. Ganti mindsetmu terlebih dahulu

ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Semua dimulai dari mindset, termasuk soal belajar. Gak ada yang akan terasa mudah jika dari awal kamu sudah berpikir bahwa Bahasa Inggris itu sulit dan membosankan. Sebaliknya, semua akan terasa menyenangkan dan menggembirakan jika kamu dari awal sudah sepakat bahwa Bahasa Inggris is fun!

Jadi, coba deh sekarang kamu ganti mindset-mu dan mulai belajar menyukai Bahasa Inggris dalam berbagai bentuk. Baik itu bentuk audio ataupun teks. Anggaplah Bahasa Inggris sebagai hal yang baik dan akan mendatangkan kebaikan untukmu. Jangan sampai kamu kalah dengan pikiranmu sendiri!

2. Jangan membuat kegiatan tersebut terasa seperti belajar

ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (freepik.com/freepik)

Semua akan terasa sulit dan membosankan jika dari awal kamu sudah men-setting momen itu sebagai kegiatan belajar. Bayangkan jika kamu mengganti kegiatan itu dengan kegiatan yang seolah kamu sedang bersenang-senang. Misal, kamu menonton film berbahasa Inggris dengan genre yang kamu sukai. Atau, kamu mendengarkan musik berbahasa Inggris oleh penyanyi favoritmu, dan lain sebagainya.

Kegiatan semacam ini, walaupun terasa seperti hiburan, sebenarnya bisa jadi momen belajar yang justru malah gak membosankan sama sekali. Ditambah lagi, kamu bisa belajar langsung dari cara native speaker menggunakan Bahasa Inggris. Seru banget, kan?

3. Lakukan sambil mengerjakan pekerjaan lain

ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (pexels.com/George Milton)

Kalau kamu tipe orang yang gampang bosan ketika hanya duduk dan fokus belajar, coba deh belajar Bahasa Inggris sambil melakukan aktivitas lain. Misalnya, kamu bisa mendengarkan podcast Bahasa Inggris ketika sedang memasak, membersihkan rumah, menyetir, atau berjalan santai. Kamu gak harus selalu duduk sambil membuka buku dan mencatat vocabulary untuk bisa belajar.

Cara ini cocok banget buat kamu yang punya banyak aktivitas tetapi tetap ingin meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris. Meski awalnya hanya mendengarkan, lama-lama telinga kamu akan terbiasa dengan pronunciation, intonation, dan berbagai kosakata baru. Kalau ada kata atau kalimat yang menarik, kamu bisa mencatatnya setelah aktivitasmu selesai. Jadi, belajar tetap jalan tanpa membuat kamu merasa sedang menjalani sesi belajar yang serius.

4. Lakukan di waktu santai

ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (pexels.com/Oladimeji Ajegbile)

Kamu gak harus menyediakan waktu khusus berjam-jam hanya untuk belajar Bahasa Inggris. Justru, sesi belajar yang terlalu lama bisa membuat kamu cepat kehilangan fokus dan akhirnya malas melanjutkannya. Coba manfaatkan waktu santai, misalnya 10–15 menit sebelum tidur, saat menunggu seseorang, atau ketika sedang menikmati kopi di sore hari.

Kuncinya bukan berapa lama kamu belajar dalam satu waktu, tetapi seberapa konsisten kamu melakukannya. Lima belas menit setiap hari bisa terasa jauh lebih ringan daripada belajar dua jam tetapi hanya dilakukan seminggu sekali. Kamu juga bisa menentukan aktivitas sesuai mood, seperti membaca artikel pendek, menonton video, mendengarkan lagu, atau sekadar menghafalkan beberapa expression yang sering digunakan sehari-hari.

5. Cari teman untuk belajar bersama

ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (pexels.com/Armin Rimoldi)

Belajar sendirian memang punya kelebihan, tetapi kalau kamu gampang kehilangan motivasi, coba ajak teman. Kalian bisa membuat aturan sederhana, misalnya saling mengirim voice note dalam Bahasa Inggris, ngobrol menggunakan Bahasa Inggris selama beberapa menit, atau saling memberikan pertanyaan sederhana. Gak perlu langsung menggunakan grammar yang rumit karena tujuan awalnya adalah membuat kamu terbiasa menggunakan Bahasa Inggris.

Belajar bersama juga bisa membuat kesalahan terasa lebih biasa. Kamu dan temanmu bisa saling mengoreksi tanpa harus merasa sedang mengikuti ujian. Bahkan, kalian bisa membuat challenge kecil, seperti siapa yang paling banyak menggunakan English expression baru dalam satu minggu. Belajar jadi terasa seperti aktivitas bersama, bukan kewajiban yang harus kamu jalani sendirian.

6. Asah skill yang memang kamu butuhkan dulu

ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Gak semua kemampuan Bahasa Inggris harus kamu kuasai sekaligus. Kalau kebutuhanmu adalah bisa berbicara dengan orang asing, fokuslah dulu pada speaking dan listening. Kalau kamu membutuhkan Bahasa Inggris untuk pekerjaan, kamu bisa memprioritaskan vocabulary dan expression yang berhubungan dengan pekerjaanmu.

Cara seperti ini membuat proses belajar terasa lebih masuk akal karena kamu langsung mempelajari sesuatu yang memang akan digunakan. Kamu juga bisa lebih cepat merasakan manfaatnya ketika berhasil menggunakan satu kata atau kalimat dalam situasi nyata. Setelah kemampuan yang paling kamu butuhkan mulai berkembang, barulah perlahan kamu menambahkan skill lainnya.

7. Buat relate dengan kehidupanmu

ilustrasi seseorang belajar Bahasa Inggris (pexels.com/Artem Podrez)

Salah satu cara paling ampuh supaya belajar gak terasa membosankan adalah membuat materi yang kamu pelajari dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jangan hanya menghafalkan vocabulary seperti apple, table, atau book kalau sebenarnya kamu lebih membutuhkan kosakata yang berkaitan dengan pekerjaan, hobi, keluarga, atau aktivitas sehari-hari. Kamu bisa belajar dari hal-hal yang memang kamu alami.

Misalnya, kalau kamu suka memasak, pelajari vocabulary tentang ingredients dan cooking. Kalau kamu suka traveling, pelajari expression yang biasa digunakan di airport, hotel, atau restoran. Semakin relate materi dengan kehidupanmu, semakin mudah pula kamu menemukan alasan untuk menggunakannya. Jadi, Bahasa Inggris gak lagi terasa seperti pelajaran yang harus kamu kuasai, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Jadi, kalau selama ini kamu merasa belajar Bahasa Inggris itu membosankan, mungkin masalahnya bukan pada Bahasa Inggrisnya, tetapi pada cara kamu mempelajarinya. Kamu gak harus selalu duduk di depan buku, menghafalkan ratusan vocabulary, atau mengerjakan soal grammar setiap hari. Coba mulai dari hal yang kamu sukai dan buat prosesnya senyaman mungkin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article