Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Jawab jika Ditanya Gaji saat Interview untuk Fresh Graduate

Ilustrasi wawancara kerja (unsplash.com/Photo by Mina Rad)
Ilustrasi wawancara kerja (unsplash.com/Photo by Mina Rad)

Bagi fresh graduate, pertanyaan soal gaji saat interview sering kali menjadi momen paling menegangkan. Di satu sisi, kamu tidak ingin terlihat terlalu fokus pada uang, tetapi di sisi lain kamu juga tidak ingin menjatuhkan nilai diri sendiri dengan menyebut angka yang terlalu rendah. Kebingungan ini wajar, apalagi jika kamu belum punya pengalaman kerja sebelumnya.

Padahal, cara jawab jika ditanya gaji saat interview untuk fresh graduate bisa memberi kesan penting bagi pewawancara. Jawabanmu mencerminkan cara berpikir, kesiapan, dan pemahamanmu tentang posisi yang dilamar.

1. Beberapa metode untuk menjawab, “Berapa ekspektasi gaji kamu?”

ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/Timur Weber)
ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/Timur Weber)

Pewawancara mengharapkan kamu menjawab pertanyaan ini dengan cerdas, bukan secara acak. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa kamu berpengetahuan, percaya diri, dan fleksibel. Berikut adalah tiga cara efektif untuk merespons, tergantung pada sejauh mana kamu berada dalam proses perekrutan menurut career advice specialist Priyanka Bakhtani, dikutip dari laman Shine.

A. Coba mengalihkan pertanyaan

Jika wawancara masih dalam tahap awal, tidak apa-apa untuk mengalihkan pertanyaan dengan sopan. Kamu bisa menjelaskan bahwa kamu ingin memahami tanggung jawab pekerjaan secara lengkap sebelum memberikan angka.

Hal ini bisa membantu kamu menghindari penawaran yang terlalu rendah atau terlalu tinggi terlalu dini. Ini juga menunjukkan bahwa kamu berpikir dengan cermat sebelum membuat komitmen.

Contoh:

“Saya lebih fokus pada menemukan peran yang tepat dan memahami tanggung jawabnya terlebih dahulu. Setelah memastikan ada kecocokan yang baik, saya terbuka untuk membahas kompensasi yang adil yang sesuai dengan peran tersebut.”

Jawab ini bisa kamu gunakan ketika: HR menanyakan ekspektasi gaji sangat awal, belum menjelaskan peran, tanggung jawab, atau peluang pertumbuhan karier.

B. Tanyakan tentang kompensasi dan tunjangan

Gaji bukan hanya jumlah yang kamu terima setiap bulan. Ada banyak komponen lain. Ini termasuk bonus, insentif, asuransi, opsi bekerja dari rumah hingga tunjangan pembelajaran. Terkadang perusahaan mungkin menawarkan gaji yang sedikit lebih rendah tetapi memberikan tunjangan yang kuat. Menanyakan tentang tunjangan menunjukkan bahwa kamu mengevaluasi tawaran secara holistik.

Contoh:

“Bisakah Anda membagikan kisaran gaji dan struktur kompensasi keseluruhan untuk posisi ini, termasuk tunjangan dan peluang pertumbuhan, sehingga saya dapat menyesuaikan harapan saya?”

Paling baik digunakan jika: Peran dan tanggung jawabnya jelas, tetapi diskusi belum mencakup bonus, tunjangan, atau struktur lengkapnya.

C. Sebutkan kisaran gaji

Memberikan satu angka dapat membatasi kekuatan negosiasi, jadi selalu aman untuk menyebutkan kisaran. Perekrut biasanya fokus pada angka terendah yang kamu sebutkan, jadi pilihlah kisaran yang bijak berdasarkan riset. Rentang gaji yang telah diteliti dengan baik akan membuat kamu terlihat percaya diri, realistis, dan siap.

Contoh:

“Berdasarkan keterampilan, pengalaman, dan riset pasar, saya mencari gaji dalam kisaran XXX hingga YYY, meskipun saya fleksibel tergantung pada paket kompensasi lengkap.”

Paling tepat jika: Kamu telah meneliti standar industri sesuai dengan pengalaman kamu dan pewawancara menanyakan gaji atau Cost to Company (CTC) yang kamu harapkan.

Tapi perlu ada sedikit catatan di poin ini. Rentang gaji kamu harus didukung oleh beberapa hal sebagai bahan pertimbangan juga, seperti standar industri, tren lokasi, pengalaman, keterampilan, sertifikasi, dan permintaan peran.

D. Perjelas mengenai peran pekerjaan kamu

Dengan pendekatan yang tepat, pertanyaan ini dapat membantu kamu menyampaikan nilaimu dengan jelas. Contoh jawaban ini ramah bagi HR dan cocok untuk beberapa situasi. Jadi, tak ada salahnya bahwa kamu ingin tahu seperti apa peranmu dengan jelas.

