- Orientasi
Contoh Teks Narasi Lengkap dengan Ciri-ciri dan Strukturnya

- Pengertian teks narasi: menceritakan peristiwa berurutan, menghibur, dan memberikan amanat pada pembaca.
- Ciri-ciri teks narasi: menceritakan peristiwa, disusun kronologis, memiliki tokoh dan latar, mengandung konflik dan penyelesaian.
- Struktur teks narasi: orientasi, komplikasi, resolusi, koda (reorientasi).
Contoh teks narasi sering dijadikan referensi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Teks narasi sendiri biasanya berisi cerita pengalaman, dongeng, hingga cerita sejarah. Melalui teks narasi, pembaca diajak untuk mengikuti alur cerita seolah-olah mengalami kejadian yang diceritakan.
Artikel ini akan membahas contoh teks narasi secara lengkap, mulai dari pengertian, ciri-ciri, struktur, dan contohnya. Melalui penjelasan ini, diharapkan pembaca mampu memahami teks narasi yang dapat dijadikan bahan belajar. Simak selengkapnya!
1. Pengertian teks narasi

Teks narasi merupakan jenis teks yang menceritakan suatu peristiwa secara berurutan berdasarkan urutan waktu.Tujuan dari teks ini adalah untuk menghibur, menyampaikan pesan, dan memberikan amanat pada pembaca.
Narasi pada teks narasi tidak hanya berisi cerita fiktif, tetapi dapat berupa kisah nyata seperti pengalaman pribadi atau biografi tokoh. Oleh karena itu, teks narasi memiliki peran penting dalam dunia sastra maupun pembelajaran bahasa.
2. Ciri-ciri teks narasi

Agar lebih mudah mengenali teks narasi, berikut ini ciri-ciri utama dari teks tersebut:
Menceritakan peristiwa atau kejadian
Teks narasi berisi cerita tentang suatu peristiwa yang dialami oleh tokoh. Adapun peristiwa yang dimaksud dapat berupa pengalaman pribadi ataupun fiksi. Fokus utamanya adalah berdasarkan alur kejadian, bukan pemaparan data atau argumentasi.
Disusun secara kronologis
Penyampaian cerita dalam teks narasi mengikuti alur waktu yang jelas, mulai dari awal hingga akhir. Hal ini ditujukan untuk membantu pembaca memahami jalannya cerita secara logis dan runtut.
Memiliki tokoh dan latar
Teks narasi selalu menghadirkan tokoh yang berfungsi sebagai pelaku cerita. Lalu, terdapat penjelasan latar, mulai dari latar tempat, waktu, dan suasana untuk memperjelas konteks kejadian dan membangun imajinasi pembaca.
Mengandung konflik dan penyelesaian
Sebagian besar teks narasi memiliki konflik atau permasalahan yang dialami tokoh. Konflik tersebut kemudian berkembang dan diakhiri dengan penyelesaian, sehingga cerita memiliki arah dan makna yang jelas.
3. Struktur teks narasi

Teks narasi terdiri dari beberapa bagian struktur yang membentuknya hingga menjadi teks yang utuh. Adapun struktur teks narasi sebagai berikut:
Orientasi adalah bagian awal teks yang berisi pengenalan cerita. Pada bagian ini, penulis akan memperkenalkan tokoh, latar tempat, waktu, dan suasana untuk membantu pembaca memahami konteks cerita.
- Komplikasi
Komplikasi berisi bagian yang berisi masalah atau konflik yang dialami oleh tokoh. Konflik ini dapat berupa konflik internal seperti pergolakan batin tokoh atau konflik eksternal seperti pertentangan tokoh utama dengan tokoh lain. Bagian ini merupakan bagian puncak yang membuat alur menjadi lebih menarik.
- Resolusi
Bagian ini berisi tentang penyelesaian dari teks narasi. Pada tahap ini, tokoh menemukan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi. Fungsi dari bagian ini adalah memberikan penutup yang logis dan memuaskan agar cerita tidak terkesan menggantung.
- Koda (reorientasi)
Koda merupakan bagian penutup dalam cerita teks narasi yang sifatnya opsional. Bagian ini biasanya berisi kesimpulan atau pesan moral. Walaupun tidak selalu ada, koda dapat memperkuat makna dan nilai cerita yang disampaikan.
4. Contoh teks narasi sejarah

Pertempuran 10 November di Surabaya
Setelah Indonesia merdeka, kondisi masyarakat belum bisa dikatakan benar-benar merdeka karena kota Surabaya masih mengalami ketegangan. Kehadiran pasukan Sekutu dan penolakan warga Surabaya terhadap kekuasaan asing, menyebabkan terjadinya konflik besar pada tahun 1945.
Pada tanggal 10 November 1945, pertempuran besar pecah antara rakyat Surabaya melawan pasukan Sekutu. Dengan pasokan persenjataan yang terbatas, rakyat berjuang dengan gagah berani. Mereka tetap bertahan dan melawan demi mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih sebelumnya.
Meski banyak pejuang yang gugur di medan perang, perlawanan Surabaya menunjukkan tekad rakyat Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan. Peristiwa ini kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Pertempuran 10 November menjadi simbol keberanian dan pengorbanan demi bangsa.
5. Contoh teks narasi pengalaman pribadi

Perjuangan Mengikuti Lomba
Andi merupakan sosok anak yang memiliki cita-cita menjadi pelari. Ia sering berlatih di lapangan setiap sore setelah pulang sekolah. Ketika sekolah mengadakan perlombaan lari, Andi merasa bahwa ini kesempatan untuk membuktikan hasil latihannya.
Untuk mempersiapkan perlombaan di sekolah, Andi meningkatkan kapasitas latihannya. Namun, peningkatan kapasitas yang dilakukan oleh Andi menyebabkan ia mengalami cedera ringan pada kakinya.
Meskipun begitu, dengan dukungan serta tekad yang kuat, Andi tetap mengikuti perlombaan. Meski tidak meraih juara pertama, Andi tetap bangga dengan hasil kerja keras dan sifat pantang menyerahnya.
Itulah penjelasan mengenai contoh teks narasi lengkap dengan pengertian, ciri-ciri, dan struktur teksnya. Teks narasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media penyampai pesan dan nilai kehidupan. Dengan memahami secara lengkap mengenai teks narasi, kamu dapat lebih mudah mengenali sekaligus menyusun teks narasi dengan lebih baik dan runtut.



















