“EF Homestay Program membawa anak keluar dari zona nyaman mereka. Ketika anak harus mengurus keperluannya sendiri, berkomunikasi dengan teman dari negara lain, dan mengikuti ritme budaya baru, di situlah kemampuan bahasa mereka berkembang karena digunakan secara langsung, bukan sekadar dipelajari di kelas. Ini bukan cuma soal kemampuan bahasa, tetapi juga tentang bagaimana anak pulang dengan versi dirinya yang lebih percaya diri," kata Agustania Hegia Iskandar, Country Product Manager EF Language Abroad, Indonesia.
EF Language Travel, Konsep Belajar Bahasa Langsung dari Dunia
- EF Language Travel menawarkan pembelajaran bahasa langsung di negara tujuan melalui program yang disesuaikan untuk anak, remaja, calon mahasiswa, dan peserta dengan kebutuhan belajar fleksibel.
- EF Homestay Program bagi usia 7–17 tahun berlangsung sekitar dua hingga tiga minggu, memadukan kelas bahasa, aktivitas budaya, eksplorasi, serta interaksi internasional untuk melatih komunikasi dan kemandirian.
- Program grup mencakup persiapan sebelum berangkat, akomodasi Host Family atau Residence, pendampingan EF Leader, dan destinasi seperti Singapura, Jepang, Australia, Amerika Serikat, serta Inggris sesuai periode.
EF Education First menghadirkan EF Language Travel, rangkaian program pendidikan internasional yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan bahasa secara langsung di negara tujuan, sekaligus mendapatkan pengalaman hidup di lingkungan global. EF Language Travel memperkenalkan berbagai pilihan program yang dirancang sesuai usia, kebutuhan, dan tujuan pendidikan peserta. Salah satu program utamanya adalah EF Homestay Program, yang ditujukan bagi anak dan remaja usia 7–17 tahun.
Selain itu, EF juga memiliki EF University Preparation untuk peserta yang ingin mempersiapkan pendidikan tinggi di luar negeri serta EF Individual Language Abroad bagi peserta yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa melalui pengalaman belajar dan tinggal di negara tujuan. Penasaran dengan berbagai program EF Language Travel tersebut? Cari tahu secara lengkap di sini!
1. EF Homestay Program: belajar bahasa sekaligus belajar mandiri
EF Language Travel (dok. EF) Di Indonesia, EF Homestay Program menjadi salah satu pilihan bagi orangtua yang ingin memberikan pengalaman internasional kepada anak. Program ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran bahasa, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal budaya baru, membangun pertemanan internasional, serta mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri.
EF Homestay Program dirancang bagi anak dan remaja usia 7 hingga 17 tahun untuk mengikuti pengalaman belajar internasional selama sekitar dua hingga tiga minggu di negara tujuan. Selama program, peserta mengikuti pembelajaran bahasa yang dipadukan dengan berbagai kegiatan di luar kelas. Aktivitas dapat berupa kunjungan edukatif, kegiatan olahraga dan outdoor, cultural activities, city exploration, excursion, hingga interaksi bersama peserta dari berbagai latar belakang.
Dengan pendekatan tersebut, proses pembelajaran tidak berhenti ketika siswa meninggalkan ruang kelas. Bahasa yang dipelajari digunakan secara langsung dalam berbagai situasi sehari-hari. Peserta belajar bagaimana berkomunikasi ketika membutuhkan sesuatu, berkenalan dengan teman baru, mengikuti aktivitas bersama, hingga berinteraksi dengan lingkungan di negara tujuan. Dengan demikian, bahasa tidak lagi hanya menjadi mata pelajaran, tetapi menjadi alat komunikasi yang digunakan dalam kehidupan nyata.
Selain meningkatkan kemampuan komunikasi, pengalaman selama program juga memberikan ruang bagi peserta untuk belajar beradaptasi, bekerja sama, bertanggung jawab, serta mengambil keputusan secara lebih mandiri ketika berada jauh dari lingkungan sehari-hari.
2. EF Homestay Program: belajar bahasa langsung dari dunia
EF Language Travel (dok. EF) Salah satu nilai utama EF Homestay Program adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk menjadikan negara tujuan sebagai bagian dari pengalaman belajarnya. Ketika berada di luar negeri, peserta tidak hanya menggunakan bahasa saat mengikuti kelas. Mereka juga mempraktikkannya ketika menjalani aktivitas sehari-hari, berinteraksi dengan lingkungan sekitar, mengikuti kegiatan bersama, hingga membangun pertemanan baru.