Contoh:

“Sebelum memberikan kisaran spesifik, saya ingin memahami tanggung jawab dan ekspektasi dengan lebih baik. Setelah saya memiliki gambaran yang jelas tentang peran tersebut, saya dapat menyampaikan kisaran gaji yang realistis dan adil.”

Contoh jawaban jika kamu sudah mengetahui standar industri:

“Berdasarkan riset saya tentang standar industri dan tingkat pengalaman saya, saya percaya kisaran gaji antara XXX hingga YYY akan sesuai. Saya terbuka untuk mendiskusikan bagaimana hal ini sesuai dengan anggaran Anda.”

Contoh jawaban jika kamu lebih suka pihak perusahaan membagikan anggaran mereka terlebih dahulu:

“Saya ingin mencapai kisaran yang sesuai untuk kedua belah pihak. Bisakah Anda membagikan anggaran kompensasi untuk peran ini? Itu akan membantu saya menyelaraskan ekspektasi saya secara akurat.”

2. Ekspektasi gaji untuk fresh graduate dan contoh jawabannya

Ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/Photo by Anna Shvets)
Ilustrasi wawancara kerja (pexels.com/Photo by Anna Shvets)

Fresh graduate sering merasa bingung karena mereka tidak memiliki CTC atau slip gaji sebelumnya sebagai referensi. Pendekatan yang paling aman adalah mengandalkan riset pasar dan rata-rata industri. Pemberi kerja terutama ingin melihat apakah ekspektasi kamu realistis dan sesuai dengan paket gaji fresh graduate pada umumnya.

Contoh jawaban 1:

“Berdasarkan riset saya tentang gaji tingkat pemula untuk peran [...], saya mengharapkan kisaran XXX hingga YYY. Saya bersemangat untuk belajar dan berkontribusi, dan saya percaya kisaran ini sesuai dengan standar industri saat ini.”

Contoh jawaban 2:

“Karena saya baru memulai karier, saya mencari gaji yang kompetitif dan sesuai standar industri yang sesuai dengan keterampilan dan keinginan saya untuk berkembang di bidang ini.”

3. Tips untuk negosiasi gaji dengan HR

Ilustrasi wawancara kerja (unsplash.com/Photo by Mina Rad)
Ilustrasi wawancara kerja (unsplash.com/Photo by Mina Rad)

Negosiasi gaji adalah keterampilan karier yang penting. Terlebih bagi fresh fresh graduate, hal ini bisa menjadi situasi yang menantang. Berikut cara kamu bisa menanganinya dengan lancar dan percaya diri menurut Priyanka Bakhtani.

1. Jawab dengan percaya diri

Bicaralah dengan jelas dan hindari terdengar ragu-ragu. Kepercayaan diri menunjukkan bahwa kamu memahami keterampilanmu, nilaimu, dan berapa gaji yang ditawarkan pasar untuk peranmu. Jawaban yang gugup atau ragu-ragu dapat memberikan kesan bahwa kamu tidak sepenuhnya siap.

2. Berikan alasan untuk rentang gaji kamu

Jangan hanya menyebutkan angka. Jelaskan mengapa kamu pantas mendapatkannya. Kaitkan ekspektasi gajimu dengan pengalaman, keterampilan, sertifikasi, prestasi masa lalu, dan riset pasar. Ini membuat rentang gajimu terlihat logis dan didukung dengan baik.

3. Selalu sebutkan rentang gaji, bukan angka saja

Rentang gaji memberi kamu fleksibilitas dan ruang untuk negosiasi. Perusahaan biasanya memilih angka yang lebih rendah dari rentang kamu. Jadi pilihlah dengan bijak setelah melakukan riset. Ini juga membuat kamu terlihat berpikiran terbuka dan kooperatif.

4. Tetap profesional dan sopan

Meskipun tawaran di bawah ekspektasimu, hindari reaksi negatif. Pertahankan nada positif dan sampaikan kisaran gaji yang kamu inginkan dengan sopan. Komunikasi profesional akan memberikan kesan yang baik dan membuat negosiasi berjalan lancar.

5. Hindari angka yang tidak realistis

Menetapkan gaji yang sangat tinggi dapat membuat kamu tampak terlalu percaya diri atau tidak menyadari realitas pasar. Menetapkan gaji terlalu rendah dapat meremehkan bakatmu. Usahakan untuk menetapkan kisaran gaji yang seimbang dan berdasarkan riset yang sesuai dengan tingkat keahlian dan peran pekerjaan kamu.

Cara jawab jika ditanya gaji saat interview untuk fresh graduate bukan tentang mencari angka ‘paling aman’, melainkan tentang menunjukkan sikap yang realistis dan terbuka. Dengan persiapan yang baik, kamu bisa menyampaikan ekspektasi gaji secara sopan dan profesional tanpa terkesan menuntut atau ragu pada kemampuan sendiri.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

10 Inspirasi Makeup Maksimalis Valentine 2026, Bold dan Modern!

03 Feb 2026, 15:05 WIBLife