Pengalaman tinggal dan belajar di luar negeri juga memperkenalkan peserta pada kebiasaan, budaya, dan cara hidup yang berbeda. Interaksi tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar menghargai perbedaan sekaligus menjadi lebih terbuka dan adaptif terhadap lingkungan baru.
Dalam proses tersebut, pengalaman yang terlihat sederhana; seperti bertanya arah, memesan makanan, berbicara dengan teman baru, mengikuti jadwal, atau mencoba menyampaikan pendapat dalam bahasa asing, dapat menjadi bagian penting dalam membangun keberanian dan kemandirian.
3. EF Homestay Program: destinasi belajar dengan pengalaman yang berbeda

EF Language Travel (dok. EF) EF Homestay Program menawarkan berbagai pilihan destinasi internasional yang disesuaikan dengan usia peserta, periode keberangkatan, serta program yang tersedia. Untuk peserta dari Indonesia, pilihan destinasi dapat mencakup Singapura, Jepang, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris, bergantung pada periode serta program keberangkatan.
Setiap destinasi pun menawarkan karakter pengalaman yang berbeda. Di Singapura, misalnya, peserta dapat mengenal lingkungan multikultural sekaligus mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan eksplorasi kota. Sementara di Inggris, peserta dapat memperoleh pengalaman mengenal kota-kota bersejarah sekaligus mendapatkan exposure terhadap lingkungan pendidikan dan budaya internasional.
Di Australia dan Amerika Serikat, peserta mendapatkan kesempatan untuk merasakan kehidupan di lingkungan berbahasa Inggris sekaligus mengenal budaya, gaya hidup, dan berbagai landmark di negara tersebut. Dengan demikian, perjalanan tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bahasa, tetapi juga memperluas perspektif peserta terhadap dunia di luar lingkungan yang selama ini familier bagi mereka.
4. EF Homestay Program: pengalaman tinggal dan didampingi EF Leader selama perjalanan
EF Language Travel (dok. EF) Sesuai program dan destinasi, peserta dapat memperoleh pengalaman tinggal bersama Host Family maupun di Residence. Melalui Host Family, peserta memiliki kesempatan untuk tinggal bersama keluarga lokal dan mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat di negara tujuan. Hal tersebut memberikan lebih banyak kesempatan kepada peserta untuk menggunakan bahasa yang dipelajari dalam situasi nyata.
Sedangkan, Residence memberikan pengalaman tinggal bersama peserta lainnya dalam lingkungan akomodasi pelajar sehingga anak dapat berinteraksi dan membangun pertemanan selama mengikuti program. Pengalaman tinggal jauh dari rumah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses membangun kemandirian. Peserta mulai belajar mengikuti jadwal, menjaga barang pribadi, mengatur kebutuhan sehari-hari, serta beradaptasi dengan rutinitas baru.
Bagi banyak orangtua, mengizinkan anak mengikuti perjalanan ke luar negeri selama beberapa minggu merupakan keputusan besar. Karena itu, pendampingan menjadi salah satu bagian penting dari EF Homestay Program.
Untuk program group, peserta berangkat bersama kelompok dan mendapatkan pendampingan dari EF Leader selama perjalanan. Pendampingan dilakukan sejak perjalanan keberangkatan dari Indonesia, selama program berlangsung di negara tujuan, hingga perjalanan kembali ke Indonesia.
5. EF Homestay Program: perjalanan belajar yang terintegrasi

EF Language Travel (dok. EF) EF Homestay Program dirancang sebagai perjalanan yang terintegrasi, mulai dari tahap persiapan hingga peserta kembali ke Indonesia. Sebelum keberangkatan, peserta dan orangtua mendapatkan persiapan mengenai perjalanan dan program melalui sesi pre-departure. Tahap ini membantu orangtua dan anak memahami aktivitas, perjalanan, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum keberangkatan.
Peserta kemudian berangkat bersama kelompok dan pendamping EF. Setibanya di negara tujuan, mereka mengikuti rangkaian pembelajaran, aktivitas, cultural experience, dan excursion sesuai dengan program masing-masing.
Untuk program group, komponen program dapat mencakup kursus bahasa, akomodasi, konsumsi sesuai program, tiket pesawat pulang-pergi, pendampingan EF, materi pembelajaran, aktivitas dan excursion, serta kebutuhan perjalanan lainnya sesuai ketentuan program. Pendekatan pendampingan dilakukan sejak sebelum keberangkatan hingga peserta kembali dari perjalanan, sebagai bagian dari pengalaman belajar internasional yang terintegrasi.
6. Manfaat EF Homestay Program: anak pulang lebih mandiri dan percaya diri

EF Language Travel (dok. EF) Bagi orangtua, manfaat dari pengalaman belajar di luar negeri tidak selalu hanya terlihat dari perkembangan kemampuan bahasa anak. Perubahan dalam cara anak berkomunikasi, mengurus dirinya sendiri, mengambil tanggung jawab, serta keberaniannya menghadapi lingkungan baru sering kali menjadi bagian yang paling terasa setelah program selesai. Salah satu pengalaman tersebut dirasakan oleh orangtua Madawa setelah anaknya mengikuti program EF di Singapura.
“Di EF Summer Camp Singapore, Madawa tidak hanya belajar, tapi juga berkembang jadi lebih mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab. Programnya menyenangkan tapi tetap terarah, dan saya merasa tenang karena dia didampingi tim yang berpengalaman. Buat saya, ini merupakan investasi yang sangat berharga untuk masa depannya," ungkap Ibu dari Madawa, Orang Tua Peserta EF.
Pengalaman itu menggambarkan bagaimana perjalanan belajar dapat memberikan manfaat yang melampaui pembelajaran bahasa. Ketika berada jauh dari rumah, anak mulai belajar mengikuti jadwal, mengatur kebutuhan sehari-hari, berkomunikasi dengan lingkungan baru, bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, sekaligus belajar menyelesaikan berbagai situasi tanpa selalu bergantung kepada orangtua.
7. EF University Preparation & EF Individual Language Abroad
EF Language Travel (dok. EF) Selain EF Homestay Program untuk anak dan remaja, EF Language Abroad juga menghadirkan pilihan program untuk peserta dengan usia, tahapan pendidikan, dan kebutuhan yang berbeda.
EF University Preparation
EF University Preparation ditujukan bagi peserta yang ingin mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Program ini membantu peserta membangun kemampuan bahasa Inggris akademik sekaligus mempersiapkan academic skills yang dibutuhkan untuk memasuki lingkungan pendidikan internasional.
Bagi peserta yang memiliki rencana melanjutkan studi ke luar negeri, program ini dapat menjadi jembatan untuk membangun kesiapan akademik, bahasa, dan adaptasi sebelum memasuki lingkungan universitas internasional.
EF Individual Language Abroad
Sementara itu, EF Individual Language Abroad memberikan kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan kemampuan bahasa melalui pengalaman belajar dan tinggal di luar negeri dengan pilihan durasi yang lebih fleksibel. Peserta belajar bahasa di lingkungan internasional sekaligus memiliki kesempatan untuk menggunakannya ketika menjalani kehidupan sehari-hari, berinteraksi dengan masyarakat lokal, serta membangun koneksi dengan peserta dari berbagai negara.
Program Language Abroad tersedia untuk berbagai kelompok usia, sehingga pengalaman belajar dapat disesuaikan dengan tahapan kehidupan dan tujuan masing-masing peserta.
Nah, itulah informasi lengkap mengenai EF Language Travel, program yang mengajak generasi muda belajar bahasa langsung dari dunia. Gak hanya belajar bahasa, kamu yang mengikuti program ini juga sekaligus mengasah keberanian, kemandirian, pertemanan baru, pengalaman lintas budaya, dan kepercayaan diri. Siapa yang tertarik mengikuti programnya?
![[QUIZ] Pilih Nasihat Kak Ros, Ini Love Language Kamu yang Tersembunyi](https://image.idntimes.com/post/20251124/happy-young-couple-hugging-showing-heart-sign_a24234db-6b0c-48af-b5e9-0ee9bd287d7c.jpg)




















